<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431</id><updated>2012-01-16T15:52:34.182+07:00</updated><category term='Topik - Topik Lainnya'/><category term='Ilmu Rekayasa'/><category term='Santai'/><category term='Olahraga'/><category term='Serius'/><category term='Renungan'/><category term='Iseng-Iseng Matematika'/><category term='Perkuliahan'/><title type='text'>Kamar Ide Kang Adit</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>64</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-6664016435993421613</id><published>2011-02-04T17:08:00.000+07:00</published><updated>2011-02-04T17:08:54.423+07:00</updated><title type='text'>Migrasi Blog Ini</title><content type='html'>Dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim, blog saya (www.insinyur-muslim.blogspot.com) ini telah dipindahkan ke blog saya yang baru.. Silahkan berkunjung ke &lt;a href="http://insinyurmuslim.blogspot.com/"&gt;blog saya&lt;/a&gt;&amp;nbsp;(http://insinyurmuslim.wordpress.com).. Terima kasih..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-6664016435993421613?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/6664016435993421613/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/02/migrasi-blog-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6664016435993421613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6664016435993421613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/02/migrasi-blog-ini.html' title='Migrasi Blog Ini'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-2494305514244878332</id><published>2011-02-03T17:50:00.000+07:00</published><updated>2011-02-03T17:50:48.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Krisis Mesir: Luka Lama yang Terkoyak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Krisis yang terjadi di Mesir seakan-akan membuka lagi lembaran-lembaran kelam yang menjadi noktah dalam sejarah peradaban umat muslimin yang penuh dengan cahaya. Tentu saja ini semua terjadi dengan taqdir dari Alloh Subhanahu wata'ala, dan kita harus meyakini bahwa terdapat hikmah&amp;nbsp;di balik semua kejadian ini. Lembaran-lembaran yang saya maksud ini antara lain fitnah pembunuhan Khalifah Utsman ibn Affan rodhiyallohu'anhu, Perang Shiffin, Perang Jamal, Pemberontakan Khawarij, hingga ke masa sekarang, seperti krisis di Aljazair, dan baru-baru ini di Tunisia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengapa saya mengaitkan krisis Mesir dengan peristiwa-peristiwa di masa lalu? Tentu saja karena kacamata yang saya gunakan bukanlah kacamata demokrasi, tetapi semuanya ditinjau dari kacamata syariat. Semua peristiwa itu secara syariat memiliki kesamaan, yaitu adanya pembangkangan/pemberontakan dari sekelompok orang muslim terhadap penguasa di negaranya yang notabene masih muslim, hingga timbul fitnah yang maha dahsyat, yaitu seorang muslim menumpahkan darah muslim lainnya, na'udzubillahi mindzalik. Presiden Husni Mubarak secara dhohir masih muslim, ini terlihat dari gambar-gambar di televisi yang menampakkan dia sedang berhaji. Kemudian, negara Mesir juga merupakan negara muslim, karena pemimpinnya seorang muslim, mayoritas penduduknya muslim, dan syiar Islam tampak jelas di negara tersebut. Demikian pula para pendemo yang menuntut Husni Mubarak turun, sebagian besar mereka adalah muslim.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara syariat, saya melihat bahwa peristiwa ini terjadi karena para pendemo tidak mau bersabar terhadap kejahatan yang dilakukan penguasanya. Padahal, jika mereka mau membuka lagi kitab-kitab hadits, fiqih, dan perkataan para ulama, niscaya mereka akan menemukan bahwa Islam telah mengatur tatacara tentang sikap seorang muslim dalam menghadapi penguasanya yang dzolim, jahat, tetapi masih muslim secara dhohir. Berikut ini saya kutipkan pedoman syariat dalam bermuamalah dengan penguasa:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam bermuamalah dengan Wulatul Umur adalah  manhaj yang adil dan pertengahan, yang tegak di atas asas ittiba' kepada atsar  (sunnah-sunnah). Mereka ittiba' dan tidak berbuat bid'ah dan tidak  mempertentangkan sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan akal  fikiran dan hawa nafsu mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam hal ini, Ibnu Mas'ud berkata:  "ittiba'lah kalian dan jangan kalian ibtida' (berbuat bid'ah), karena kalian  telah dicukupi (dengan syariah ini) dan setiap kebid'ahan adalah sesat." Beliau  juga mengatakan: "hati-hatilah kalian dengan perbuatan bid'ah dan  menfasih-fasihkan dalam berbicara masalah agama. Berpegang teguhlah kalian  dengan atsar (sunnah) orang dahulu (Salafus Shalih)." (Al-Ibanah 1/321,  324)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dalam kitab yang sama, Abul Aliyah Ar-Rayahi juga berkata:  "Pelajarilah oleh kalian akan Islam. Bila kalian telah mempelajarinya maka  kalian jangan membencinya. Dan berjalanlah kalian di atas jalan yang lurus,  karena jalan yang lurus itu adalah Islam. Janganlah kalian menyeleweng dari  jalan yang lurus ke arah kanan dan kiri. Berpegang teguhlah kalian dengan sunnah  Nabi, dan hati-hatilah kalian dengan hawa nafsu yang melemparkan rasa permusuhan  dan kebencian di kalangan orang-orang yang berpegang teguh dengan sunnah."  (Al-Ibanah 1/338)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh sebab itu, barangsiapa yang ingin berbahagia di  dunia dan akhirat, hendaklah ia menempuh jalan mereka (Salafus Shalih) dan  mengikuti manhaj mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam  bermuamalah dengan Wulatul Umur adalah: wajib mendengar dan taat kepada mereka,  baik mereka itu orang yang baik (adil) maupun yang dhalim. Ketaatan kepada  mereka dibatasi dalam hal kebaikan. Apabila mereka memerintahkan kepada  kemaksiatan, maka tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada  Allah. Ahlus Sunnah justru menasehati dan tidak membiarkan mereka (Wulatul  Umur), bahkan mendoakan kebaikan buat mereka. Ahlus Sunnah tidak memandang  adanya kebolehan untuk keluar dari mereka, memerangi mereka dan tidak pula  mencabut ketaatan dari mereka, sekalipun mereka itu dhalim dan bertindak  sewenang-wenang. Bahkan Salafus Shalih menggolongkan perbuatan yang demikian  (keluar dari mereka, memberontak dan memerangi mereka) ke dalam perbuatan bid'ah  yang diada-adakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Ahlus Sunnah (Imam Ahmad) berkata: "Ushul-ushul  sunnah menurut kami adalah berpegang teguh dengan apa yang dipahami dan  diamalkan oleh para shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, ittiba'  kepada mereka dan tidak berbuat bid'ah karena setiap bid'ah adalah sesat. Tidak  berdialog dan duduk-duduk bersama Ahli Bid'ah dan tidak berdebat tentang masalah  agama. Sedangkan Sunnah menurut kami adalah atsar-atsar Rasulullah shallallahu  'alaihi wa sallam. Sunnah digunakan sebagai tafsir bagi Al-Qur`an. Tidak ada  qiyas dalam sunnah dan sunnah tidak bisa dipahami dengan akal dan hawa nafsu,  tapi dipahami dengan ittiba' dan meninggalkan hawa nafsu. Dan termasuk  sunnah-sunnah lazimah yang bila ditinggalkan salah satu daripadanya, seseorang  itu tidak dikatakan Ahlus Sunnah."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian Imam Ahmad menyebutkan  beberapa hal yang antara lain: "mendengar dan taat kepada para imam dan amirul  mukminin (pemimpin kaum mukminin), baik yang shalih (adil) maupun yang fajir  (dhalim), dan taat kepada khalifah yang disepakati dan diridhai oleh kaum  mukminin. Jihad bersama mereka (yang adil maupun yang dhalim) secara terus  menerus hingga hari kiamat, mengadakan pembagian harta faik (harta rampasan yang  diperoleh tanpa ada perlawanan), juga terus menerus menjalankan hukum-hukum had.  Tidak boleh bagi siapapun mencela dan menyelisihi mereka, mengerjakan shalat  Jum'at di belakang mereka dua rakaat. Barangsiapa yang mengulangi shalatnya,  maka dia adalah mubtadi' (ahli bid'ah) yang meninggalkan atsar, menyelisihi  sunnah dan tidak mendapat keutamaan Jum'at sedikitpun. Barangsiapa yang  memberontak pada Imam kaum muslimin yang telah disepakati dan diakui  kekhilafahannya, maka sungguh dia telah memecahkan tonggak kaum muslimin dan  telah menyalahi atsar-atsar yang datang dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa  sallam. Apabila dia mati ketika melakukan hal itu, dia mati secara jahiliyyah.  Dan tidak halal (diharamkan) bagi siapapun untuk memerangi sulthan dan  memberontaknya. Barangsiapa yang berbuat demikian, dia adalah mubtadi' yang  tidak berjalan di atas sunnah dan tidak pula berjalan di atas jalan yang lurus."  (Syarah Ushul I'tiqad 1/160-161)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abu Muhammad Abdur Rahman bin Abi Hatim  Ar-Razy berkata: "Saya bertanya kepada bapakku dan Abu Zur'ah tentang madzhab  Ahlus Sunnah dalam Ushuluddin dan apa yang beliau berdua yakini dalam hal ini.  Maka beliau berdua berkata: "Kami jumpai para ulama di seluruh penjuru negeri,  di Hijaz, Irak, Syam, dan Yaman beri'tiqad. Kemudian beliau berdua menyebutkan  beberapa hal antara lain: dan kita menegakkan jihad dan haji bersama imam-imam  kaum muslimin di sepanjang zaman. Kita tidak memberontak dan tidak pula  memerangi mereka karena dikhawatirkan fitnah. Kita mendengar dan taat kepada  Wulatul Umur. Demikian pula kita tidak mencabut ketaatan dari mereka. Kita  ittiba' kepada sunnah dan jamaah dan menjauhi persengketaan dan perpecahan.  Jihad bersama mereka tetap berjalan sejak diutusnya Nabi kita shallallahu  'alaihi wa sallam sampai hari kiamat kelak, tidak ada sesuatupun yang  membatalkannya dan begitu juga haji." (Syarah Ushul I'tiqad  1/176-180)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sahl bin Abdullah At-Tustani berkata ketika ditanya: "kapankah  seseorang itu mengetahui bahwa dirinya di atas sunnah dan jama'ah? Seseorang itu  di atas sunnah dan jamaah bila mengetahui adanya sembilan (9) hal pada  dirinya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Dia tidak meninggalkan jamaah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Dia tidak mencela para  shahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Dia tidak memberontak  umat ini dengan pedang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Dia tidak mendustakan takdir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Dia tidak  ragu-ragu dalam beriman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Dia tidak memperdebatkan masalah agama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Dia  menshalati Ahlul Kiblat yang mati dalam keadaan berdosa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8. Dia mengusap  kedua sepatu pada waktu bepergian atau mukim (yaitu mengimani adanya sunnah  tersebut. red.).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;9. Dia tidak meninggalkan shalat di belakang Wulatul Umur  baik itu yang adil maupun yang dhalim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkata Abu Ja'far At-Thahawi:  "kita tidak memandang adanya kebolehan untuk memberontak imam-imam dan Wulatul  Umur sekalipun mereka itu dhalim dan kita tidak mendoakan kejelekan buat mereka.  Kita tidak mencabut tangan ketaatan kepada mereka dan kita pun memandang  ketaatan kepada mereka merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah, selama  mereka tidak memerintahkan kepada kemaksiatan. Kita juga mendoakan kebaikan buat  mereka." (Syarah Aqidah Thahawiyyah 368)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Al-Barbahari berkata:  "ketahuilah, bahwa kedhaliman sulthan tidak mengurangi sedikitpun kewajiban yang  diwajibkan oleh Allah melalui lisan Rasul-Nya (yakni untuk taat kepada sulthan),  kedhaliman dia (sulthan) atas dirinya dan ketaatan serta kebaikanmu bersamanya,  sempurna insya Allah, yakni ketaatan kau berjamaah, shalat Jum'at dan jihad  bersamanya, dan bergabunglah bersamanya dalam setiap amalan ketaatan. Bila kamu  melihat seseorang mendoakan kejelekan buat sulthan maka ketahuilah bahwa dia  pelaku bid'ah. Dan bila kamu mendengarkan seseorang mendoakan kebaikan buatnya,  maka ketahuilah bahwa dia itu Ahlus Sunnah, insya Allah." (Syarhus Sunnah  51)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fudhail bin Iyadh berkata: "Kalaulah aku punya doa yang mustajab  (terkabulkan), niscaya aku gunakan buat (kebaikan) sulthan, karena kita  diperintah untuk mendoakan kebaikan buat mereka. Kita tidak diperintah untuk  mendoakan kejelekan buat mereka sekalipun mereka dhalim dan bertindak  sewenang-wenang, karena kedhaliman mereka berakibat fatal bagi diri mereka  sendiri dan juga bagi kaum mukminin. Demikian pula sebaliknya, kebaikan mereka  bermanfaat bagi diri mereka sendiri dan juga bagi kaum mukminin." (Thabaqat fi  Bayanil Mahajjah 1/236)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Ismail Ash-Shabuni berkata: "Ashabul Hadits  menasehatkan untuk shalat Jum'at, Hari Raya, dan shalat-shalat lainnya di  belakang imam kaum muslimin, yang baik maupun yang fajir. Demikian juga jihad  bersama mereka sekalipun mereka dhalim dan bertindak semena-mena. Dan mereka  mendoakan kebaikan buat imam kaum muslimin: berdoa supaya mereka diberi taufik  oleh Allah dan supaya mereka berbuat adil terhadap rakyat. Mereka tidak  memberontak kepada Umara sekalipun mereka melihat penyimpangan-penyimpangan yang  dilakukannya dan sekalipun mereka (Umara) berbuat dhalim dan bengis. Dan mereka  (Ashabul Hadits) memerangi kelompok-kelompok yang memberontak kepada Umara,  sampai mau kembali taat kepadanya." (Aqidah Salaf Ashabul Hadits 92,  93)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendapat para ulama Ahlus Sunnah tentang masalah ini banyak sekali  dan bisa dilihat dalam kitab-kitab para ulama Ahlus Sunnah seperti: Kitab  As-Sunnah karya Ibnu Bathah, Syarah Ushul I'tiqad karya Al-Lalika'i, Aqidah  Salaf Ashabul Hadits karya Ismail As-Shabuni, Al-Hujjah fi Bayanil Mahajjah  karya Abul Qasim Al-Asbahani, Syarah Aqidah Thahawiyyah karya Ibnu Abil Izz,  dll. Semua kitab itu bisa menjelaskan manhaj Ahlus Sunnah dalam bermuamalah  dengan Umara, sulthan, dan Wulatul Umur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendapat-pendapat itu tidak  hanya tertulis di kitab-kitab saja, tetapi juga telah dipraktekkan secara  langsung oleh para ulama Ahlus Sunnah, diantaranya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Imam Ahmad bin  Hambal&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah datang kepada beliau sekelompok Ahli Fikih (fuqaha) Baghdad  untuk bermusyawarah dengan beliau agar meninggalkan dan tidak ridha dengan  pemerintahan Al-Watsiq. Al-Watsiq telah mempopulerkan pendapat "Al-Qur`an itu  makhluk." Dia mendakwahkannya dan memerintahkan anak-anak mereka untuk  mempelajarinya. Bahkan ia mengasingkan, menjauhkan dan memenjarakan orang-orang  yang menyelisihinya. Mendengar hal itu, Imam Ahmad mengingkari usulan-usulan  mereka dan melarang mereka dengan keras. Semua itu menunjukkan ketegasan beliau  dalam bersikap. Beliau berkata: Janganlah kalian mencabut ketaatan dan janganlah  kalian memecahkan tonggak kaum muslimin. Jangan pula kalian tumpahkan  darah-darah kalian dan darah-darah kaum muslimin bersama kalian. Lihatlah oleh  kalian akibat perkara kalian ini dan janganlah kalian tergesa-gesa (dalam  berbuat)..." (Dzikru Mihnah Imam Ahmad bin Hambal hal. 70)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kitab  itu pula, Hambal bin Ishaq bin Hambal berkata: "...ketika Al-Watsiq memunculkan  perkataan ini (bahwa Al-Qur`an itu makhluk), memukul dan memenjarakan orang yang  menyelisihinya, datanglah sekelompok fuqaha dari Baghdad kepada Imam Ahmad.  Diantaranya terdapat Bakr bin Abdillah, Ibrahim bin Ali Mathbahi, Fadl bin Ashim  dan yang lainnya. Mereka mendatangi Abu Abdillah (Imam Ahmad) dan minta izin  untuk menemuinya. Setelah diizinkan mereka pun masuk dan berkata: "Wahai Abu  Abdillah, sesungguhnya urusan ini sudah tersebar luas dan nampak sampai pada  puncaknya, sedang kita khawatir laki-laki ini akan berbuat lebih dari yang dia  lakukan." Mereka pun kemudian menyebutkan bahwa Ibnu Abi Daud[1] menyuruh para  guru untuk mengajari anak-anak bahwa Al-Qur`an adalah begini dan begitu (yakni  bahwa Al-Qur`an itu makhluk). Mendengar hal itu, Imam Ahmad berkata: "Lalu apa  yang kalian maukan?" Mereka menjawab: "Kami datang kepadamu untuk bermusyawarah  tentang apa yang kami inginkan." Imam Ahmad bertanya lagi: "Apa yang kalian  inginkan?" Mereka berkata: "(yang kami inginkan adalah) kami tidak ridha dengan  kesultanan dan kepemimpinan dia (Al-Watsiq)." Maka Imam Ahmad mendebat mereka  beberapa saat sampai beliau berkata kepada mereka -sedangkan saya (Hambal bin  Ishaq bin Hambal) hadir di situ-: "Bagaimana pendapat kalian kalau perkara ini  tidak tuntas? Bukankah ini akan menyeret kalian pada hal-hal yang tidak kalian  inginkan? Pikirkanlah masak-masak, janganlah kalian cabut tangan ketaatan dan  janganlah kalian memecah tonggak. Lihatlah akibat urusan kalian ini dan  janganlah tergesa-gesa. Bersabarlah kalian sampai tenang (dipimpin) Imam yang  adil." Maka terjadilah pembicaraan panjang diantara mereka yang tidak aku  (Hambal bin Ishaq) hafal, dan Abu Abdillah telah membantah dengan perkataannya  tadi. Berkatalah sebagian dari mereka: "sesungguhnya kita khawatir akan anak  cucu kami bila hal ini (perkataan bahwa Al-Qur`an itu makhluk) nampak dan yang  lain-lainnya tidak diketahui oleh mereka. Dan kami khawatir Islam akan hancur  dan punah." Maka Abu Abdillah berkata: "sekali-kali tidak demikian. Sesungguhnya  Allah-lah yang menolong agama-Nya. Agama ini punya Rabb yang akan menolongnya,  dan sesungguhnya Islam ini adalah agama yang mulia dan mencegah adanya  pertumpahan darah (suka perdamaian)." Akhirnya mereka pun meninggalkan Abu  Abdillah, sedang Abu Abdillah tidak memenuhi sedikitpun yang mereka inginkan.  Bahkan beliau melarang mereka dan mendebat mereka supaya mereka mau mendengar  dan taat kepada pemerintah sampai Allah bukakan jalan keluar dari permasalahan  ini. Tetapi mereka tidak mau menerima nasihat Abu Abdillah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka tatkala  mereka keluar, berkatalah sebagian mereka kepadaku (Hambal bin Ishaq): "Ikutlah  dengan kami ke rumah orang (yang mereka sebut) untuk kita ajak berunding tentang  perkara yang kita inginkan." Maka saya beritahukan hal ini kepada ayahku (Ishaq  bin Hambal). Ayahku berkata: "Kamu jangan ikut pergi dan carilah alasan untuk  tidak ikut mereka. Aku tidak merasa aman kalau nanti mereka akan melibatkan kamu  dalam masalah ini, sehingga nama Abu Abdillah akan ikut disebut-sebut." Maka aku  pun mencari alasan untuk tidak ikut dengan mereka. Tatkala mereka pergi, aku dan  ayahku mendatangi Abu Abdillah lalu berkatalah Abu Abdillah kepada ayahku:  "Wahai Abu Yusuf, aku kira yang membuat mereka begini ini telah meresap pada  hati mereka. Kita minta keselamatan kepada Allah. Aku tidak senang ada orang  berbuat seperti mereka ini." Maka aku (Ishaq bin Hambal) bertanya kepadanya:  "Wahai Abu Abdillah, apakah yang mereka perbuat ini menurutmu benar?" Imam Ahmad  menjawab: "Tidak, tidak benar. Perbuatan seperti ini menyalahi atsar-atsar yang  memerintahkan kita untuk bersabar." Kemudian beliau berkata "Rasulullah  shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalau dia (sulthan) memukulmu, maka  sabarlah, dan kalau dia memerangimu, maka sabarlah ... dan berkata Ibnu Mas'ud:  begini dan begitu. Abu Abdillah kemudian menyebutkan hal-hal yang tidak aku  hafal." Akhirnya Ishaq bin Hambal berkata: "Maka kaum itupun melaksanakan apa  yang mereka inginkan. Mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dari  perbuatan mereka yang tidak terpuji ini. Mereka malah lari terbirit-birit dari  serangan sulthan dan akhirnya, ada diantara mereka yang tertangkap, dipenjara  dan mati di dalamnya." (Dzikru Mihnati Al-Imam Ahmad bin Hambal  70-72)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah ini adalah mau'idzah (nasehat) yang jelas sekali tentang  bahayanya menyelisihi manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah demi asas yang agung ini  dan bahwa menyelisihi manhaj mereka akan mengakibatkan hal-hal seperti tersebut  di atas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau hidup di zaman  kesultanan yang bengis dan dhalim. Beliau disiksa dan dianiaya oleh pihak  kesultanan karena menyebarkan aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah dan membantahi  firqah-firqah yang sesat seperti sufi, Asy'ari, dan yang lainnya. Bahkan beliau  dipenjara berkali-kali disebabkan hal ini sehingga sampai matipun beliau dalam  keadaan di penjara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun demikian, beliau sangat keras memperingatkan  umat untuk tidak memberontak dan taat kepada sulthan. Perbuatan ini (memberontak  sulthan) menurut beliau akan mengakibatkan kerusakan yang lebih fatal  dibandingkan kedhaliman dan kefasikan sulthan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau menegaskan: "Oleh  karena inilah yang masyhur dari madzhab Ahlus Sunnah wal Jamaah, yaitu tidak  memberontak atau tidak memerangi Umara dengan pedang sekalipun mereka itu dhalim  dan bertindak semena-mena. Ini sesuai dengan yang ditunjukkan oleh hadits-hadits  shahih yang masyhur dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, karena  kerusakan yang ada pada peperangan dan pemberontakan lebih fatal daripada  kerusakan yang ada pada kedhaliman dan kelaliman sulthan. Dan hampir-hampir  tidak diketahui adanya suatu kelompok yang memberontak pemerintah melainkan  hanya mengakibatkan kerusakan yang lebih fatal dibandingkan kerusakan yang ingin  dihilangkan (kedhaliman dan kelaliman sulthan)." (Minhajus Sunnah  3/391)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;VI. Hadits-hadits yang Memerintahkan untuk Taat kepada Ulil  Amri&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hadits-hadits yang memerintahkan untuk taat kepada Ulil Amri sangat  banyak dan bisa dijumpai dalam kitab-kitab hadits yang ditulis para ulama. Di  sini akan disebutkan beberapa hadits shahih tentang masalah ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Dari  Abdullah bin Umar dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:&amp;nbsp;"Wajib bagi setiap muslim untuk mendengar dan taat (kepada sulthan),  baik dalam perkara yang dia senangi maupun dia benci, kecuali kalau dia  diperintah dalam perkara maksiat, maka dia tidak boleh mendengar maupun taat."  (HR. Bukhari 4/329 Muslim 3/1469)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu,  dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Wajib atasmu untuk mendengar dan taat  (kepada sulthan) dalam kesulitanmu dan kemudahanmu, dalam perkara yang  menyenangkanmu dan yang kamu benci, dan tidak kamu sukai." (HR. Muslim  3/1467)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: "Makna (yang kamu benci) adalah:  sekalipun para sulthan ini memonopoli perkaramu, sehingga mereka tidak berlaku  adil terhadapmu dan mereka tidak menunaikan hakmu," seperti yang tersebut dalam  Bukhari dan Muslim dari Usaid bin Hudhair bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi  wa sallam bersabda:&amp;nbsp;"Sesungguhnya kalian akan menemui perkara yang tidak disenangi  setelahku, maka hendaklah kalian bersabar sampai kalian berjumpa denganku di  telaga haudh nanti." (HR. Bukhari 3/41 dan Muslim 3/1474)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan juga dalam  riwayat lain dari Abdullah bin Mas'ud, dia berkata: Rasulullah shallallahu  'alaihi wa sallam bersabda:&amp;nbsp;"Sesungguhnya akan  ada sepeninggalku perkara yang tidak kamu senangi dan kalian ingkari.' Para  shahabat bertanya: 'Wahai Rasulullah, apa yang engkau perintahkan kepada orang  dari kalangan kami yang menjumpainya?' Beliau menjawab: "Kalian tunaikan  kewajiban kalian dan kalian minta kepada Allah akan hak kalian." (HR. Bukhari  4/312 dan Muslim 3/1472)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Dari Wail bin Hujr radhiallahu 'anhu, dia  berkata: Salamah bin Yazid Al-Ju'ti pernah bertanya kepada Rasulullah  shallallahu 'alaihi wa sallam: "Wahai Rasulullah, kalau kita diperintah oleh  sulthan yang meminta haknya, tapi tidak mau menunaikan hak kami, apa yang engkau  perintahkan kepada kami?" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam  berpaling darinya. Kemudian Salamah bertanya lagi dan Rasulullah pun berpaling  lagi. Kemudian Salamah bertanya lagi untuk yang ketiga kalinya, maka ia ditarik  oleh Al-Asy'ats bin Qais. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam  bersabda:&amp;nbsp;"Dengar dan taatlah kalian,  karena mereka akan memikul dosa-dosa mereka dan kalian juga akan memikul  dosa-dosa kalian (sendiri)." (Muslim 3/1474)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkata Ibnu Abil Izzi  Al-Hanafi: "Adapun hikmah komitmen dalam mentaati mereka (Umara) sekalipun  mereka dhalim adalah karena memberontak dan tidak taat kepada mereka akan  mengakibatkan kerusakan yang fatal, lebih dari kedhaliman mereka sendiri, bahkan  bersabar dalam menghadapi kedhaliman mereka itu bisa menghapuskan dosa-dosa dan  bisa melipat gandakan pahala. Ini karena Allah tidak menguasakan mereka atas  kita melainkan karena rusaknya amalan kita. Maka wajib bagi kita untuk  bersungguh-sungguh dalam beristighfar, taubat, dan memperbaiki amal. Allah  berfirman (yang artinya):&amp;nbsp;"Dan apa saja yang menimpa  kamu maka disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri dan Allah memaafkan  sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)." (Asy-Syura: 30)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka  apabila rakyat ingin lepas dari belenggu kedhaliman Umara, maka hendaklah mereka  itu (rakyat) meninggalkan kedhaliman pula." (Syarh Aqidah Thahawiyyah  370)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Dari Abu Dzar Al-Ghifari radhiallahu 'anhu, dia berkata:  Kekasihku (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) pernah berwasiat  kepadaku:&amp;nbsp;"Dengar dan taatilah (Umara), sekalipun  budak Habasyi yang juling matanya." Dan dalam riwayat Bukhari: "sekalipun  diperintah oleh budak Habasyi yang panjang dan lebat rambut kepalanya." (HR.  Muslim 3/1467 dan Bukhari 1/30)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Dari Auf bin Malik radhiallahu 'anhu  dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:&amp;nbsp;"Sebaik-baik pimpinan  kalian adalah kalian mencintai mereka dan mereka mencintai kalian. Kalian doakan  kesejahteraan bagi mereka dan mereka doakan kesejahteraan buat kalian. Dan  sejelek-jelek pimpinan kalian adalah kalian membenci mereka dan mereka membenci  kalian. Kalian melaknati mereka dan mereka melaknati kalian." Kami, para  shahabat, bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah mereka boleh kita perangi ketika  terjadi demikian?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Tidak,  selama mereka masih shalat bersama kalian. Ketahuilah barangsiapa urusannya  diurusi oleh Ulil Amri (sulthan) kemudian dia melihatnya berbuat maksiat kepada  Allah, maka hendaklah dia benci terhadap maksiat yang dia perbuat dan sungguh  jangan cabut tangan ketaatan padanya." (HR. Muslim 3/1482)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Dari Ibnu  Abbas radhiallahu anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa  sallam bersabda:&amp;nbsp;"Barangsiapa yang melihat Amirnya berbuat sesuatu yang dia  benci, maka hendaklah dia bersabar karena tidak ada seorangpun di kalangan  manusia yang keluar dari sulthan sejengkal, kemudian dia mati atas perbuatannya  ini melainkan dia mati secara jahiliyah." (Bukhari 4/313 dan Muslim  3/1478)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu bahwa Nabi  shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:&amp;nbsp;"Tidak ada ketaatan dalam maksiat kepada Allah. Ketaatan itu hanya  dalam perkara yang ma'ruf (baik)." (HR. Bukhari 4/355 dan Muslim  3/1469)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;VII. Fatwa Para Syaikh dan Ulama tentang Masalah ini&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Syaikh  Abdul Aziz bin Abdullah bin Bazz&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau pernah ditanya: "Apakah termasuk  manhaj salaf mengkritik sulthan di atas mimbar? Bagaimana manhaj salaf dalam  mengkritik mereka?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka beliau menjawab:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Bukan termasuk manhaj salaf  memasyhurkan dan menyebut-nyebut kejelekan sulthan di atas mimbar, karena akan  mengakibatkan kekacauan yang fatal dan akan menjurus kepada perbincangan yang  tak ada manfaatnya, bahkan bermadharat. Tetapi jalan yang diikuti oleh para  Salafus Shalih ialah menyampaikan nasehat empat mata antara mereka (salaf)  dengan sulthan, atau dengan mengirim surat kepadanya. Bisa juga dengan melalui  ulama yang biasa berhubungan dengan sulthan, atau dengan mengirim surat  kepadanya. Bisa juga dengan melalui ulama yang bisa menasehatinya dengan baik.  (Dan perlu diketahui) bahwa mengingkari kemungkaran bisa dilakukan tanpa  menyebutkan pelakunya. Demikian juga mengingkari zina, khamr, riba dan yang  lainnya bisa dilakukan tanpat menyebut pelakunya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika terjadi fitnah  di jaman kekhilafahan Utsman, berkata sebagian orang kepada Usamah bin Zaid  radhiallahu anhu: "Apakah kamu tidak mengingkari perbuatan Utsman?" Maka Zaid  menjawab: "Aku tidak mau mengingkarinya di depan masyarakat, tetapi aku ingkari  perbuatannya dengan (melakukan pembicaraan red.) empat mata antara aku  dengannya, karena aku tidak mau membukakan pintu kerusakan atas manusia." Maka  ketika mereka membuka pintu kerusakan pada jaman Utsman radhiallahu 'anhu dan  mengingkari perbuatan Utsman secara terang-terangan, memuncaklah fitnah dan  terjadilah pembunuhan, peperangan dan kerusakan fatal yang tidak pernah punah  bekasnya sampai sekarang. Akhirnya terjadilah fitnah antara Ali dan Muawiyyah,  dan terbunuhlah Utsman, Ali dan banyak dari kalangan para shahabat disebabkan  pengingkaran yang dilakukan secara terang-terangan. Kita mohon keselamatan  kepada Allah." (Huququl Ra'i wa Ra'iyyah 27-28)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah shallallahu  'alaihi wa sallam bersabda:&amp;nbsp;"Barangsiapa yang ingin menasehati sulthan, maka janganlah dia  jelaskan terang-terangan (di depan mata), tapi hendaklah dia ambil tangan  sulthan dan menyendiri dengannya. Kalau sulthan itu menerima nasehatnya, maka  dia telah menasehatinya dan kalau sulthan itu tidak mau menerima, maka dia telah  menunaikan kewajibannya." (HR. Ahmad 3/403)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Syaikh Shalih bin Fauzan  Al-Fauzan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau pernah ditanya: "Bagaimana manhaj salaf dalam bermuamalah  dengan pemerintah Islam."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka beliau menjawab:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Manhaj kita dalam  bermuamalah dengan pemerintah Islam adalah mendengar dan taat kepada mereka.  Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman (yang artinya): "Hai orang-orang yang  beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya dan Ulil Amri diantara kamu.  Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu (hal) maka kembalikanlah  ia kepada Allah (Al-Qur`an) dan Rasul (As-Sunnah) jika kamu benar-benar beriman  kepada Allah dan Hari Akhir. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih  baik akibatnya." (An-Nisa: 59)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian pula Nabi shallallahu 'alaihi wa  sallam pernah bersabda:&amp;nbsp;"Aku wasiatkan kepada kalian untuk takwa kepada Allah,  mendengar dan taat (kepada sulthan) sekalipun kalian diperintah oleh budak  (Habasyi), karena sesungguhnya barangsiapa diantara kalian yang hidup  sepeninggalku, niscaya dia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka (pada  saat itu) wajib atas kalian untuk berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah  Khulafa`ur Rasyidin yang mendapat petunjuk setelahku. Gigitlah ia dengan gigi  geraham." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan ia berkata: HASAN SHAHIH. Dishahihkan  pula oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami' 2546)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hadits ini sesuai betul  dengan ayat tersebut di atas. Begitu juga hadits-hadits shahih lain yang  menganjurkan untuk mendengar dan taat kepada pemerintahan Islam. Pemerintah  Islam harus ditaati dalam perkara taat kepada Allah. Tetapi kalau memerintah  kepada maksiat, maka tidak boleh ditaati. Sedangkan dalam masalah selain ini  (selain maksiat kepada Allah) mereka harus ditaati." (Wujub Tha'ati Sulthan  25-26)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga tulisan singkat ini dapat membuka mata kaum muslimin, terkhusus di Indonesia ini agar mereka tidak larut dalam euforia huru-hara yang terjadi di Mesir sehingga dengan sangat bersemangat mendukung apa yang dilakukan para pendemo di sana, dan agar melihat segala peristiwa dari kacamata syariat, tidak hanya dari hawa nafsu semata.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga Bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Referensi:&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=1035"&gt;http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=1035&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-2494305514244878332?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/2494305514244878332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/02/krisis-mesir-luka-lama-yang-terkoyak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2494305514244878332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2494305514244878332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/02/krisis-mesir-luka-lama-yang-terkoyak.html' title='Krisis Mesir: Luka Lama yang Terkoyak'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-3397342091891807773</id><published>2011-01-18T09:18:00.002+07:00</published><updated>2011-01-18T09:29:22.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>My Favourite Badminton Player: Zhao Jianhua</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TTT6eXBsVPI/AAAAAAAAAPY/bR-BVC92Eo8/s1600/155qdyr.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TTT6eXBsVPI/AAAAAAAAAPY/bR-BVC92Eo8/s1600/155qdyr.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Zhao Jianhua merupakan pemain bulutangkis spesialis tunggal asal negara China. Dia lahir pada 21 April 1965. Zhao aktif dalam dunia perbulutangkisan internasional pada periode akhir 80-an hingga awal 90-an. Zhao terkenal dengan gaya permainan yang sangat atraktif, cepat, agresif, dan penuh muslihat. Menurut saya gaya permainan pemain dengan tinggi 183 cm ini jauh melebihi pemain pada zamannya yang cenderung mengandalkan rally. Dan prestasi prestisius yang didapatkannya adalah menjadi juara All England pada tahun 1985 saat usianya baru menginjak 20 tahun dengan mengalahkan sang juara bertahan, Morten Frost Hansen.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Pemain dengan julukan "The Heavenly King" ini digadang-gadang sebagai salah satu pemain paling berbakat pada cabang bulutangkis ini. Namun sayang, inkonsistensinya dalam permainan membuat dia tidak dapat meraih banyak gelar, sebagaimana kompatriotnya, Yang Yang.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Salah satu teknik bulutangkisnya yang saya kagumi adalah "Crosscourt jumping smash"-nya, seperti yang dapat dilihat pada animasi di bawah ini, yang merupakan smash favorit saya, saat dia mengkandaskan Joko Suprianto di final All England 1990.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TTTeN4Ac-8I/AAAAAAAAAPU/E77ev9LbY9g/s1600/Zhao%2527s+Smash.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TTTeN4Ac-8I/AAAAAAAAAPU/E77ev9LbY9g/s1600/Zhao%2527s+Smash.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-3397342091891807773?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/3397342091891807773/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/my-favourite-badminton-player-zhao.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3397342091891807773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3397342091891807773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/my-favourite-badminton-player-zhao.html' title='My Favourite Badminton Player: Zhao Jianhua'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TTT6eXBsVPI/AAAAAAAAAPY/bR-BVC92Eo8/s72-c/155qdyr.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-5866126853712562856</id><published>2011-01-07T06:38:00.000+07:00</published><updated>2011-01-07T06:38:09.405+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Taubat Lagi, Maksiat Lagi - Tanya Jawab bersama Ustadz Muhammad As-Sewed</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanya:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana dengan taubat yang dilakukan berulang-ulang dengan kemaksiatan yang sama, apakah taubatnya bisa diterima?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan taubatan nasuha akan diterima. Jadi ada seorang mubtadi' (ahli bid'ah), seorang yang berpemikiran mu'tazilah, pernah saya dengar sendiri dia menyampaikan sebuah ayat yang berisi "tsumma amana tsumma kafaro tsumma amana tsumma kafaro", kemudian beriman kemudian kafir lagi, kemudian beriman kemudian kafir lagi, kemudian distempel oleh Alloh dalam keadaan kafir dan tidak akan bisa kembali lagi, ditafsirkan oleh dia (si mubtadi'), "makanya jangan taubat terus maksiat lagi, taubat terus maksiat lagi, nanti tidak akan diterima taubatnya". Ini adalah penafsiran yang dusta dan kadzab atas nama Alloh, padahal (sebuah) hadits justru (menyatakan) sebaliknya. Dalam shohih muslim ada seseorang yang berbuat dosa kemudian taubat kepada Alloh, maka Alloh mengatakan,"hambaku tahu bahwa dia mempunyai Robb yang mengampuni dosa,maka Aku ampuni dia", kemudian berbuat dosa lagi, taubat lagi, Alloh mengatakan,"hambaku tahu bahwa dia mempunyai Robb yang mengampuni dosa, maka Aku ampuni dia", sampai yang ketiga kalinya,&amp;nbsp; (tetap Alloh mengatakan) "hambaku tahu bahwa dia mempunyai Robb yang mengampuni dosa, maka silakan berbuat dosa karena Aku ampuni dia". Hati-hati, jangan (hadits ini) dijadikan untuk meremehkan dosa. Ini dibahas juga oleh Ibnul Qoyyim dalam kitab yang tadi juga, kitab Al Jawaabul Kaafi, bahwa ini menunjukkan kalau taubat itu taubatan nasuha, taubat yang ikhlash, yang betul-betul taubat, maka mungkin akan diterima, tapi tetap di tangan Alloh kehendaknya, artinya apakah diterima atau tidak, itu (kehendak) Alloh Subhannahuwata'ala, tapi kemungkinan (untuk diterima) tetap ada. Tetap kemungkinan taubat ada, tidak pernah pintu taubat tertutup kecuali yughorghir (ketika nyawa sudah di tenggorokan), tetap pintu taubat terbuka, man lam yughorghir. Jadi syarat taubat bukan berhenti (dari maksiat), kemudian mengucapkan istighfar, kemudian menyesal, dan &lt;u&gt;tidak mengulanginya selama-lamanya&lt;/u&gt;. Bukan itu syarat-syarat taubat. Yang awal betul, dua betul, tiga betul, yang &lt;u&gt;terakhir salah&lt;/u&gt;. Yang ada adalah &lt;u&gt;'azzam&lt;/u&gt; untuk tidak berbuat lagi. Paham ya? Beda dengan yang tadi (yang awal), syaratnya yang keempat tidak berbuat lagi. Itu bukan syarat, (kalau)&amp;nbsp; tidak berbuat lagi. Mestinya syaratnya, berazzam untuk tidak berbuat lagi, bertekad untuk tidak berbuat lagi. Tapi kalau terjerumus lagi, ya taubat lagi. Yang penting tekad itu kamu mantapkan dalam hati untuk tidak berbuat lagi. Dan Alloh tahu apakah kamu serius atau main-main. Alloh Mahatahu, apakah kamu ucapkan saja, nanti saya akan berbuat lagi, atau memang kamu niat berhenti. Tapi tidak mustahil kamu sudah niat yang tekad, yang ikhlash, sudah kamu betul-betul murni tekadnya, tapi kalah lagi, kejeblos lagi, sampai kamu menangis dan kemudian bertaubat. Besok sungguh-sungguh lagi, insyaAlloh Alloh ampuni, walaupun tiga-empat kali terjerumus. Tapi yang penting kita bertaubat dengan tadi, syaratnya adalah selain kamu menghentikan perbuatan itu, ketika itu kamu berhenti, dan kemudian setelah itu bertekad untuk tidak mengulanginya lagi, dengan ikhlash bertekad dalam hati bahwa saya tidak berbuat lagi. Ini syaratnya, jadi syaratnya apa? Tekad untuk tidak berbuat lagi. Kalau sampai terjerumus lagi, ya minta ampun lagi pada Alloh Subhanahuwata'ala, taubat lagi terus begitu. Man Lam yughorghir, sebelum nyawa di kerongkongan, masih tetap terbuka, dan sebelum matahari terbit dari barat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disadur dari tanya jawab bersama Ustadz Muhammad Umar AsSewed, dengan beberapa editan. Semoga bermanfaat, insyaAlloh..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika mau file audionya, silakan putar file audio di bawah ini..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;embed allowfullscreen="false" allowscriptaccess="always" height="100" src="http://www.4shared.com/embed/473097614/381831ba" width="450"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-5866126853712562856?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/5866126853712562856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/taubat-lagi-maksiat-lagi-tanya-jawab.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5866126853712562856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5866126853712562856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/taubat-lagi-maksiat-lagi-tanya-jawab.html' title='Taubat Lagi, Maksiat Lagi - Tanya Jawab bersama Ustadz Muhammad As-Sewed'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-4121759773582721176</id><published>2011-01-04T21:57:00.001+07:00</published><updated>2011-01-04T22:01:13.136+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Dasar-Dasar Bulutangkis -2</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;2. Pukulan Dalam Bulutangkis&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Dibandingkan olahraga-olahraga lain yang menggunakan raket, bulutangkis memiliki ciri khas, yaitu dalam memukul, diperlukan gerakan aktif dari pergelangan tangan. Hal ini berbeda dengan tenis, yang menekankan agar pergelangan tangan tetap kaku selama memukul. Dengan aktifnya pergelangan tangan pada saat memukul pada permainan bulutangkis, gaya dari ayunan tangan akan lebih fokus sehingga pukulan akan lebih kencang tanpa tenaga yang berlebihan (kata Zhao Jianhua dalam video intructionalnya). Secara gampangnya (ini versi ayah saya yang juga pernah menjadi pelatih bulutangkis saya), pukulan dalam bulutangkis itu seperti mencambuk (coba lihat kalo pemain ebeg/kuda lumping sedang memakai pecutnya).Penggunaan pergelangan tangan secara aktif dalam bulutangkis masih jarang digunakan oleh para pemain bulutangkis pemula. Hal ini karena diperlukan latihan yang rajin dan jam terbang yang cukup lama, dan juga seringnya melakukan observasi terhadap cara memukul yang benar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Selain aktifnya gerakan pergelangan tangan (wrist action), dalam teknik memukul pada bulutangkis juga diperlukan aktifnya gerakan pronasi dan supinasi, yaitu gerakan memutar tangan akibat gerakan tulang hasta dan pengumpil. Kedua gerakan ini dapat dilihat pada animasi di bawah ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSMxMAdDubI/AAAAAAAAAPM/vsw9EuV9Ayk/s1600/Wrist+Action.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSMxMAdDubI/AAAAAAAAAPM/vsw9EuV9Ayk/s1600/Wrist+Action.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Terdapat bermacam-macam pukulan dalam bulutangkis. Namun, teknik memukul dalam bulutangkis secara garis besar dapat dibagi menjadi dua, yaitu pukulan forehand dan pukulan backhand. Pada pukulan forehand, gerakan lengan adalah berotasi ke arah dalam, begitu pula dengan tangan, terjadi rotasi pada tulang hasta dan tulang pengumpil ke arah dalam, dan terakhir pergelangan tangan juga berotasi dari belakang ke depan.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Untuk animasi forehand dapat dilihat pada animasi sebelumnya. Adapun pada pukulan backhand, semua gerakan berkebalikan dengan pukulan, yaitu rotasi tangan terjadi ke arah luar, dan gerakan pergelangan tangan adalah dari depan ke belakang, seperti dapat dilihat pada animasi di bawah ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSMzwThrXjI/AAAAAAAAAPQ/p4MwHZcjVYo/s1600/Backhand.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSMzwThrXjI/AAAAAAAAAPQ/p4MwHZcjVYo/s1600/Backhand.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Kemudian, teknik memukul pada bulutangkis dibagi-bagi lagi menjadi banyak jenis, antara lain servis, lob, drive, drop shot, net, dan smash. Untuk tiap jenis teknik memukul ini terdapat untuk forehand dan juga untuk backhand. Secara detail, tiap jenis teknik memukul ini akan dijelaskan pada artikel selanjutnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-4121759773582721176?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/4121759773582721176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/dasar-dasar-bulutangkis-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4121759773582721176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4121759773582721176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/dasar-dasar-bulutangkis-2.html' title='Dasar-Dasar Bulutangkis -2'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSMxMAdDubI/AAAAAAAAAPM/vsw9EuV9Ayk/s72-c/Wrist+Action.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-1759585105210837631</id><published>2011-01-04T07:33:00.002+07:00</published><updated>2011-01-04T07:54:23.424+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Hak Sesama Muslim Terhadap Muslim yang Lain</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSJdNaPwTnI/AAAAAAAAAPI/6Yb_MdUC1XE/s1600/Hadist.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSJdNaPwTnI/AAAAAAAAAPI/6Yb_MdUC1XE/s400/Hadist.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Abu Huroiroh rodhiyallohu'anhu, beliau berkata, Rosululloh Sholallohu'alaihi wasallam bersabda: "hak seorang muslim terhadap muslim yang lain ada enam". Ada yang berkata,"apa saja itu ya Rosululloh?", bersabda Rosululloh Sholallohu'alaihi wasallam,"ketika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam kepadanya, &amp;nbsp;ketika dia mengundangmu maka jawablah/penuhilah, ketika dia meminta nasihat kepadamu maka nasihatilah dia, ketika dia bersin dan dia memuji Alloh, maka doakanlah kebaikan kepadanya (tasymit), ketika dia sakit maka jenguklah dia, dan ketika dia meninggal maka antarkanlah jenazahnya. Diriwayatkan oleh Imam Muslim Rohimahullohu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Dalam hadits yang mulia ini diterangkan adanya enam hak seorang muslim yang harus ditunaikan oleh muslim yang lainnya. Penyebutan enam hak di dalam hadits ini tidaklah membatasi bahwa hak seorang muslim terhadap muslim yang lain hanya enam. Namun, di dalam hadits ini hanyalah pemberian contoh, bahwa ada enam hak yang harus ditunaikan seorang muslim terhadap muslim yang lain. Dan penyebutan muslim di sini juga tidak terbatas untuk muslim lelaki, tetapi juga berlaku untuk muslim wanita/muslimah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Enam hak ini termasuk adab-adab syar'i yang diatur dalam Islam. Hal ini menunjukkan kesempurnaan ajaran Islam, hingga ketika seseorang bersin pun diatur bagaimana adab yang baik yang harus dilakukan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;1. Ketika bertemu, maka ucapkanlah salam kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Yaitu mengucapkan "Assalamu'alaikum", dan jika ingin, maka boleh ditambah menjadi "Assalaamu'alaikum Warohmatulloh" dan baginya 20 kebaikan. Boleh pula ditambah menjadi "Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuhu" dan baginya 30 kebaikan. Hukum memulai mengucapkan salam adalah sunnah muakkad, sedangkan menjawab salam adalah wajib, dengan dalil Surat An Nisa:86.&amp;nbsp;Dalam menjawab salam, kita harus menyamai salam yang diucapkan atau boleh menambahnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Ucapan salam merupakan doa kepada muslim yang lain agar mereka diberikan keselamatan oleh Alloh AsSalam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;2. Ketika dia mengundangmu maka jawablah/penuhilah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Dalam hadits ini, yang dimaksud dengan mengundang adalah bersifat umum, misal mengundang makan, berkunjung, dll. Hukum mendatangi undangan ini adalah mustahab/sunnah. Sedangkan mendatangi walimatul 'ursy dari seorang muslim, hukum asalnya adalah wajib, selama dalam acara walimah tersebut tidak ada hal-hal yang bersifat harom, seperti ikhtilath, musik, perempuan yang bertabarruj, dsb. Kemudian, jika kita diundang pada acara walimah, tetapi kita tidak bisa datang karena suatu kendala, misal jarak yang terlalu jauh sehingga kita tidak mampu mendatangi ataupun halangan-halangan lain, maka tidak mengapa jika kita tidak mendatangi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;3. Ketika saudaramu meminta nasihat, maka berikanlah nasihat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Berdasarkan surat Al Ashr ayat ke-3,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Simplified Arabic'; line-height: 21px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Simplified Arabic'; font-size: large; line-height: 21px;"&gt;وتواصوا بالحق وتواصوا بالصب&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Simplified Arabic'; font-size: large; line-height: 21px;"&gt;ر&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 21px;"&gt;&amp;nbsp;"dan saling menasihati dengan kebaikan dan saling menasihati dengan kesabaran". Dan nasihat ini juga harus dalam kebaikan (Al Birr) dan ketaqwaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;4. Ketika dia bersin dan dia memuji Alloh, maka doakanlah kebaikan baginya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;Kenapa jika kita bersin kita harus memuji Alloh? Karena bersin merupakan nikmat dari Alloh. Dengan bersin, maka hilanglah beban dari dalam tubuh kita, dan tubuh kita akan terasa lebih ringan. Dan kita mendoakan saudara kita yang bersin dengan syarat dia mengucapkan "Alhamdulillah" setelah bersin. Doa yang kita ucapkan disebut dengan tasymit, yaitu ucapan "Yarhamukalloh". Dan jika yang bersin mendengar tasymit ini, maka dia hendaknya mengucapkan "Yahdikumulloh washliihu baalakum" (semoga Alloh memberimu hidayah dan memperbaiki keadaanmu). Doa tasymit diucapkan untuk bersin pertama, kedua, dan ketiga. Jika bersin terjadi lebih dari 3 kali, maka doakanlah kesembuhan baginya, karena dia terkena sakit flu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;5. Ketika saudaramu sakit, maka jenguklah dia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;Ketika kita menjenguk saudara kita yang sedang sakit, maka ucapkanlah hal-hal yang bisa menghibur si sakit. Misal dengan ucapan, "bagaimana keadaanmu, sudah baikan?", "kamu kelihatan lebih baik sekarang" dsb.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;Namun, jika pada si sakit telah ada tanda-tanda yang akan mendekati kematian, maka tuntunlah dia untuk selalu dzikir kepada Alloh dengan mengucapkan syahadat, dan kita harapkan dia akan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;Diperbolehkan menjenguk orang kafir yang sakit dengan syarat dapat diharapkan keislamannya jika kita mengunjungi dan mendakwahinya. Hal ini berdasarkan hadits yang mengisahkan Rosululloh yang menjenguk Abu Tholib, ketika dia sedang menghadapi kematian, maka Rosululloh memintanya untuk mengatakan Laa ilaha illalloh, tetapi dia menolak. Dan diutamakan orang kafir yang sedang dalam sakaratul maut, karena dalam kondisi ini, hatinya akan lebih lunak, insyaAlloh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;6. Jika saudara kita meninggal, maka antarkan jenazahnya..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;Tentang hal ini insyaAlloh akan dijelaskan pada pertemuan selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;Wallohuta'ala a'lamu bish shawaab..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;Tambahan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;1. Jika salam disampaikan kepada sekelompok orang, maka hukum menjawab salam ini adalah fardu kifayah, artinya cukup satu orang dari kumpulan orang tersebut yang menjawabnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;2. Jika ada kafir yang mengucapkan salam kepada kita, maka kita cukup jawab "wa'alaikum".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit; line-height: 21px;"&gt;&lt;i&gt;Diringkas dari ta'lim pada hari Ahad, 27 Muharrom 1432 H di Masjid Kampus ITENAS, Bandung..&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Simplified Arabic';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 30px; line-height: 21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Simplified Arabic'; line-height: 21px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-1759585105210837631?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/1759585105210837631/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/hak-sesama-muslim-terhadap-muslim-yang.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1759585105210837631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1759585105210837631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/hak-sesama-muslim-terhadap-muslim-yang.html' title='Hak Sesama Muslim Terhadap Muslim yang Lain'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSJdNaPwTnI/AAAAAAAAAPI/6Yb_MdUC1XE/s72-c/Hadist.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-3632775646500688182</id><published>2011-01-03T11:17:00.003+07:00</published><updated>2011-01-04T07:50:00.768+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Dasar-Dasar Bulutangkis -1</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indonesia telah mengukir sejarah yang manis dalam cabang olahraga ini dengan munculnya&amp;nbsp;pemain-pemain legendaris para juara seperti Tan Joe Hok, Ferry Souneville, Rudi&amp;nbsp;Hartono, Liem Swie King, hingga Taufik Hidayat. Oleh karena itu, tidak heran jika&amp;nbsp;bulutangkis menjadi sangat populer di negeri kita ini. Dan virus bulutangkis ini pun&amp;nbsp;telah menjangkit sebagian anggota perhimak, dan ini merupakan virus yang menyehatkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, agar mereka (anggota PHK) semakin familiar dengan olahraga&amp;nbsp;bulutangkis, saya insyaAlloh akan menulis secara serial mengenai dasar-dasar olahraga&amp;nbsp;bulutangkis ini secara teoretis.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;1. Peralatan dan Perlengkapan Bulutangkis&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;a. Lapangan&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Secara resmi, lapangang bulutangkis memiliki panjang 44 ft dan lebar 20 ft (17 ft untuk&amp;nbsp;permainan single). Daerah permainan pada bulutangkis dibedakan menjadi dua, yaitu saat&amp;nbsp;melakukan servis dan saat permainan berlangsung (setelah servis). Untuk permainan&amp;nbsp;tunggal, daerah servis dan permainan ditunjukkan oleh gambar a dan b, sedangkan untuk&amp;nbsp;permainan ganda ditunjukkan oleh gambar c dan d.Lebar garis lapangan adalah 4.0 cm dan warna garis harus kontras dengan warna lapangan.&amp;nbsp;Selain itu, garis menjadi bagian dari lapangan yang dibatasinya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMJPySRbI/AAAAAAAAAO0/MRncAI_lLrY/s1600/Game+Ganda.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMJPySRbI/AAAAAAAAAO0/MRncAI_lLrY/s320/Game+Ganda.jpg" width="207" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Lapangan Bermain Ganda&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMKsmordI/AAAAAAAAAO4/QN-0lefvMpA/s1600/Game+Tunggal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMKsmordI/AAAAAAAAAO4/QN-0lefvMpA/s320/Game+Tunggal.jpg" width="207" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Lapangan Bermain Tunggal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMN_qFduI/AAAAAAAAAPA/9uSBYqwunY0/s1600/Servis+Ganda.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMN_qFduI/AAAAAAAAAPA/9uSBYqwunY0/s320/Servis+Ganda.jpg" width="207" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Lapangan Servis Ganda&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMPiCnVKI/AAAAAAAAAPE/dRv1M5Y6nfE/s1600/Servis+Tunggal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMPiCnVKI/AAAAAAAAAPE/dRv1M5Y6nfE/s320/Servis+Tunggal.jpg" style="cursor: move;" width="208" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Lapangan Servis Tunggal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;b. Jaring/Net&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Jaring terletak melintang di tengah lapangan. Tinggi jaring adalah 1.55 meter dengan&amp;nbsp;panjang 6.1 m dan lebar 760 mm. Lebar lubang pada jaring adalah antara 1.5 - 2 cm.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;c. Shuttlecock/bird&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;Shuttlecock bisa terbuat dari bahan alami atau sintetis. Shuttlecock dari bahan alami&amp;nbsp;terbuat dari bulu, dan kepalanya terbuat dari kayu yang terbungkus semacam kulit.&amp;nbsp;Jumlah bulu pada shuttlecock ada 16 buah, dengan panjang antara 62-70 mm. Ujung dari&amp;nbsp;bulu ini harus berada pada diameter antara 58-68 mm. Kepala shuttlecock memiliki&amp;nbsp;diameter antara 25-28 mm, dengan unjung yang membulat. Berat dari shuttlecock antara&amp;nbsp;4.74-5.50 gr.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMHtVU5fI/AAAAAAAAAOw/E4WOajwHr6E/s1600/Shuttle.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMHtVU5fI/AAAAAAAAAOw/E4WOajwHr6E/s200/Shuttle.jpg" width="186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Shuttlecock&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;d. Raket&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Raket memiliki panjang maksimal 680 mm dan lebar maksimal 230 mm. Bahan  raket dapat&amp;nbsp;berupa kayu, logam, ataupun komposit. Akhir-akhir ini,  kebanyakan raket terbuat dari&amp;nbsp;serat karbon. Bagian-bagian raket  ditunjukkan oleh gambar di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: small; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: small; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: separate; color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: small; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; line-height: normal; orphans: 2; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMMINwbMI/AAAAAAAAAO8/ok_70ooOGT0/s1600/Raket.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMMINwbMI/AAAAAAAAAO8/ok_70ooOGT0/s320/Raket.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bagian-Bagian Raket Bulutangkis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-3632775646500688182?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/3632775646500688182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/indonesia-telah-mengukir-sejarah-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3632775646500688182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3632775646500688182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2011/01/indonesia-telah-mengukir-sejarah-yang.html' title='Dasar-Dasar Bulutangkis -1'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TSFMJPySRbI/AAAAAAAAAO0/MRncAI_lLrY/s72-c/Game+Ganda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-6914387596167169761</id><published>2010-12-19T22:09:00.000+07:00</published><updated>2010-12-19T22:09:52.980+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Tuntunan Ulama' Salaf dalam menyikapi hari raya non muslim</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Penulis: Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuts Ilmiyyah wal Iftaa. Fatwa n&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Fatwa-Fatwa, 24 Desember 2003, 01:44:29&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikh Muhammad bin Sholih al Utsaimin&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="padding: 10px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah boleh memberikan ucapan selamat hari raya atau yang lainnya kepada orang orang Masihiyun (penganut ajaran Isa al Masih)?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jawaban : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang benar adalah jika kita mengatakan : Orang-orang nasrani, karena  kalimat masihiyun berarti menisbatkan syariat (yang di bawah Nabi Isa)  kepada agama mereka, artinya mereka menisbatkan diri mereka kepada  Al-Masih Isa bin Maryam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal telah diketahui bahwa Isa bin Maryam Alaihissalam telah membawa  kabar gembira untuk Bani Israil dengan(kedatangan) Muhammad. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah Subhanahu wa Taala berfirman: "Dan (ingatlah) ketika Isa Putra  Maryam berkata: `Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah  kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan  memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang  sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)`. Maka tatkala rasul itu datang  kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata:  Ini adalah sihir yang nyata" (Ash-Shaff: 6).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka jika mereka mengkafiri/mengingkari Muhammad Shallallahu wa `alaihi  wa Sallam maka berarti mereka telah mengkafiri Isa, kerena mereka telah  menolak kabar gembira yang beliau sampaikan kepada mereka. Dan oleh  karena itu kita mensifati mereka dengan apa yang disifatkan Allah atas  mereka dalam Al-Qur`an dan dengan apa yang disifatkan oleh Rasulullah  Shallallahu wa `alaihi wa Sallam dalam As-Sunnah, dan yang  disifatkan/digambarkan oleh para ulama muslimin dengan sifat ini yaitu  bahwa mereka adalah nashrani sehingga kitapun mengatakan: sesungguhnya  orang-orang nashrani jika mengkafiri Muhammad Shallallahu wa `alaihi wa  Sallam maka sebenarnya mereka telah mengkafiri Isa bin Maryam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akan tetapi mereka mengatakan: Sesungguhnya Isa bin Maryam telah memberi  kabar gembira kepada kami dengan seorang rasul yang akan datang  sesudahnya yang namanya Ahmad, sementara yang datang namanya adalah  Muhammad. Maka kami menanti (rasul yang bernama) Ahmad, sedangkan  Muhammad adalah bukanlah yang dikabargembirakan oleh Isa. Maka apakah  jawaban atas penyimpangan ini?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jawabannya adalah kita mengatakan bahwa Allah telah berfirman: Maka  ketika ia (Muhammad) datang kepada mereka dengan penjelasan-penjelasan،.  Ayat ini menunjukkan bahwa rasul tersebut telah datang; dan apakah  telah datang kepada mereka seorang rasul selain Muhammad Shallallahu wa  `alaihi wa Sallam setelah Isa? Tentu saja tidak, tidak seorang rasulpun  yang datang sesudah Isa selain Muhammad Shallallahu wa `alaihi wa  Sallam. Dan berdasarkan ini maka wajiblah atas mereka untuk beriman  kepada Muhammad Shallallahu wa `alaihi wa Sallam  dan juga kepada Isa  `Alaihissalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasul telah beriman kepada Al-Qur`an yang diturunkan kepadanya dari  Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman  kepada Allah, Malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya dan rasul-rasulNya  (mereka mengakatan): `Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun  (dengan yang lain) dari rasul-rasulNya.،¦ (Al-Baqarah:285)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu Nabi Shallallahu wa `alaihi wa Sallam bersabda:  Barangsiapa yang bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah  selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah dan bahwa Isa adalah  hamba dan utusan Allah(Bagian dari hadits yang diriwayatkan oleh  Al-Bukhari no. 3435 dalam kitab Ahaditsul Anbiya` bab Qauluhu Ta`ala: Ya  Ahal Kitabi La Taghlul Fi Dinikum, dan oleh Muslim no. 28 dalam kitab  Al-Iman bab Ad-Dalil `Alaa Inna Man Maata `Alat Tauhiid Dakhalal Jannah  Qath`an dari hadits `Ubadah bin Ash-Shamit Radhiallahu Anhu).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka tidak sempurna iman kita kecuali dengan beriman kepada Isa  Alaihissalam dan bahwa beliau adalah hamba dan utusan Allah, sehingga  kita tidak mengatakan sebagaimana yang dikatakan oleh orang-orang  nashrani; bahwa ia adalah putra Allah, dan tidak (pula mengatakan) bahwa  ia adalah tuhan. Dan kita tidak pula mengatakan sebagaimana yang  dikatakan oleh orang yahudi: bahwa beliau adalah pendusta dan bukan  seorang Rasul dari Allah, akan tetapi kita mengatkan bahwa Isa di utus  kepada kaumnya dan bahwa syariat Isa dan nabi-nabi yang lainnya telah  dihapus oleh syariat Nabi Muhammad Shallallahu wa `alaihi wa Sallam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun memberi ucapan selamat hari raya kepada orang-orang nashrani atau  yahudi maka ia adalah haram berdasarkan kesepakatan para ulama  sebagaimana disebutkan Ibnul Qayyim Rahimahullah dalam kitab Ahkam Ahli  Adz-Dzimmah, dan silahkan anda membaca teks tulisan beliau: "Dan adapun  memberikan ucapan selamat untuk syiar-syiar kekufuran yang bersifat  khusus maka ia adalah haram secara ijma`, seperti mengucapkan selama  untuk hari raya dan puasa mereka dengan mengatakan : "hari raya yang  diberkahi untuk anda،¦ Maka yang seperti ini kalaupun orang yang  mengucapkan selamat dari kekufuran maka perbuatan itu termasuk yang  diharamkan. Dan ia sama dengan memberikan selamat untuk ujudnya kepada  salib. Bahkan itu lebih besar dosanya dan lebih dimurkai oleh Allah  daripada memberikan selamat atas perbuatannya meminum khamar, membunuh,  melakukan zina dan yang semacamnya. Dan banyak orang yang tidak memiliki  penghormatan terhadap Ad-dien terjatuh dalam hal itu dan ia tidak  mengetahui apa yang telah ia lakukan". Selesai tulisan beliau.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Dinukil dari Ash-Shahwah Al-Islamiyah, Dhawabith wa Taujihat, oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan :  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah boleh berpartisipasi dengan kalangan non muslim dalam Hari-hari  Raya mereka (Natal, Tahun Baru, Paskah, Imlek, dll, red), seperti hari  ulang tahun misalnya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jawaban :  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah. Seorang muslim tidak boleh berpartisipasi dalam hari-hari  perayaan mereka dan turut menunjukkan kegembiraan dan keceriaan bersama  mereka dalam memperingatinya, atau ikut libur bersama mereka, baik itu  peringatan yang bersifat keagamaan atau keduniawiaan. Karena itu  menyerupai musuh-musuh Allah yang memang diharamkan, selain juga berarti  menolong mereka dalam kebatilan. Diriwayatkan dengan shahih dari  Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:  "Barangsiapa yang menyerupai satu kaum berarti termasuk golongan  mereka." &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara Allah juga berfirman: "Bertolong-tolonganlah dalam kebaikan  dan ketakwaan dan janganlah bertolong-tolongan dalam dosa dan  permusuhan; bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah itu Maha Keras  siksanya.." (QS.Al-Maa-idah : 2)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kami nasihat agar Anda menelaah kibat Iqtidhaa-ush Shiratil  Mustaqiem karya Ibnu Taimiyyah -Rahimahullah-- sebuah buku yang amat  bermutu sekali dalam persoalan tersebut. Wabillahit Taufiq. Semoga  shalawat dan salam terlimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi  wa sallam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuts Ilmiyyah wal Iftaa. Fatwa nomor 2540)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya menyaksikan banyak kaum muslimin yang turut berpartisipasi dalam  merayakan Hari Natal dan berbagai perayaan lain. Apakah ada dalil dari  Al-Qur'an dan Sunnah yang bisa saya tunjukkan kepada mereka bahwa  kegiatan tersebut tidaklah disyariatkan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jawaban : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ikut serta dalam Hari Raya orang kafir bersama mereka tidak boleh, berdasarkan hal-hal berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama: itu berarti menyerupai mereka. Nabi bersabda: "Barangsiapa  menyerupai satu kaum, maka ia termasuk golongan mereka." Diriwayatkan  oleh Abu Dawud, dan dikatakan oleh Al-Albani -Rahimahullah-- : "Hasan  shahih." (Shahih Abu Dawud II : 761)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini merupakan ancaman keras. Abdullah bin Amru bin Ash Radhiallahu  'anhuma pernah menyatakan: "Barangsiapa yang tinggal di negeri kaum  musyrikin dan mengkuti acara Nairuz dan festival keagamaan mereka, lalu  meniru mereka hingga mati, ia akan merugi di Hari Kiamat nanti."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua: Ikut serta berarti juga menyukai dan mencintai mereka&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman: "Janganlah kalian menjadikan orang-orang Yahudi dan Nashrani sebagai wali kalian.."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga Allah berfirman: "Hai orang-orang yang beriman; janganlah  kalian menjadikan musuh-musuh-Ku dan musuh-musuh kalian sebagai wali  yang kalian berikan kepada mereka kecintaan padahal mereka telah kafir  terhadap kebenaran yang datang kepada mereka.."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang ketiga: Hari Raya adalah masalah agama dan akidah, bukan masalah  keduniaan, sebagaimana ditegaskan dalam hadits: "Setiap kaum memiliki  Hari Raya, ini adalah Hari Raya kita.." Hari Raya mereka mengekspresikan  akidah mereka yang rusak, penuh syirik dan kekafiran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat: "Dan mereka-mereka yang tidak menghadiri kedustaan  (kemaksiatan).." ditafsirkan oleh para ulama bahwa yang dimaksud dengan  kedustaan dalam ayat itu adalah Hari-hari Raya kaum musyrikin. Sehingga  tidak boleh menghadiahkan kepada mereka kartu ucapan selamat, atau  menjualnya kepada mereka, demikian juga tidak boleh menjual segala  keperluan Hari Raya mereka, baik itu lilin, pohon natal,  makanan-makanan; kalkun, manisan atau kue yang berbentuk stik atau  tongkat dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau yang dimaksud dengan peringatan di situ adalah peringatan Hari  Raya orang-orang kafir dan musyrikin tersebut, jelas tidak boleh kita  berpartisipasi dalam Hari Raya yang batil tersebut. Karena itu  mengandung kerja sama dan menolong mereka dalam berbuat dosa dan  permusuhan. Berpartisipasi dalam Hari Raya mereka juga berarti  Menyerupai orang-orang kafir. Islam telah melarang menyerupai  orang-orang kafir. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:  "Barangsiapa yang menyerupai satu kaum, maka ia termasuk dalam golongan  mereka."  (Dikeluarkan oleh Abu Dawud dan Ahmad)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umar bin Al-Khattab pernah menyatakan:  "Jauhilah musuh-musuh Allah pada Hari Raya mereka." Dikeluarkan oleh Al-Baihaqi)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibnul Qayyim -Rahimahullah-- menyatakan: "Kaum muslimin tidak boleh  menghadiri perayaan Hari-hari Raya kaum musyrikin menurut kesepakatan  para ulama yang berhak memberikan fatwa. Para ulama fikih dari madzhab  yang empat sudah menegaskan hal itu dalam buku-buku mereka. Imam  Al-Baihaqi meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari Umar bin  Al-Khattab Radhiallahu 'anhu bahwa beliau pernah berkata: "Janganlah  menemui orang-orang musyrik di gereja-gereja mereka pada Hari Raya  mereka. Karena kemurkaan Allah sedang turun di antara mereka." Umar juga  pernah berkata: "Jauhilah musuh-musuh Allah itu pada Hari Raya mereka."  Imam Al-Baihaqi juga meriwayatkan dengan sanad yang bagus dari Abdullah  bin Amru Radhiallahu 'anhuma beliau pernah berkata: "Barangsiapa lewat  di negeri non Arab, lalu mereka sedang merayakan Hari Nairuz dan  festival keagamaan mereka, lalu ia meniru mereka hingga mati, maka  demikianlah ia dibangkitkan bersama mereka di Hari Kiamat nanti." (Lihat  Ahkaamu Ahlidz Dzimmah I : 723-724).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim Ibnu Taimiyyah -Rahimahullah--  menyatakan dalam bukunya yang agung Iqtidha-ush Shirathil Mustaqiem  Mukhalafata Ash-haabil Jahiem: "Adapun apabila seorang muslimin menjual  kepada mereka pada Hari-hari Raya mereka segala yang mereka gunakan pada  Hari Raya tersebut, berupa makanan, pakaian, minyak wangi dan  lain-lain, atau menghadiahkannya kepada mereka, maka itu termasuk  menolong mereka mengadakan Hari Raya mereka yang diharamkan. Dasarnya  satu kaidah: tidak boleh menjual anggur atau jus kepada orang kafir yang  jelas digunakan untuk membuat minuman keras. Juga tidak boleh menjual  senjata kepada mereka bila digunakan untuk memerangi kaum muslimin."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian beliau menukil dari Abdul Malik bin Habib dari kalangan ulama  Malikiyyah: "Sudah jelas bahwa kaum muslimin tidak boleh menjual kepada  orang-orang Nashrani sesuatu yang menjadi kebutuhan Hari Raya mereka,  baik itu daging, lauk-pauk atau pakaian. Juga tidak boleh memberikan  kendaraan kepada mereka, atau memberikan pertolongan untuk Hari Raya,  karena yang demikian itu termasuk memuliakan kemusyrikan mereka dan  menolong mereka dalam kekufuran mereka." (Al-Iqtidhaa cet. Darul  Makrifah dengan tahqiq Al-Qafiyy hal. 229-231)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua perayaan tahunan dan pertemuan tahunan (yang dirayakan non Muslim,  red) adalah Hari-hari Raya bid'ah dan ajaran bid'ah yang tidak pernah  diturunkan oleh Allah penjelasan tentang hal itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:  "Berhati-hatilah terhadap  amalan yang dibuat-buat. Setiap amalan yang dibuat-buat adalah bid'ah  dan setiap bid'ah adalah sesat." (Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud dan  At-Tirmidzi serta yang lainnya)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda: "Masing-masing kaum  memiliki Hari Raya, dan ini adalah Hari Raya kita." (HR. Al-Bukhari dan  Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -Rahimahullah-- mengulas persoalan  tersebut secara panjang lebar dalam buku beliau Iqtidha-ush Shiratil  Mustaqiem Mukhalafata Ash-habil Jahiem, berkaitan dengan kecaman  terhadap berbagai Hari Raya bid'ah yang tidak ada asalnya dalam ajaran  Islam yang lurus. Adapun kerusakan yang terkandung dalam acara-acara  tersebut, tidak setiap orang, bahkan juga kebanyakan orang tidak dapat  mengetahui kerusakan yang terkandung dalam bentuk bid'ah semacam itu.  Apalagi bentuk bid'ah itu adalah bid'ah dalam ibadah syariat. Hanya  kalangan cerdik pandai dari para ulama yang dapat mengetahui kerusakan  yang terdapat di dalamnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kewajiban umat manusia adalah mengikuti ajaran Kitabullah dan Sunnah  Rasul, meskipun ia belum bisa mengetahui maslahat dan kerusakan yang  terdapat di dalamnya. Dan bahwasanya orang yang membuat-buat satu amalan  pada hari tertentu dalam bentuk shalat, puasa, membuat makanan,  banyak-banyak melakukan infak dan sejenisnya, tentu akan diiringi oleh  keyakinan hati. Karena ia pasti memiliki keyakinan bahwa hari itu lebih  baik dari hari-hari lain. Karena kalau tidak ada keyakinan demikian  dalam hatinya, atau dalam hati orang yang mengikutinya, tidak akan  mungkin hati itu tergerak untuk mengkhususkan hari tertentu atau malam  tertentu dengan ibadah tersebut. Mengutamakan sesuatu tanpa adanya  keutamaan adalah tidak mungkin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian Hari Raya (Ied) bisa menjadi nama untuk tempat perayaan, waktu  perayaan, atau pertemuan pada perayaan tersebut. Ketiganya memunculkan  beberapa bentuk bid'ah. Adapun yang berkaitan dengan waktu, ada tiga  macam. Terkadang di dalamnya juga tercakup sebagian bentuk tempat dan  aktivitas perayaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama: Hari yang secara asal memang tidak dimuliakan oleh syariat,  tidak pernah pula disebut-sebut oleh para ulama As-Salaf. Tidak ada hal  yang terjadi yang menyebabkan hari itu dimuliakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang kedua: Hari di mana terjadi satu peristiwa sebagaimana terjadi pada  hari yang lain, tanpa ada konsekuensi menjadikannya sebagai musim  tertentu, para ulama As-Salaf juga tidak pernah memuliakan hari  tersebut. Maka orang yang memuliakan hari itu, telah menyerupai umat  Nashrani yang menjadikan hari-hari terjadinya beberapa peristiwa  terhadap Nabi Isa sebagai Hari Raya. Bisa juga mereka menyerupai  orang-orang Yahudi. Sesungguhnya Hari Raya itu adalah syariat yang  ditetapkan oleh Allah untuk diikuti. Kalau tidak, maka akan menjadi  bid'ah yang diada-adakan dalam agama ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga banyak bid'ah yang dilakukan masyarakat yang meniru-niru  perbuatan umat Nashrani terhadap hari kelahiran Nabi Isa  -'Alaihissalam-- , bisa jadi untuk menunjukkan kecintaan terhadap Nabi  Shallallahu 'alaihi wa sallam dan memuliakan beliau. Perbuatan semacam  itu tidak pernah dilakukan oleh generasi As-Salaf, meskipun yang  mengharuskannya (bila memang boleh) sudah ada, dan tidak ada hal yang  menghalangi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang ketiga: Hari-hari di mana dilaksanakan banyak syariat, seperti hari  Asyura, hari Arafah, dua Hari Raya dan lain-lain. Kemudian sebagian  Ahli Bid'ah membuat-buat ibadah pada hari itu dengan keyakinan bahwa itu  merupakan keutamaan, padahal itu perbuatan munkar yang dilarang.  Seperti orang-orang Syi'ah Rafidhah yang menghaus-hauskan diri dan  bersedih-sedih pada hari Asyura' dan lain-lain. Semua itu termasuk  perbuatan bid'ah yang tidak pernah disyariatkan oleh Allah Ta'ala dan  Rasul-Nya, tidak pula oleh para generasi As-Salaf atau Ahli Bait Nabi  Shallallahu 'alaihi wa sallam. Adapun mengadakan pertemuan rutin yang  berlangsung secara terus menerus setiap minggu, setiap bulan atau setiap  tahun selain pertemuan-pertemuan yang disyariatkan, itu meniru  pertemuan rutin dalam shalat lima waktu, Jumat, Ied dan Haji. Yang  demikian itu termasuk bid'ah yang dibuat-buat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dasarnya adalah bahwa seluruh ibadah-ibadah yang disyariatkan untuk  dilakukan secara rutin sehingga menjadi sunnah tersendiri dan memiliki  waktu pelaksanaan tersendiri kesemuanya telah ditetapkan oleh Allah.  Semua itu sudah cukup menjadi syariat bagi hamba-hamba-Nya. Kalau ada  semacam pertemuan yang dibuat-buat sebagai tambahan dari  pertemuan-pertemuan tersebut dan dijadikan sebagai kebiasaan, berarti  itu upaya menyaingi syariat dan ketetapan Allah. Perbuatan itu  mengandung kerusakan yang telah disinggung sebelumnya. Lain halnya  dengan bentuk bid'ah yang dilakukan seseorang sendirian, atau satu  kelompok tertentu sesekali saja."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan penjelasan sebelumnya, seorang muslim tidak boleh  berpartisipasi pada hari-hari yang dirayakan setiap tahun secara rutin,  karena itu menyaingi Hari-hari Raya kaum muslimin sebagaimana telah kita  jelaskan sebelumnya. Tetapi kalau dilakukan sekali saja, dimisalkan  seorang muslim hadir di hari itu untuk memberikan penjelasan kepada kaum  muslimin lainnya dan menyampaikan kebenaran kepada mereka, maka tidak  apa-apa, insya Allah. Wallahu A'lam. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Dikutip dari Masa-il wa Rasaa-il oleh Muhammad Al-Humud An-Najdi 31.  Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuts Ilmiyyah wal Iftaa. Fatwa nomor 2540)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sumber artikel : &lt;i&gt;http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=406&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;   &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-6914387596167169761?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/6914387596167169761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/tuntunan-ulama-salaf-dalam-menyikapi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6914387596167169761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6914387596167169761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/tuntunan-ulama-salaf-dalam-menyikapi.html' title='Tuntunan Ulama&apos; Salaf dalam menyikapi hari raya non muslim'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-732060982606544343</id><published>2010-12-19T22:01:00.000+07:00</published><updated>2010-12-19T22:01:37.551+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>4 Sifat Seorang Da'i</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bismillah...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini saya ringkaskan hasil ta'lim yang berlangsung tadi siang bersama Ustadz Isma'il Al Aluury hafizhohulloh. Ta'lim ini membahas tentang muqodimah kitab Al Ushul Ats Tsalatsah karya Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Rohimahullohu. Matan dari muqodimah itu adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 16.0pt; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Arabic Transparent&amp;quot;; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Arabic Transparent&amp;quot;;"&gt;اعلم رحمك الله ـ أنه يجب علينا تعلم أربع مسائل :&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 16.0pt; mso-ascii-font-family: &amp;quot;Arabic Transparent&amp;quot;; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-hansi-font-family: &amp;quot;Arabic Transparent&amp;quot;;"&gt;الأولى : العلم وهو معرفة الله ومعرفة نبيه ومعرفة دين الإسلام بالأدلة . الثانية : العمل به الثالثة : الدعوة إليه الرابعة : الصبر على الأذى فيه والدليل قوله تعالى بسم الله الرحمن الرحيم (وَالْعَصْرِ) (العصر:1) (إِنَّ الْأِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ) (العصر:2) (إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ)(العصر:3) [ سورة العصر ]&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman', serif; font-size: 21px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketahuilah, semoga Alloh merahmatimu.Bahwasanya wajib atas kita untuk mengetahui empat hal, yang pertama adalah Al Ilmu, yaitu mengenal Alloh, mengenal nabi-Nya, dan mengenal agama Islam dengan dalil-dalil; yang kedua adalah beramal dengannya (Ilmu); yang ketiga berdakwah kepadanya, yang keempat adalah bersabar atas gangguan-gangguan yang ada di dalamnya.Dan dalilnya adalah firman Alloh Ta'ala: (Surat Al 'Ashr).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat hal di atas adalah empat ciri yang wajib dimiliki oleh seorang da'i sehingga dia pantas untuk diikuti, ditaati, dan diambil faedah darinya, sebagaimana yang dinyatakan oleh Al Imam Ibnul Qoyyim al Jauziyah dalam kitab Zadul Ma'ad.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang da'i harus memiliki ilmu yang cukup untuk bisa berdakwah, mengajak manusia ke jalan Alloh. Namun, ilmu saja tidaklah cukup. Dia harus mengamalkan ilmu yang telah dimilikinya. Kata seorang salaf, seorang disebut alim jika memiliki ilmu dan beramal dengan ilmu tersebut. Kemudian seorang da'i juga harus mendakwahkan ilmu yang dimilikinya kepada manusia. Dan dakwah itu tidak harus berupa pengkajian kitab-kitab di depan majelis. Dakwah dapat dilakukan ketika sedang duduk-duduk bersama teman, atau ketika sedang makan bersama, sedang berolahraga, atau pada kesempatan-kesempatan lainnya. Dan berdakwah pun harus dilakukan dengan penuh hikmah. Apa itu hikmah? Hikmah adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya. Dakwah hukum asalnya adalah lembut, tetapi jika dibutuhkan dakwah itu bisa keras dan tegas. Tentu saja hal ini tergantung pada siapa orang yang sedang dihadapi ketika berdakwah. Dan berdakwah pun tidak melulu berkesan menggurui. Kita bisa berdakwah kepada teman kita dengan cara yang santai, yang penting pesan kita tersampaikan. Dan perkara terakhir yang dimiliki seorang da'i adalah sabar terhadap segala cobaan yang merintangi dakwah mereka. Dakwah bukanlah pekerjaan yang remeh, yang santai, yang enak. Dalam dakwah, sering muncul rintangan-rintangan ataupun gangguan-gangguan. Dan ini adalah sunatulloh bagi siapa saja yang hendak berdakwah kepada jalan Alloh, pasti selalu ada rintangan, mulai dari zaman Nabi Nuh 'alaihissalam, Nabi Musa 'alaihissalam, Rosululloh Sholallohu'alaihi wasallam, hingga ke zaman sekarang ini. Dan semua gangguan ini harus dihadapi dengan penuh kesabaran dan selalu mengharapkan pertolongan kepada Alloh Ta'ala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan tambahan lagi, ketika kita ingin berdakwah ke tengah masyarakat, yang dibutuhkan oleh mereka itu adalah amalan-amalan. Kebanyakan mereka tidak terlalu mementingkan dalil yang mendasarinya. Oleh karena itu, jika menghadapi masyarakat yang seperti ini, seorang da'i harus menonjolkan amalannya terlebih dahulu, seperti amalan ibadah, akhlak, dan mu'amalah. Namun, semua ini tidak boleh melupakan ilmu yang merupakan landasan dari suatu amalan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-732060982606544343?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/732060982606544343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/4-sifat-seorang-dai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/732060982606544343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/732060982606544343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/4-sifat-seorang-dai.html' title='4 Sifat Seorang Da&apos;i'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-8100567442521657875</id><published>2010-12-16T14:27:00.000+07:00</published><updated>2010-12-16T14:27:24.330+07:00</updated><title type='text'>Issue of Jogjakarta Speciality: A "Bug" in Democracy System</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Recently, the issue about the speciality of Jogjakarta became trend in press. This issue is triggered by President SBY's speech that pertained about the monarchy system in Jogjakarta which is inappropriate with the democracy system in Indonesia.&lt;br /&gt;There is an interesting thing that can be observed in this issue. If we analyze about the democracy system, we can make a conclusion that the core of this system is freedom and to respect all side. It's means that every people free to give their opinion, just like in country which deify democracy, USA. But, what happened in Jogjakarta is a paradox of the democracy application. In one side, the government want that democracy can be applied in Jogjakarta, so "ordinary men" will have an opportunity to become a leader (governor) in that province. But, on the other side, the government doesn't respect the opinion/eagerness of Jogja people who want the monarchy system, which is the opponent of democracy system, still be applied in framework of Jogjakarta speciality. Here, the democracy try to betray it's own principal, and become a what Indonesian call "senjata makan tuan". Therefore, we can make a question, "do democracy system, which try to respect/tolerate all group/side, will capable to tolerate one group, that is anti-democracy group?". This is the "bug" of democracy system.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;"Bug" is a weakness of a system, and this term is often used in computer system. A similar "bug" with a democracy system I also found in other system that have a spirit to tolerate, to respect, and to be friend with all group in society. In a religious system, there is a term "pluralism" that aimed to unified differences in the country with various religion, and various understanding and study of religion, just like Indonesia. However, I'm sure that this concept of pluralism will not tolerate to a group of people who argue pluralism. People who believe that there is only one religion is true. This is also the paradox of the pluralism concept and pointing that it's false. And I'm belonging to people who disagree with pluralism, because it's wrong. I believe that my religion(Islam) have regulate how we live with people with different religion, and it's different with the concept of pluralism that manifests recently.&lt;br /&gt;So, the conclusion of this writing is that in my opinion, both democracy and pluralism system is wrong.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-8100567442521657875?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/8100567442521657875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/issue-of-jogjakarta-speciality-bug-in.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8100567442521657875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8100567442521657875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/issue-of-jogjakarta-speciality-bug-in.html' title='Issue of Jogjakarta Speciality: A &quot;Bug&quot; in Democracy System'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-5651402068741036662</id><published>2010-12-14T06:10:00.000+07:00</published><updated>2010-12-14T06:10:37.811+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Keutamaan Puasa Asyura Dibarengi Hari Lainnya</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; font-weight: normal;"&gt;Penulis : Al Lajnah Ad  Daimah lil Buhuts al ‘Ilmiyyah wa al Ifta&lt;/span&gt; &lt;/h2&gt;Sebuah hadits Abu Qatadah Radiyyallahu Anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah  Sallallahu alaihi Sallam bersabda : "Aku berdo’a pada Allah bahwa puasa pada  hari Asyura dapat menebus dosa tahun yang lalu." Riwayat Imam Muslim,  Al-Jami'-Us-Sahih II/2602.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam  ditanya tentang puasa Asyura, maka beliau menjawab: "Ia menghapuskan dosa tahun  yang lalu." (HR. Muslim (1162), Ahmad 5/296, 297). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas menyatakan  : "Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa  pada suatu hari karena ingin mengejar keutamaannya selain hari ini (Asyura') dan  tidak pada suatu bulan selain bulan ini (maksudnya: Ramadhan)." (HR. al-Bukhari  (2006), Muslim (1132)). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda  : "Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah bulan Allah yang bernama  Muharram. (HR. Muslim,1163). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, "Abu Hurairah Radiyallahu Anhu  meriwayatkan Rasulullah Sallallahu alaihi wa Sallam bersabda : " Puasa yang  paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Muharam, sedang salat  yang paling utama sesudah salat fardlu adalah salat malam." HR Muslim  II/2611.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits disebutkan bahwa para sahabat berkata kepada  Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam : "Wahai Rasulullah! sesungguhnya  Asyura' itu hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani", maka Rasulullah  shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tahun depan insya Allah kita akan puasa  (juga) pada hari yang kesembilan." (HR. Muslim (1134) dari Ibnu  Abbas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dianjurkan bagi muslimin di hari Asyura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya :  Apakah wajib atas muslim untuk berpuasa di hari Asyura ( hari kesepuluh dari  bulan Muharram), dan apakah Zakat Fitri wajib (pada hari itu) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :  Telah disyariatkan untuk muslim untuk berpuasa pada hari Asyura (sebelumnya),  karena telah diwajibkan puasa di hari Asyura oleh Nabi Salallaahu ` Alayhi wa  Sallam. Akan tetapi, disaat (puasa Ramadhan) diwajibkan, maka bagi barangsiapa  yang ingin berpuasa ('Asyura) silakan berpuasa dan barangsiapa yang tidak ingin  menyukai maka tidak mengapa. Dan padanya (hari Asyura) tidak ada kewajiban Zakat  Al-Fitr (untuk dibayar) pada hari Asyura, sebagaimana ditetapkan (zakat fitrah  tersebut) atas `Ied al-Fitr selepas bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kepada Allahlah  seluruh pangkal kesuksesan, dan semoga Allah memberikan shalawat dan salam  kepada Muhammad Nabi kita (Salallaahu `Alayhi wa Sallam) dan keluarganya serta  sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta, Saudi  Arabia, Dewan Tetap Arab Saudi untuk riset-riset Ilmiyah dan Fatwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua  : Syaikh ' Abdul ' Aziz ibn Abdullah ibn Baz&lt;br /&gt;Wakil Ketua : Syaikh '  Abdur-Razzaq ' Afifi&lt;br /&gt;Anggota: Syaikh ' Abdullaah Ibn Ghudayyaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatawa  Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta, Saudi Arabia, Dewan Tetap  Arab Saudi untuk riset-riset Ilmiyah dan Fatwa, Jilid 10 hal 400, No.10962.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dinukil dari URL :  http://www.fatwa-online.com/fataawa/worship/fasting/fas009/0000405_1.htm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya  : Apakah diizinkan untuk berpuasa ' Asyura sehari saja (tgl 10 Muharam saja,  red) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Diperbolehkan untuk puasa hari Asyura. (hari kesepuluh  Muharram) satu hari saja, akan tetapi hal itu menjadi lebih baik untuk puasa  hari sebelumnya atau hari setelahnya juga dan ini adalah Sunnah yang diajarkan  Nabi (Salallaahu `Alaihi wa Sallam) yang bersabda : “Tahun depan insya Allah  kita akan puasa (juga) pada hari yang kesembilan." (hari Muharam), (Diriwayatkan  oleh Imam Muslim (1134) dari Ibnu Abbas, Imam Ahmad, Ibn Majah, Ibn Abi Syaibah,  At-Tahawi, Al-Baihaqi dan Al-Baghawi]. Ibn ' Abbas ( radliyallaahu ' anhumaa)  berkata : (bersama dengan hari yang kesepuluh (bulan  Muharram).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;("Berpuasalah pada hari Asyura' dan selisihilah orang-orang  Yahudi itu, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya." (Fathul Bari,  4/245), red) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kepada Allahlah seluruh pangkal kesuksesan, dan semoga  Allah memberikan shalawat dan salam kepada Muhammad Nabi kita (Salallaahu  `Alaihi wa Sallam) dan keluarganya serta sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Lajnah Ad Daimah  lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta, Saudi Arabia, Dewan Tetap Arab Saudi untuk  riset-riset Ilmiyah dan Fatwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua : Syaikh ' Abdul ' Aziz ibn Abdullah  ibn Baz&lt;br /&gt;Wakil Ketua : Syaikh ' Abdur-Razzaq ' Afifi&lt;br /&gt;Anggota: Syaikh '  Abdullaah Ibn Ghudayyaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dikutip dari terjemah Fatawa Al Lajnah Ad  Daimah lil Buhuts Al Ilmiyah wal Ifta, Saudi Arabia, Dewan Tetap Arab Saudi  untuk riset-riset Ilmiyah dan Fatwa, Jilid 10 hal 401, No.13700.  http://www.fatwa-online.com/fataawa/worship/fasting/fas009/0000405_2.htm)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: salafy.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-5651402068741036662?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/5651402068741036662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/keutamaan-puasa-asyura-dibarengi-hari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5651402068741036662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5651402068741036662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/keutamaan-puasa-asyura-dibarengi-hari.html' title='Keutamaan Puasa Asyura Dibarengi Hari Lainnya'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-8220224520594957453</id><published>2010-12-12T06:54:00.000+07:00</published><updated>2010-12-12T06:54:32.395+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Ketika Virus-Virus Futur Menyerang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai seorang muslim, kita perlu mengetahui bahwa yang bisa menyelamatkan kita di kehidupan akhirat kita hanya dua hal, yaitu aqidah shohihah dan amal sholih. Yang perlu kita lakukan di dunia ini adalah hanya selalu istiqomah di atas kedua hal tersebut. Namun, ada kalanya ketika kita sedang berusaha istiqomah, kita malah berbelok dari jalur keistiqomahan tersebut. Kita mundur dari apa yang kita pertahankan tersebut.Keadaan seperti ini dalam Islam diistilahkan dengan futur.&lt;br /&gt;Berikut ini saya ringkaskan hasil ta'lim kemarin sore bersama Al Ustadz Abu Hamzah hafidhohullohu, mengenai masalah futur ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Definisi Futur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Futur secara bahasa bisa diartikan terputus setelah terus menerus, pasif setelah aktir, kemunduran, dan kemalasan. Secara istilah artinya kemunduran kita dalam menjalankan perintah-perintah agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyebab Futur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Berlebih-lebihan dalam menjalankan perintah agama, hingga tidak memberikan kesempatan kepada tubuh untuk beristirahat, dan tidak memberikan hak-haknya. Hal ini akan menyebabkan kebosanan hingga akhirnya malah akan meninggalkan ibadah tersebut. Rosululloh sholallohu 'alaihi wasallam melarang umatnya untuk berlebih-lebihan dalam menjalankan ibadah.&lt;br /&gt;2. Berlebihan dalam mengkonsumsi hal mubah. Pada bagian ini, ustadz menerangkan contohnya adalah makan. Ketika kita berlebihan dalam makan, tubuh kita akan kekenyangan dan akan menyebabkan malas beribadah. Mungkin bisa juga tidur dijadikan sebagai contoh lain.&lt;br /&gt;3. Senang hidup menyendiri, dan menghindari berkumpul dengan orang lain, terutama orang-orang sholih. Ketika orang suka hidup menyendiri, tidak ada orang lain yang bisa dijadikan cermin, yang bisa dijadikan cambuk ketika imannya sedang down. Selain itu, syaiton selalu bersama orang yang sendirian. Jika ada teman, ketika amalan kita down, kita melihat kepada teman kita yang masih semangat, maka kita akan tercambuk untuk semangat kembali. Selain itu, ketika ada teman, kita bisa saling menasihati.&lt;br /&gt;4. Kurangnya mengingat kematian dan akhirat. Kita disibukkan dengan aktivitas duniawi, seperti bekerja, kuliah, dll. Hal ini akan menyebabkan kita lalai terhadap ibadah kita. Jika kita mengingat kematian, mengingat bahwa kita akan kembali ke tanah, kemudian akan ada hari perhitungan dan pembalasan, maka kita akan merasa takut akan hal itu dan akan semangat lagi untuk melaksanakan ibadah. Oleh karena itu, ustadz menyarankan agar kita sekali-kali membaca buku tentang kematian, tentang hari kiamat, di sela-sela aktivitas kita sehari-hari.&lt;br /&gt;5. Terlalu banyak melakukan hal yang sia-sia. Ini juga akan menyebabkan kemunduran kita dalam beribadah.&lt;br /&gt;6. Adanya makanan yang bersifat haram dan syubhat dalam tubuh kita. Makanan haram kita tahu, sedangkan makanan syubhat adalah makanan yang tidak jelas halal atau haram. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa Solusinya?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Solusinya tentu saja adalah lawan dari penyebab-penyebab itu. Kita harus senantiasa memperhatikan hak-hak tubuh kita agar tidak capek, kita tidak boleh berlebihan dalam hal-hal mubah, kita harus berkumpul bersama orang-orang sholih, harus sering mengingat kematian dan akhirat, menghindari perkara yang sia-sia, dan menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. &lt;br /&gt;Saya juga ingin memberikan solusi tambahan yang saya dapat dari pengalaman hidup sehari-hari saya. Pertama adalah ketika kita sedang lemah, paksakan saja diri kita untuk melaksanakan ibadah dan sebisa mungkin kita hindari maksiat, sebab iman itu bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan maksiat. Ketika kita memaksakan untuk beramal dan menghindari maksiat, iman kita akan bertambah, dan efeknya kita akan lebih semangat lagi dalam melakukan ibadah dan menjauhi maksiat, dan begitu seterusnya, seperti efek domino. Sedangkan solusi yang kedua, dikhususkan bagi para pemuda yang belum menikah, yaitu selalu mengingat surat AnNuur ayat 26: "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik". Jika kita ingin mendapatkan pasangan yang sholih/sholihah, buatlah diri kita menjadi sholih/sholihah dulu. Jika seorang pemuda mengingat ini, insyaAlloh ia akan semangat lagi ibadahnya..&lt;br /&gt;Selamat mengaplikasikan, semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-8220224520594957453?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/8220224520594957453/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/ketika-virus-virus-futur-menyerang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8220224520594957453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8220224520594957453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/ketika-virus-virus-futur-menyerang.html' title='Ketika Virus-Virus Futur Menyerang'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-7558955746113757464</id><published>2010-12-08T22:33:00.000+07:00</published><updated>2010-12-08T22:33:41.314+07:00</updated><title type='text'>Renungan Hari Ini</title><content type='html'>Ya Alloh, apa yang selama ini aku lakukan. Aku telah membuang-buang waktu, untuk sesuatu yang tak berguna. Padahal, seorang yang beriman tidak akan menyia-nyiakan waktunya. Adapun aku, tidak hanya disia-siakan waktuku, bahkan waktu itu aku buang ke tempat sampah, yang kotor.&lt;br /&gt;Waktu memang tidak bisa diputar lagi, apa yang telah dilalui tidak bisa diulangi. Lalu bagiamana aku harus menyikapi. Yang bisa kulakukan hanya memperbaiki waktu yang segera kujelang. Mulai dari saat ini juga.&lt;br /&gt;Yang perlu aku lakukan adalah memperbaiki diri. Karena iman bertambah dengan amal dan berkurang dengan maksiat.&lt;br /&gt;Ya Alloh, bimbinglah diriku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-7558955746113757464?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/7558955746113757464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/renungan-hari-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7558955746113757464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7558955746113757464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/renungan-hari-ini.html' title='Renungan Hari Ini'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-4163315792460843622</id><published>2010-12-04T06:19:00.000+07:00</published><updated>2010-12-04T06:19:03.936+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Demam Bulutangkis</title><content type='html'>Setelah event asian games 2010 selesai dengan hasil gemilang bagi pasangan Indonesia, Kido-Hendra, tanganku menjadi semakin gatal untuk memegang raket. Bagaimana tidak, melihat teknik memukul yang mereka lakukan, aku jadi ingin sekali untuk bisa melakukan itu. Oleh karena itu, aku menjadi semakin rajin latihan. Kemudian aku cari-cari referensi, baik berupa artikel, ebook, maupun video tentang teknik-teknik yang benar dalam bermain bulutangkis. Dan demamku ini semakin dikondisikan dengan semakin banyaknya temanku yang mulai menggemari olahraga pukul-memukul bulu ini.&lt;br /&gt;Sebenarnya bulutangkis bukanlah hal yang baru dalam hidupku. Aku sudah memegang raket sejak kelas 3 SD. Ini karena bapakku dan pamanku adalah penggemar bulutangkis, dan di belakang rumah ada lapangan bulutangkis yang rutin digunakan oleh warga di sekitar RT-ku untuk berlatih setiap malam minggu. Kondisi inilah yang membuat bulutangkis sangat familiar bagiku.&lt;br /&gt;Namun ketika SMA, aku mulai jarang bermain bulutangkis. Hal ini karena lapangannya sudah beralih fungsi, kemudian banyak para pemain bulutangkis di RT-ku sudah mulai uzur dan jarang bermain bulutangkis. Dan baru di bangku kuliah aku mulai aktif lagi.&lt;br /&gt;Bulutangkis dapat dikatakan merupakan olahraga raket dengan kecepatan tinggi. Hal ini karena shuttlecock tidak boleh menyentuh lantai lapangan selama pertandingan atau kita akan kehilangan point. Selain itu, kecepatan gerak dan reaksi/reflek pemain dalam mengantisipasi datangnya bola juga sangat penting, apalagi pada permainan ganda (lihat video di bawah). Hal inilah yang membuat bulutangkis sangat menarik bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="385" width="480"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/4D-PYBQQSZk?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/4D-PYBQQSZk?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-4163315792460843622?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/4163315792460843622/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/demam-bulutangkis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4163315792460843622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4163315792460843622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/12/demam-bulutangkis.html' title='Demam Bulutangkis'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-3715661107202573823</id><published>2010-11-02T21:08:00.003+07:00</published><updated>2010-11-02T21:08:50.031+07:00</updated><title type='text'>Macet: Hasil Observasi Tadi Siang</title><content type='html'>Seandainya pengguna mobil yang mengendarai mobilnya sendirian mau  mengalah dan sedikit mau berkorban, misal dengan memakai angkot atau  sepeda, insya Alloh kemacetan di kota-kota besar akan sedikit  terkurangi. Penjelasannya seperti ini, jika satu mobil dengan luas 6 m2,  dan ada 6 orang yang bepergian dengan mobil masing-masing, maka  kapasitas jalan yang digunakan sebanyak 36 m2. Seandainya 6 orang ini  mau mengorbankan gengsinya, dan mau menggunakan angkot, maka kapasitas  jalan yang digunakan berkurang menjadi hanya 6 m2. Lihatlah perbedaan  yang sangat signifikan ini. Seandainya di Bandung ini dalam seharinya  terdapat 1000 orang yang menggunakan mobil seorang diri, maka kapasitas  jalan yang digunakan adalah 6000 m2. Jika tiap angkot dapat mengangkut  10 orang, maka yang dibutuhkan hanya sebanyak 100 angkot, dan total  kapasitas jalan yang digunakan akan berkurang secara signifikan menjadi  hanya 600 m2. Dan tentu akan lebih kecil lagi jika semua orang ini  menggunakan sepeda. Dari perhitungan ini, saya yakin sepertinya penyebab  terbesar kemacetan di kota besar adalah orang-orang ini, orang-orang  yang karena gengsi atau alasan apapun berkendara dengan mobil seorang  diri dengan seenaknya. Oleh karena itu, saya gak suka sama orang yang  naik mobil sendirian. Buang-buang kapasitas jalan.﻿&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-3715661107202573823?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/3715661107202573823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/11/macet-hasil-observasi-tadi-siang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3715661107202573823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3715661107202573823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/11/macet-hasil-observasi-tadi-siang.html' title='Macet: Hasil Observasi Tadi Siang'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-3761639745536644351</id><published>2010-10-29T21:23:00.002+07:00</published><updated>2010-10-29T21:23:51.739+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Rekayasa'/><title type='text'>Mandulnya Riset Mahasiswa di Bidang Perminyakan di TM-ITB</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;{Tulisan ini merupakan  opini saya pribadi berdasarkan apa yang saya lihat. Mungkin ada hal yang  benar, mungkin pula ada yang tidak sesuai kenyataan. Jika ada yang  kurang sesuai, tulisan ini terbuka terhadap koreksi}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majunya  riset di suatu negara merupakan salah satu parameter keunggulan negara  tersebut, terutama di bidang pengetahuan. Riset juga bisa dijadikan  parameter keunggulan SDM dan tingkat pendidikan. Di Indonesia, lebih  khusus lagi di ITB, atau lebih tepatnya di Teknik Perminyakan, riset  belum dilaksanakan dengan optimal. Memang, selama ini banyak dilakukan  proyek-proyek yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan  minyak.Namun, proyek tentu saja tidak sama dengan riset. Dalam proyek,  metode atau teknologi yang digunakan biasanya yang sudah ada, sehingga  minim inovasi. Lalu bagaimana dengan TA yang dilakukan mahasiswa??  Meskipun ada TA yang bersifat riset, jumlahnya tidaklah banyak, ataupun  riset yang dilakukan dalam TA kurang intensif, sehingga TA-nya pun  kurang inovatif.&lt;br /&gt;Riset dapat didefinisikan sebagai "the search for  knowledge or as any systematic investigation, with an open mind, to  establish novel facts, usually using a scientific method."(Wikipedia).  Kata kuncinya adalah: systematic, novel, scientific method. Jadi riset  harus dilakukan secara sistematik, menghasilkan hal baru (inovasi), dan  berdasarkan metode saintifik.Ketika riset dilakukan dengan optimal, maka  akan diperoleh inovasi-inovasi yang orang lain belum memilikinya. Oleh  karena itu, riset dapat menuntun kepada suatu kemandirian, terutama di  bidang teknologi. Mungkin hal inilah yang membuat Indonesia masih  tergantung kepada bangsa lain di bidang teknologi, yaitu karena kurang  optimalnya riset di negeri ini, dalam kasus ini di bidang Teknik  Perminyakan di Indonesia.&lt;br /&gt;Terdapat berbagai penyebab mengapa riset di TM kurang optimal:&lt;br /&gt;1.  Mahasiswa kurang diberi dorongan untuk tertarik kepada riset. Mungkin  karena riset membutuhkan ketekunan dan waktu yang lama sehingga sedikit  mahasiswa yang tertarik untuk melakukannya. Selain itu, seseorang yang  ingin melakukan riset harus mau berkutat dengan buku referensi, jurnal,  makalah, dan referensi-referensi lain yang berkaitan dengan hal yang  akan diteliti. Kebanyakan mahasiswa kurang menyenangi hal ini. Mereka  lebih menyukai permasalahan-permasalahan praktis, yang mudah dikerjakan.&lt;br /&gt;2.  Peralatan pendukung riset tidak memenuhi syarat. Sebagai mahasiswa  TM-ITB, kita semua tahu lah kondisi lab AFR, lab Petro dan Lab lainnya.  Hal ini tentu saja akan menghambat suatu kegiatan penelitian. Siapa yang  harus bertanggung jawab terhadap semua ini??Tentu saja hal ini berbeda  jauh dengan yang ada di KFUPM (&lt;a href="http://www.kfupm.edu.sa/pet/pe_laboratories.htm" onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this), &amp;quot;982f4&amp;quot;, event);" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.kfupm.edu.sa/pet/pe_laboratories.htm&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;Mungkin  baru dua hal itu yang bisa saya identifikasi yang menjadi penyebab  kurang gregetnya kegiatan riset di TM-ITB. Semoga segera ditemukan  solusinya oleh pihak-pihak berwenang. ﻿&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-3761639745536644351?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/3761639745536644351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/10/mandulnya-riset-mahasiswa-di-bidang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3761639745536644351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3761639745536644351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/10/mandulnya-riset-mahasiswa-di-bidang.html' title='Mandulnya Riset Mahasiswa di Bidang Perminyakan di TM-ITB'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-5472754792539059021</id><published>2010-09-18T18:36:00.003+07:00</published><updated>2010-09-18T18:36:55.471+07:00</updated><title type='text'>Surat Khalid Ibnul Walid kepada Gubernur Kisra di Madain</title><content type='html'>Siapa yang tidak bergetar kaki-kakinya ketika membaca surat dari Sang Pedang Alloh ini...&lt;br /&gt;"Dari Khalid kepada para petinggi negeri Persia. Keselamatanlah bagi orang yang mau mengikuti petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amma ba'du&lt;br /&gt;Segala puji bagi Alloh yang telah menghancurkan kalian, mencabut kekuasaan kalian dan menghinakan tipu daya kalian. Sesungguhnya yang mengerjakan sholat seperti sholat kami, menghadap kiblat kami dan memakan sembelihan kami, maka dia telah dianggap sebagai seorang muslim, yang memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti kami.&lt;br /&gt;Jika sampai kepada kalian suratku ini maka segera kirimkan kepadaku upeti, kalian akan menjadi ahlu dzimmah di bawah perlindungan kami. Jika tidak, maka demi Alloh yang tiada Ilaah yang Haq disembah selain diriNya, aku pasti akan mengirim kepada kalian suatu kaum yang lebih mencintai kematian daripada kecintaan kalian kepada kehidupan."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-5472754792539059021?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/5472754792539059021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/09/surat-khalid-ibnul-walid-kepada.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5472754792539059021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5472754792539059021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/09/surat-khalid-ibnul-walid-kepada.html' title='Surat Khalid Ibnul Walid kepada Gubernur Kisra di Madain'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-5301725658487015063</id><published>2010-07-03T09:37:00.000+07:00</published><updated>2010-07-03T09:37:32.021+07:00</updated><title type='text'>Beware of Gas Explosion!!!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir-akhir ini, kasus ledakan gas semakin menjadi-jadi. Hal ini tentu saja membuat kita para pengguna tabung gas, terutama yang berukuran 3 kg menjadi was-was, sebab pada kasus ledakan gas yang selama ini terjadi, yang menjadi taruhan bukan hanya harta, tetapi juga nyawa. Untuk itu, kita perlu memperhatikan bagaimana kita menggunakan tabung gas tersebut, agar kejadian ledakan gas ini tidak menimpa kepada kita.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Yang paling penting, kita harus mengetahui bagaimana ledakan gas ini terjadi atau bagaimana mekanisme ledakan gas itu. Selama ini, yang diberitakan di media cetak atau media elektronik masih keliru mengenai ledakan gas ini. Yang diberitakan seakan-akan tabungnya yang meledak. Padahal kejadiannya tidak seperti itu. Menurut direktur Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi BPPT, Pak Arya Rezavidi, yang meledak bukanlah tabungnya, tetapi gas yang bocor dan terkumpul di ruangan yang tertutup kemudian terpicu oleh percikan api menjadi suatu ledakan. Adapun tabung gasnya, yang terjadi selama ini tidaklah mengalami ledakan (seperti yang sering terlihat di TV). Oleh karena itu, faktor-faktor yang berperan dalam peristiwa ledakan gas adalah: 1. adanya kebocoran gas, 2. Terkumpulnya/terkonsentrasinya gas dalam suatu ruangan tertutup tanpa adanya sirkulasi udara, 3. Adanya percikan api yang bisa menjadi pemicu.Setelah mengetahui mekanisme ledakan gas ini, maka kita bisa melakukan tindakan pencegahan pada tiga faktor yang telah teridentifikasi di atas.&lt;br /&gt;Pertama, mencegah terjadinya kebocoran gas. Menurut pak Arya lagi, pada sistem kompor gas yang ada sekarang, terdapat tiga titik yang paling berisiko menimbulkan kebocoran gas, yaitu katup antara tabung gas dan regulator, pada selang gas, dan pada sambungan antara selang dan kompor gas. Untuk itu, hal-hal yang bisa dilakukan antara lain: 1. Melakukan pemilihan dan pemeriksaan gas ketika membeli. Menurut saya, bagian dari tabung gas yang paling rawan menyebabkan kebocoran adalah pada katup tabung dan sambungan katup ke tabung. Pemeriksaan paling aman adalah dengan menggunakan air sabun. Jika terlihat ada gelembung-gelembung sabun yang membesar, hal ini menandakan adanya kebocoran gas. 2. Menggunakan regulator, selang, dan kompor yang memenuhi SNI. Hal ini lebih menjamin sistem kompor gas dari adanya kebocoran. 3. Melakukan pemasangan regulator dan kompor dengan seksama. &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, jika kebocoran gas telah terjadi, yang harus dilakukan adalah mencegah gas tersebut terkumpul dalam satu ruangan tertutup. Bagaimana cara mengetahui adanya kebocoran gas? Hidung kita merupakan suatu sensor yang sangat sensitif. Oleh karena itulah, maka gas elpiji diberi aroma yang khas (aslinya, gas elpiji tidak berbau). Jadi, jika di dapur kita tercium aroma gas elpiji yang khas, segera buka pintu dapur dan biarkan udara dari luar masuk. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya gas dalam konsentrasi tinggi di dalam ruangan, sebab gas inilah yang akan terbakar menghasilkan gas-gas H2O dan CO2 dan gas-gas buangan lain yang bervolume besar dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini diartikan sebagai ledakan.&lt;br /&gt;Ketiga, suatu ledakan dapat terjadi jika adanya pemicu. Pemicu ledakan adalah zat yang memiliki suhu di atas flash point gas elpiji, antara lain api dari korek, rokok, bunga api listrik dan benda-benda bersuhu tinggi lainnya. Untuk itu, jika terjadi kebocoran gas, jangan nyalakan api, rokok, ataupun obat nyamuk bakar. Selain itu, perhatikan instalasi listrik di rumah Anda. Jangan biarkan instalasi listrik di rumah Anda selalu memercikkan bunga api akibat pemasangan yang asal-asalan.&lt;br /&gt;Dan yang terakhir, adalah sikap kehati-hatian kita dalam menggunakan sistem kompor gas ini, sebab kebanyakan ledakan gas terjadi akibat human error. Selain itu, saya sangat menyarankan agar sosialisasi-sosialisasi semacam ini semakin banyak dilakukan kepada masyarakat, terutama mereka-mereka yang berada di desa yang kurang mengetahui tentang mekanisme kompor gas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-5301725658487015063?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/5301725658487015063/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/07/beware-of-gas-explosion.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5301725658487015063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5301725658487015063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/07/beware-of-gas-explosion.html' title='Beware of Gas Explosion!!!!!'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-1851050351464053150</id><published>2010-07-02T16:03:00.000+07:00</published><updated>2010-07-02T16:03:25.478+07:00</updated><title type='text'>The Power of The Poors</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semalam saya menyaksikan sebuah film dokumenter yang ditayangkan di TvOne. Film ini menceritakan tentang perjuangan rakyat Bangladesh untuk keluar dari jerat kemiskinan yang telah membelenggu mereka sejak puluhan tahun yang lalu. Seperti diketahui bersama, Bangladesh merupakan salah satu dari negara termiskin di dunia. Namun, akhir-akhir ini, perekonomian di negara ini mulai menggeliat dengan digulirkannya program kredit mikro bagi rakyat-rakyat miskin baik di kota maupun di pedesaan. Program inipun yang kemudian membawa tokohnya, yaitu Muhammad Yunus, untuk menerima hadiah Nobel di bidang perdamaian.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Geliat kegiatan ekonomi di kota Dhaka, ibukota Bangladesh, digambarkan jelas dalam dokumenter berdurasi sekitar 1 jam tersebut. Gedung-gedung tinggi yang berfungsi sebagai perkantoran dan pabrik mulai banyak dibangun. Kesibukan warga kota Dhaka di tiap pagi pun digambarkan dalam film tersebut, bagaimana mereka berpacu dengan waktu untuk tidak terlambat datang ke tempat kerja. Selain itu, ada pula kegiatan pabrik-pabrik garmen berskala kecil yang ternyata dapat menjadi tulang punggung perekonomian di negara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya, yang menjadi pusat perhatian dari film tersebut adalah dua hal. Yang pertama adalah semangat rakyat-rakyat miskin di Bangladesh untuk terlepas dari belenggu kemiskinan. Mereka yang berasal dari pedesaan datang berbondong-bondong ke kota Dhaka untuk mencari pekerjaan karena mereka tidak memiliki tanah di desa tempat mereka berasal. Mereka datang ke kota dengan membawa apapun yang mereka punya di desa dan untuk bekerja apa saja di kota. Ada yang menjadi penjual es krim, buruh di pabrik garmen, pedagang barang kebutuhan sehari-hari, dan pekerjaan-pekerjaan lainnya. Di antara mereka ada yang tidak puas dengan keadaan mereka sekarang berusaha untuk mengembangkan usaha mereka. Untuk mengembangkan usaha diperlukan modal, dan untuk mendapatkan modal dari bank disyaratkan adanya agunan untuk jaminan pengembalian dana. Namun, apa daya, kebanyakan dari orang-orang tersebut tidak memiliki barang untuk diagunkan sehingga pupuslah sudah harapan mereka untuk mendapatkan pinjaman dana dari bank. Salah satu dari mereka adalah seorang wanita berusia 22 tahun (saya lupa namanya) yang memiliki usaha berjualan sembako, seperti minyak goreng, sabun, makanan, dan barang-barang lain. Pada awalnya, usaha wanita itu bersama suaminya cukup lancar, tetapi ketika sang suami menderita sakit, uang hasil usahanya tersebut habis untuk berobat. Dan sekarang, tokonya pun sepi pembeli akibat sedikitnya barang yang bisa dijual. Untuk mengisi tokonya kembali, diperlukan modal yang tidak sedikit, yaitu sekitar 180 dolar, dan dia tidak bisa mendapatkan pinjaman dari bank karena tidak memiliki jaminan.&lt;br /&gt;Sebenarnya, semangat rakyat Bangladesh sangatlah tinggi untuk bekerja, hal ini karena di sana ada ungkapan bahwa jika kamu hidup di Dhaka, tidak ada yang akan menolongmu, jadi berusahalah sendiri. Namun sayang, semangat yang tinggi ini terkendala oleh masalah permodalan. Dan gayung pun bersambut dengan didirikannya sebuah NGO/LSM yang bernama BARC yang didirikan oleh mantan dirut perusahaan besar di Bangladesh (saya juga lupa namanya). LSM ini mendirikan sebuah bank yang memusatkan usahanya untuk memberikan pinjaman dana bagi orang miskin. Model pinjaman dana ini menurut saya termasuk revolusioner karena tidak memerlukan barang untuk diagunkan, tetapi mereka yang ingin meminjam dana harus memiliki orang lain yang bisa memberikan jaminan, yaitu ketika si peminjam dana tidak bisa memenuhi angsuran pengembalian, maka si penjamin inilah yang akan membantu mengangsurnya. Selain itu, bunga pinjamannya pun jauh lebih kecil dibanding bunga bank pada umumnya. Model pinjaman seperti ini yang menjadi pusat perhatian kedua dalam dokumenter ini.&lt;br /&gt;Semangat rakyat miskin Bangladesh dan model kegiatan pinjaman modal ala BARC inilah yang menjadi kekuatan Bangladesh untuk terlepas dari kungkungan kemiskinan yang menjerat mereka selama puluhan tahun dan inilah yang saya sebut The Power of The Poors. Seandainya hal ini terus dikembangkan, saya yakin Bangladesh akan terus mengalami kemajuan dan bukannya tidak mungkin, beberapa tahun lagi negara kita akan tertinggal dari Bangladesh. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kalau negara ini meniru model pengentasan kemiskinan yang dilakukan di Bangladesh ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-1851050351464053150?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/1851050351464053150/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/07/power-of-poors.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1851050351464053150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1851050351464053150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/07/power-of-poors.html' title='The Power of The Poors'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-6493903166605755158</id><published>2010-06-15T10:45:00.000+07:00</published><updated>2010-06-15T10:45:27.848+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><title type='text'>Cita-Citaku: Dari Arkeolog hingga Juragan Kambing</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Gantunglah cita-cita setinggi langit" merupakan suatu ungkapan yang sering dikatakan oleh seorang guru kepada murid-muridnya ataupun seorang ayah kepada anaknya, agar anak-anak itu menjadi bersemangat dalam hidup, memiliki tujuan, dan juga motivasi untuk meraih tujuan tersebut. Hidup ini tidak boleh hanya seperti air saja (saya sangat tidak setuju dengan pernyataan beberapa orang, "Hidup itu kayak air saja laah, let it flow"). Seseorang harus memiliki cita-cita. Dan karena saya adalah orang,saya pun memiliki cita-cita. Dan mungkin seperti orang kebanyakan, cita-cita saya pun berubah-ubah dari ketika masih kanak-kanak dulu hingga menjadi oom-oom seperti sekarang ini. Berikut ini adalah kronologi cita-cita saya yang berhasil saya ingat dan juga cerita yang ada di baliknya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu SD dulu, mungkin sekitar kelas 1 atau kelas 2, saya suka membaca buku-buku IPS, dan beberapa buku yang saya baca merupakan buku IPS dan sejarah untuk anak kelas 4 hingga 6 SD. Dan materi yang sangat saya sukai dalam buku itu adalah pada bab sejarah peradaban manusia, mulai dari masa prasejarah hingga zaman sejarah. Saya berulang-ulang membaca buku itu hingga beberapa istilah yang cukup asing untuk anak seusia saya waktu itu pun telah ada di dalam otak saya, seperti Sarkofagus, Trinil, Meganthropus Palaeojavanicus, Kudungga, hingga nama-nama prasasti. Karena kesukaan saya terhadap sejarah ini, saya waktu itu pun memiliki cita-cita untuk menjadi seorang arkeolog, hehehe, cita-cita yang sangat aneh untuk anak seusia saya, secara kebanyakan anak akan menjawab dokter, insinyur, polisi, dan profesi-profesi populer lainnya.&lt;br /&gt;Ketika kelas 5 atau kelas 6 SD, pengetahuan saya pun bertambah. Saya mulai suka membaca buku-buku astronomi. Saya mulai senang dengan hal-hal yang berbau kosmik. Dan karena efek dari buku itu, cita-cita saya pun berubah, yaitu ingin menjadi astronot, atau paling tidak bisa bekerja di NASA. Hohoho, kayaknya gak mungkin banget, tapi namanya juga cita-cita, sah-sah aja donk. &lt;br /&gt;Beranjak dewasa, wawasan saya mengenai dunia luar semakin bertambah, dan ini mempengaruhi cita-cita saya pula. Waktu awal-awal SMA, saya cukup terobsesi dengan orang-orang bergelar "Prof". Oleh karena itu, waktu itu cita-cita saya adalah menjadi seorang profesor. Kemudian, waktu kelas 2 SMA, kebiasaan saya waktu kecil dulu terulang, yaitu membaca buku-buku sejarah. Namun, buku sejarah yang kali ini suka saya baca bukan sejarah mengenai manusia purba dan kerajaan Hindu-Budha, melainkan buku-buku mengenai kemerdekaan bangsa Indonesia. Bukunya Pak Abubakar Lubis mengenai perlawanan mahasiswa Ika Daigaku Jakarta saya lahap. Bukunya Pak Tjokropranolo tentang biografi Jenderal Sudirman tuntas tidak sampai seminggu, padahal bukunya lumayan tebal. Bukunya Mayjen T.B. Simatupang yang berjudul "Laporan dari Banaran" sukses saya baca. Hingga buku-buku Pak A.H. Nasution yang berjudul "Sejarah Perang Kemerdekaan Indonesia", yang semuanya ada sekitar 8 jilid, semuanya habis saya baca. (akibat membaca buku pak Nasution ini, saya waktu itu sangat berkeinginan untuk membaca buku beliau lainnya yang berjudul "The Geurilla Warfare", tapi sampai saat ini tidak kesampaian). Dari buku-buku ini, saya pun menjadi familiar dengan tokoh-tokoh yang mungkin tidak dikenal oleh teman-teman saya (gak sombong), seperti Letkol dr. Eri Sudewo, Ibrahim Datuk Tan Malaka, Amir Syarifuddin, dll. Saya waktu itu pun sangat hafal mengenai kronologi peristiwa yang terjadi di bumi Indonesia ini antara tahun 1945-1949. Dan perlu diketahui, buku-buku ini di perpustakaan SMA-ku disimpan di lemari khusus, dan sepertinya sayalah peminjam pertama buku-buku itu, hehehe cukup bangga. Dampak lain dari buku-buku di atas adalah saya menjadi orang yang sangat berjiwa nasionalis. Sekadar cerita, pernah suatu hari (waktu SMA kelas 2) saya pergi ke warung di waktu&amp;nbsp; malam. Dalam perjalanan ke warung itu saya melewati kantor desa yang di depannya terdapat tiang bendera dengan bendera yang belum diturunkan. Menurut pengetahuan saya waktu itu, bendera merah-putih hanya boleh dikibarkan hingga matahari terbenam. Dengan gagah berani saya pun pulang membawa secarik kertas dan kemudian kembali lagi ke halaman kantor desa saya. Lalu saya turunkan bendera itu (tentunya sebelumnya hormat bendera dulu donk, hehehehe), saya lipat dengan rapi, lalu saya taruh di depan pintu kantor desa dengan meninggalkan secarik kertas di atasnya yang berisi tulisan "Pak, bendera merah putih hanya boleh dikibarkan hingga matahari terbenam. Tolong hormati bendera kita". Hwehehehehe, sepertinya tindakan saya cukup lebay, tapi itulah saya waktu itu yang sangat mengidolakan Jenderal Sudirman dan Jenderal Abdul Haris Nasution.&lt;br /&gt;Efek dari bacaan-bacaan saya di atas, saya pun mulai menyukai hal-hal berbau militer. Saya membaca buku mengenai teori perang milik Jenderal Von Clausewitz, saya membaca buku mengenai teori pertahanan negara, dan buku-buku militer lainnya. Ini pun membuat cita-cita saya menjadi sedikit frontal, yaitu pengen menjadi seorang Jenderal. Hahahahaha, ngeri kaleee. Dan cita-cita itu nyaris akan terwujud karena keluarga saya cukup mendukung saya untuk masuk Akabri. Namun, tidak disangka, tidak diduga, di kelas 3 SMA saya mendapat pencerahan yang membuat saya meninggalkan semua hal-hal konyol yang pernah saya lakukan di waktu kelas 2 SMA dulu. Dan ini pun mengubah cita-cita saya, menjadi "lurus-lurus saja", yaitu pengen jadi Insinyur. Dan bidang yang saya pilih adalah bidang perminyakan, dan ini cukup sesuai dengan realita. Di pertengahan masa kuliah, saya punya cita-cita lain, yaitu pengen jadi ahli geothermal yang ikut serta membangkitkan industri panas bumi di Indonesia. Ini karena kuliah panas bumi yang saya terima, baik dari geologi maupun dari TM. Sebenarnya, di masa-masa kuliah ini cita-cita saya cukup beragam sih, kadang-kadang pengen jadi dosen, kadang-kadang pengen langsung kerja, belum tentu lah, dan masih terus berubah-ubah. Dan akhir-akhir ini, karena pengaruh acara "Jendela Usaha" di TvOne, saya pun mempunyai cita-cita tambahan, yaitu pengen jadi Juragan Kambing, yang saya bayangkan sebagai seseorang dengan memakai kaos dalam berlengan, pake peci putih, pake sarung, pake sabuk warna hijau, di sampingnya ada gelas yang terbuat dari seng dan berisi teh, didampingi oleh pisang goreng, dan kemudian ada seseorang datang dan berkata kepada saya, "Pak Haji, itu ada yang pesen kambing 50 ekor, katanya sih mau buat stok daging kurban. Pak Haji mau jual berapa??". Hahahaha, ini namanya nikmatnya hidup, hahahaha..&lt;br /&gt;Itulah, seperti halnya hidup saya yang insyaAlloh masih akan berjalan, cita-cita saya pun akan terus berjalan, tapi belum saya ketahui, dia mau jalan ke mana....&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;NB: tulisan ini terinspirasi oleh hasil obrolan dengan teman-teman beberapa hari kemarin.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-6493903166605755158?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/6493903166605755158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/cita-citaku-dari-arkeolog-hingga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6493903166605755158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6493903166605755158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/cita-citaku-dari-arkeolog-hingga.html' title='Cita-Citaku: Dari Arkeolog hingga Juragan Kambing'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-6419823074729915337</id><published>2010-06-10T06:18:00.000+07:00</published><updated>2010-06-10T06:18:00.958+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Zuhud untuk Orang Kaya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Zuhud sering diartikan dengan sikap lebih mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. Artinya, orang yang zuhud akan mencurahkan sebagian besar perhatiannya untuk urusan akhirat, yaitu dengan ibadah dan taqorub kepada Alloh, sedangkan kehidupan dunia hanya secukupnya untuk menunjang ibadah. Oleh karena itu, sering orang membayangkan kalau orang zuhud (zahid) itu miskin, tidak punya harta, karena pekerjaannya tiap hari hanyalah ibadah. Kemudian timbul pertanyaan, bisakah orang yang kaya itu zuhud? Ustadz Mundzir hafidzohulloh pernah menerangkan hal ini dengan mengikut perkataan Imam Ahmad rohimahulloh. Beliau menceritakan bahwa Imam Ahmad rohimahulloh pernah ditanya tentang hal ini, dan beliau menjawab, "orang kaya bisa zuhud jika dia tidak menjadi senang ketika hartanya bertambah dan tidak sedih ketika hartanya berkurang". Jadi dia tidak memikirkan apa yang terjadi dengan hartanya, meskipun tentu saja dia tetap bersyukur dengan pemberian Alloh itu. Kemudian Ustadz juga memberi contoh ulama-ulama besar yang menjadi pedagang/pengusaha sukses, seperti Utsman bin Affan, Abdurrohman bin Auf, Imam Abdulloh ibnu Mubarok, dan Imam Malik bin Anas. Jadi, mau kaya, mau miskin, keadaan ini tidak akan menghalangi orang yang beriman untuk tetap zuhud dan mengutamakan apa yang akan dijumpainya kelak di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-6419823074729915337?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/6419823074729915337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/zuhud-untuk-orang-kaya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6419823074729915337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6419823074729915337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/zuhud-untuk-orang-kaya.html' title='Zuhud untuk Orang Kaya'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-3342825474903130465</id><published>2010-06-04T13:32:00.000+07:00</published><updated>2010-06-04T13:32:10.805+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><title type='text'>Tawas, Penghilang Bau Badan yang Alami</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tawas, atau dalam bahasa Inggrisnya disebut "Alum" adalah suatu kristal sulfat dari logam-logam seperti lithium, potassium, calcium, alumunium, dan logam-logam lainnya. Kristal tawas ini cukup mudah larut dalam air, dan kelarutannya berbeda-beda tergantung pada jenis logam dan suhu. Tawas telah dikenal sebagai flocculator yang berfungsi untuk menggumpalkan kotoran-kotoran pada proses penjernihan air. Selain itu, tawas juga digunakan sebagai deodorant, karena sifatnya antibakterinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan mengenai pemakaian larutan tawas sebagai deodorant alami. Resep ini saya dapatkan dari nenek saya. Lain halnya dengan deodorant-deodorant komersial yang ada sekarang ini, larutan tawas tidak berfungsi untuk mencegah keluarnya keringat. Dengan memakai tawas, keringat tetap saja keluar dari ketiak, tetapi tidak timbul bau khas ketiak yang aduhai. Jadi, walaupun basah, keteknya gak bau (hal ini sudah dibuktikan oleh penulis dengan cara mencium ketiaknya sendiri yang sedang penuh keringat, hehehehehe). Dan hal ini lebih saya sukai daripada deodorant komersial itu (baca: rexona), yang dalam iklannya menggembar-gemborkan bahwa dengan memakai r***na, ketiak tidak akan berkeringat walaupun habis lari-lari. Menurut saya, keringat yang keluar dari ketiak itu merupakan hal alami, dan tidak boleh dicegah karena bisa saja hal itu menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan, seperti halnya kalau kita menahan-nahan pipis. Biarkan saja keluar keringat itu, yang penting tidak bau. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, perlu diketahui bahwa tawas ini tidak memberi aroma yang wangi, tetapi memberi aroma tawar, alias tidak berbau&amp;nbsp; apa-apa. Dan ini lebih saya sukai dibanding aroma-aroma wangi yang lebay. Kalau ingin&amp;nbsp; wangi, bisa saja memakai parfum lain.&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana cara menyiapkan larutan tawas itu sehingga mudah dipakai. Saya memiliki cara sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Menyiapkan tawas yang sudah ditumbuk. Semakin kecil butiran tawasnya semakin baik, karena akan mempermudah proses pelarutan dalam air. Tawas sendiri bisa dengan mudah dibeli di pasar-pasar tradisional dengan harga yang terjangkau.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TAidUvnhciI/AAAAAAAAAOc/iOP_ASG80io/s1600/Image%28708%29.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TAidUvnhciI/AAAAAAAAAOc/iOP_ASG80io/s200/Image%28708%29.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;2. Siapkan botol semprot, misal seperti yang ada pada gambar di bawah ini. Bisa juga menggunakan botol-botol lain. Penggunaan botol ini bertujuan untuk memudahkan kita dalam menghantarkan si larutan tawas itu ke ketiak kita (seperti kita tau, ketiak kita berada pada posisi yang melawan gaya gravitasi, sehingga sulit dijangkau oleh cairan tanpa menyebabkan cairan itu muncrat ke mana-mana).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TAidHhW-pZI/AAAAAAAAAOU/8fwTDqERbmA/s1600/Image%28709%29.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TAidHhW-pZI/AAAAAAAAAOU/8fwTDqERbmA/s200/Image%28709%29.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Masukkan air tawar ke dalam botol semprot tersebut, bisa sampai penuh, bisa juga setengahnya, tergantung selera. Setelah itu, masukkan kristal tawas secukupnya ke dalam botol. Anda dapat menggunakan prinsip kelarutan untuk mengukur seberapa banyak tawas yang dibutuhkan, relatif terhadap jumlah air dalam botol. Jangan sampai tawas yang digunakan terlalu banyak karena akan membuat larutan di dalam botol menjadi "saturated" dan larutan "saturated" itu lebih berpotensi menimbulkan "scaling" di dalam sistem pompa botol semprot. &lt;br /&gt;4. Setelah ditutup, kemudian botol digoncang-goncangkan untuk lebih mempermudah terjadinya pelarutan. Bisa juga ditunggu beberapa waktu hingga semua tawas larut dan larutan tawas siap untuk digunakan. Larutan tawas ini bisa digunakan setelah mandi dengan cara menyemprotkannya ke ketiak dan bagian tubuh lain. InsyaAlloh, setelah disemprot dengan tawas, ketiak Anda akan tidak berbau sepanjang hari walaupun penuh keringat. Selamat mencoba. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-3342825474903130465?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/3342825474903130465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/tawas-penghilang-bau-badan-yang-alami.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3342825474903130465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3342825474903130465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/tawas-penghilang-bau-badan-yang-alami.html' title='Tawas, Penghilang Bau Badan yang Alami'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TAidUvnhciI/AAAAAAAAAOc/iOP_ASG80io/s72-c/Image%28708%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-687665055843705067</id><published>2010-06-03T12:55:00.000+07:00</published><updated>2010-06-03T12:55:25.410+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>What They Think is Beyond What People Think</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin saya melihat siaran berita di salah satu stasiun TV yang menayangkan komunikasi antara para relawan Gaza yang telah diselamatkan dan ada di Amman, Yordania, dengan keluarga mereka di tanah air. Ada satu hal menarik yang saya dapatkan ketika mengamati pembicaraan antara pembaca berita dengan sang relawan ataupun dengan keluarganya.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika si pembaca berita bertanya kepada relawan,"Setelah kejadian ini apakah Anda akan kembali lagi ke Gaza untuk menyalurkan bantuan lagi?", sang relawan menjawab,"InsyaAlloh, saya akan kembali lagi". Demikian pula ketika pembaca berita bertanya kepada keluarga relawan ini,"Apakah jika suami Anda ingin kembali menyalurkan bantuan lagi ke Gaza, Anda akan mengizinkannya?" maka keluarga relawan itu pun menjawab,"InsyaAlloh, saya izinkan".&lt;br /&gt;Sebagai orang biasa, saya tidak habis pikir, apa yang ada di dalam benak para relawan itu dan juga keluarganya, mengapa mereka begitu gigih untuk terus berusaha menyalurkan bantuan kepada rakyat Gaza, setelah tragedi yang berlangsung kemarin itu. Mungkin ini juga yang ada di pikiran si pembaca berita. Bisa jadi mereka heran atas jawaban sang relawan ataupun keluarganya ketika ditanya dengan hal demikian. Orang biasa tentunya akan berpikir berpuluh-puluh kali untuk kembali lagi ke dalam suasana penuh bahaya seperti itu, suasana mencekam ketika sekelompok pasukan khusus terjun dari helikopter dengan membawa senapan otomatis ke dalam kapal pengangkut bantuan kemanusiaan. Tapi itulah, para relawan itu bukan orang biasa. Mereka adalah orang yang luar biasa, begitu pun keluarga mereka.&lt;br /&gt;Lalu saya pun bertanya-tanya, mengapa mereka memiliki kegigihan yang luar biasa, hal apa yang membuat mereka tidak kenal kata menyerah untuk terus berusaha menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita di Gaza. Suatu perbuatan yang disertai kesadaran itu membutuhkan suatu motivasi. Dan tindakan besar itu pastilah disertai dengan motivasi yang besar pula. Lalu apa sih motivasi yang terbesar itu?? Jika motivasi para relawan itu adalah hal-hal yang berbau duniawi, tidak mungkin kegigihan mereka akan sebesar itu, karena taruhan mereka adalah nyawa. Jadi, yang paling mungkin mendorong mereka untuk mau mengorbankan nyawa demi saudara-saudara seiman di Gaza adalah keyakinan mereka. Mereka yakin bahwa apa yang dilakukan itu akan mereka petik di akhirat kelak, oleh karena itu kematian bukanlah penghalang bagi tekad mereka. Itulah motivasi terbesar dalam hidup ini, yaitu iman terhadap kehidupan di masa yang akan datang, hari akhirat. &lt;br /&gt;Dan motivasi semacam ini nampaknya telah mulai berkurang dari hati-hati muslimin di negeri ini (termasuk saya), sehingga saya pun sempat heran akan kegigihan para relawan itu untuk mau mengorbankan nyawa mereka. Semoga saya menjadi seorang yang diberi motivasi itu, sehingga saya menjadi orang yang tidak lagi silau dengan gemerlapnya kehidupan di dunia ini, dan mau mengorbankan segalanya demi kehidupan akhirat kelak. Ya Alloh, kuatkanlah tali iman di dalam hatiku, amiin...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-687665055843705067?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/687665055843705067/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/what-they-think-is-beyond-what-people.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/687665055843705067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/687665055843705067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/what-they-think-is-beyond-what-people.html' title='What They Think is Beyond What People Think'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-5898145805140796581</id><published>2010-06-02T10:26:00.000+07:00</published><updated>2010-06-02T10:26:37.727+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Prihatin Atas Serangan Orang Yahudi, Prihatin Juga dengan Tanggapan Sebagian Kaum Muslimin Terhadapnya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari terakhir ini, media cetak maupun elektronik tidak kosong dari berita mengenai penyerangan orang yahudi (Israel) terhadap kapal pengangkut bantuan kemanusiaan yang akan menuju jalur Gaza. Sebagai seorang muslim, tentu saja saya sangat prihatin dengan kejadian ini karena kapal itu sendiri ditujukan bagi saudara-saudara saya sesama muslim yang ada di Gaza. Keprihatinan juga saya tujukan bagi para relawan yang tewas tertembak&amp;nbsp; oleh tentara yahudi la'natullohi 'alaihi yang setahu saya sebagian besar relawan yang tewas itu adalah muslim dari Turki. Selain prihatin, saya pun mengecam, mengutuk, dan melaknat tindakan biadab yang dilakukan orang-orang yahudi itu. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, ada satu hal yang lebih saya prihatinkan, yaitu tentang tanggapan sebagian muslimin atas kejadian ini. Mereka menganggap bahwa apa yang terjadi di jalur Gaza ini bukan&amp;nbsp; mengenai masalah agama, tapi sudah menjadi tragedi kemanusiaan (humanisme). Saya sendiri bingung, apa sebenarnya yang mereka inginkan dengan pernyataan ini. Apakah yang mereka maksud adalah jika orang yahudi kemudian tidak lagi melakukan konflik dengan Muslimin Palestina dan tidak lagi menjajah rakyat Palestina berarti kita boleh untuk berwala'(berloyalitas) dengan mereka (yahudi), lalu kita mencintai mereka sebagaimana kita mencintai sesama muslim? Demi Alloh, apa yang terjadi antara yahudi dan muslimin itu adalah karena agama, bukan kemanusiaan, kenegaraan, ras, bangsa, ekonomi, teknologi, dan hal-hal lainnya. Hal-hal lainnya hanya menjadi penghias konflik saja. Ini adalah permasalahan agama, karena Alloh sudah menyatakan dalam Al Quran, Surat Al Maidah: 82 " Sesungguhnya kamu akan dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman adalah orang-orang yahudi dan orang-orang musyrik", kemudian di dalam Surat Al Baqoroh: 120 "Orang-orang yahudi dan nasrani sekali-kali tidak akan rela kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka".&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Alloh telah mengutuk orang yahudi dalam beberapa ayatNya, disebabkan kekafiran orang yahudi terhadap perintah Alloh. Mereka menentang perintah Alloh, menyiksa dan membunuh para utusan Alloh, mengubah-ubah ayat Alloh, tidak mau mengakui Muhammad Sholallohu'alaihi wasallam sebagai Rosululloh padahal mereka mengetahuinya, dan masih banyak kebejatan-kebejatan lain yang kita lakukan. Dan jika Alloh telah mengutuk mereka sebegitu kerasnya, sebagai muslimin sudah sepatutnya kita mengutuk mereka pula, dan tidak berwala' dengan mereka, bagaimanapun keadaannya, apakah mereka terlihat jahat ataupun baik, sebab kita tidak tahu apa yang sebenarnya mereka sembunyikan di dalam hati mereka, dan Alloh Maha Mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka, dan itu sudah Alloh beritahukan kepada kita dalam ayat-ayatNya yang mulia. &lt;br /&gt;Saya mengkhawatirkan bahwa jika konflik antara yahudi dan muslimin di Palestina sudah dianggap sebagai konflik kemanusiaan, bukan konflik agama lagi, hal ini akan sesuai dengan kampanye-kampanye orang JIL(Jaringan Islam Liberal atau Jaringan Iblis La'natullohi 'alaihi), yang menganggap bahwa tiga agama samawi itu sama saja. Sehingga seandainya konflik ini berakhir dan terjadi perjanjian damai (dan saya yakin konflik antara yahudi dan muslimin tidak akan pernah berakhir hingga Nabi Isa 'alaihissalam turun), seakan-akan semuanya bisa kembali tenang, dan antara Muslimin dan yahudi bisa hidup dengan rukun, damai, saling mencintai, seakan-akan tidak ada batas di antara mereka. Wal'iyadzubillah.. Apakah mereka lupa dengan ayat-ayat Alloh yang menyatakan kebencian yahudi kepada muslimin??? Jika kemudian orang-orang muslim sudah menganggap ketiga agama samawi itu sama, saya khawatir orang muslim akan masuk ke dalam perangkap orang yahudi. &lt;br /&gt;Sudah sepatutnya, sebagai seorang muslim kita kembali kepada ayat-ayat Alloh dan Sunnah-sunnah Rosululloh ketika menghadapi fitnah seperti ini. Kita buang semua akal pikiran, perasaan, dan prasangka yang bertentangan dengan ayat-ayat Alloh. Dan jauhkanlah diri kita dari fitnah-fitnah orang berpaham liberal yang menganggap bahwa Islam, nasrani, dan yahudi itu sama saja karena merupakan agama samawi, wal'iyadzubillah.. Semoga Alloh menyelamatkan kaum muslimin dan menghancurkan yahudi. Amiin.....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-5898145805140796581?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/5898145805140796581/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/prihatin-atas-serangan-orang-yahudi.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5898145805140796581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5898145805140796581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/06/prihatin-atas-serangan-orang-yahudi.html' title='Prihatin Atas Serangan Orang Yahudi, Prihatin Juga dengan Tanggapan Sebagian Kaum Muslimin Terhadapnya'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-7242594469254095125</id><published>2010-05-31T14:04:00.000+07:00</published><updated>2010-05-31T14:04:49.405+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Ketika Budi Tak Berbalas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika kita membantu atau melakukan sesuatu hal baik untuk orang lain (misal dengan memberi sesuatu, meminjamkan uang, dan hal-hal baik lainnya) kadang-kadang kita secara implisit berharap agar perbuatan kita ini suatu saat akan kembali kepada kita. Tentu kita akan sangat gembira jika kita mendapat balasan yang baik tidak lama setelah kita melakukan kebaikan bagi orang lain. Namun bagaimana kiranya jika kebaikan kita ini ternyata tidak langsung dibalas, bahkan cuma dianggap angin lalu bagi orang yang kita tolong?? Tentu hal ini akan membuat kita kecewa, sedih, ataupun perasaan-perasaan tidak mengenakkan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika itu terjadi, apakah berarti kita harus berhenti untuk berbuat baik untuk teman-teman atau saudara kita? Tidak, itu tidak boleh menghentikan aksi kita. Meskipun muncul perasaan seakan-akan apa yang kita lakukan itu tidak dianggap oleh teman kita kita perlu mengabaikan perasaan-perasaan itu. Lalu bagaimana agar kita tetap termotivasi untuk terus berbuat baik bagi saudara-saudara kita? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang pertama harus kita tekankan pada diri kita adalah kita harus selalu mengikhlaskan niat kita untuk membantu itu karena Alloh, dan kita harus selalu berharap bahwa yang akan membalas perbuatan kita ini hanya Alloh semata. Jangan kita berharap mendapat balasan dari orang lain, karena hal itu tidak pasti terjadi. Dan jika terjadi, itu karena kehendak Alloh. Yang kedua, kita harus mengambil contoh dari para shahabat Rosululloh. Mereka memiliki suatu akhlak mulia yang disebut "itsar", yaitu mengutamakan orang lain dibandingkan diri sendiri. Hal ini terlihat pada hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim, dari Abu Hurairoh, dia berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;" Datang seorang pria menemui Rosululloh sholallohu'alaihi wasallam dan berkata:" Saya sedang susah", Kemudian Nabi sholallohu'alaihi wasallam mengutus kepada salah seorang istri beliau, kemudian ia berkata,"Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, yang kupunya hanyalah air putih." Kemudian beliau mengutus kepada istri yang lainnya, maka ia pun mengatakan seperti yang dikatakan istri yang pertama. sampai istri beliau seluruhnya mengatakan seperti itu:"Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, yang kupunya hanyalah air putih."&amp;nbsp; Setelah itu Nabi sholallohu'alaihi wasallam bersabda, " Siapa yang akan menjamu orang ini nanti malam?" Salah seorang dari Anshor menyahut: "Saya wahai Rosululloh!" Kemudian ia bawa orang ini menuju kendaraannya. Ia katakan kepada istrinya:"Muliakan tamu Rosululloh sholallohu'alaihi wasallam!" Dalam sebuah riwayat, ia berkata kepada istrinya:"Apakah kamu mempunyai sesuatu?" Istrinya menjawab:"Tidak, kecuali makanan pokok anak-anak kita." Kata si suami:"Sibukkan mereka dengan sesuatu. Kalau mereka menginginkan makan mala, tidurkanlah mereka. Kemudian jika tamu kita telah masuk, matikanlah lampu dan perlihatkan kepada mereka seolah-olah kita sedang makan." Kemudian mereka duduk dan tamu itu pun menyantap makanannya. Pasangan suamu istri itu sendiri bermalam dalam keadaan lapar. Ketika pagi menjelang, sahabat ini menemui Rosululloh sholallohu'alaihi wasallam, dan beliau bersabda:"Sungguh Alloh merasa takjub terhadap perbuatan kalian berdua kepada tamu kaliah tadi malam". Dari hadits tersebut, tampak sekali bagaimana akhlak shahabat tersebut, yang rela membantu saudaranya hingga mengorbankan dirinya dan keluarganya (untuk merasa lapar semalaman). Mungkin kita belum sampai pada taraf itu, tetapi paling tidak kita bisa meniru semangat shahabat Anshor tersebut yang rela membantu tanpa pamrih, dengan hanya mengharap balasan dari Alloh, sehingga Alloh pun takjub pada perbuatannya. Dan yang terakhir, kita harus memiliki keyakinan bahwa mengutamakan orang lain itulah yang akan menyelesaikan permasalahan kehidupan bangsa kita. Saya sendiri yakin bahwa kerusakan-kerusakan yang timbul di bangsa ini salah satunya karena orang cenderung egois, lebih mementingkan kepentingan dirinya sendiri. Terjadi rebutan sembako, kemacetan jalan, rebutan tiket kereta api, tidak adanya kebudayaan antre, semua itu terjadi karena keegoisan masing-masing orang. Dan saya yakin, semua itu tidak akan terjadi jika masing-masing kita lebih mementingkan saudara kita, lebih menghargai saudara kita. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pokoknya, do something for other people lah, mirip kayak judul blog temen "berbagi untuk sesama", hehehehe...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-7242594469254095125?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/7242594469254095125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/ketika-budi-tak-berbalas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7242594469254095125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7242594469254095125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/ketika-budi-tak-berbalas.html' title='Ketika Budi Tak Berbalas'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-1801919916784058811</id><published>2010-05-31T13:50:00.000+07:00</published><updated>2010-05-31T13:50:02.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><title type='text'>Wadah Minum Baru</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TANbr7NSwlI/AAAAAAAAAOM/8dzuiI-V7pI/s1600/Tempat+Minum+Saya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TANbr7NSwlI/AAAAAAAAAOM/8dzuiI-V7pI/s400/Tempat+Minum+Saya.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gambar di atas memperlihatkan wadah-wadah minuman saya dari masa ke masa. Tapi ini bukan iklan, walaupun ada salah satu merk teh terkenal dalam foto ini. Merek teh itu hanya teh kegemaran saya, karena rasanya yang sangat enak, agak-agak sepet gitu, trus aroma melatinya begitu wangi (loh..loh.. kok malah ngiklan??). &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baik, kembali ke pokok permasalahan, jadi hal yang bisa diceritakan dari foto ini adalah syahdan dua hari yang lalu saya membeli wadah minum yang baru untuk menggantikan atau melengkapi koleksi wadah minuman teh saya yang telah ada sebelumnya. Cangkir yang paling kiri merupakan cangkir teh pertama saya, kemudian disusul dengan gelas plastik berwarna biru yang ada di tengah yang saya beli jauh-jauh di Jakarta (waktu KP). Kemudian, dengan beberapa pertimbangan, seperti nafsu minum teh saya yang makin membesar dan juga alasan ekonomi (penjelasannya menyusul), saya pun memutuskan untuk membeli wadah minuman yang baru, yaitu si gelas plastik Lion Star Guedhem yang ada di sisi paling kanan. Dengan gelas plastik ini, saya dapat membuat teh dengan kapasitas dua kali dari wadah teh sebelumnya, dan ini tentu saja sangat menghemat waktu dan tenaga, jadi tidak perlu bikin beberapa kali.&lt;br /&gt;Kemudian, ditinjau dari sisi ekonomi adalah sebagai berikut. Untuk beberapa hari ke depan, saya akan disibukkan dengan kegiatan ngelab di kampus. Dan saya jika ada kegiatan di kampus paling tidak membawa satu botol minuman sebagai bekal, biasanya sih Nu Green Tea. Sekarang jika diitung-itung dari segi ekonominya, dengan asumsi sebagai berikut:&lt;br /&gt;Jika dalam seminggu ada tiga kali beli Nu Green Tea, maka dalam satu minggu ongkos untuk membeli Nu Green Tea adalah 3xRp 4.000 = Rp 12.000,-, maka dalam sebulan adalah Rp 48.000,-, dan dalam satu tahun adalah Rp 576.000,-.&lt;br /&gt;Dengan membeli gelas Jumbo ini, maka untuk memenuhi kebutuhan minumanku, diperlukan biaya dengan rincian sebagai berikut:&lt;br /&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Harga gelas jumbo&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Rp 15.000,-&lt;br /&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Biaya teh/bulan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Rp 6.000,-&lt;br /&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Biaya gula/bulan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Rp 12.000,-&lt;br /&gt;-&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Biaya air&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Asumsi gratis..&lt;br /&gt;Maka total biaya per bulan untuk kebutuhan minumanku adalah sebesar Rp 18.000,-, atau per tahun adalah Rp 216.000,-. Jika ditambah dengan investasi untuk membeli gelas Jumbo, maka biaya untuk satu tahun adalah Rp 231.000,-. Dari sini penghematan yang bisa dilakukan adalah sebesar Rp 345.000,-, woow, lebih dari 50%. Maka dapat disimpulkan bahwa proyek pengadaan gelas Jumbo ini adalah proyek yang menguntungkan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-1801919916784058811?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/1801919916784058811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/wadah-minum-baru.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1801919916784058811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1801919916784058811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/wadah-minum-baru.html' title='Wadah Minum Baru'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/TANbr7NSwlI/AAAAAAAAAOM/8dzuiI-V7pI/s72-c/Tempat+Minum+Saya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-4082319105082992886</id><published>2010-05-28T10:05:00.003+07:00</published><updated>2010-05-28T10:14:13.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Jasa Mereka yang Sering Terlupakan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sekeliling kita terdapat banyak orang dengan profesi/pekerjaan yang sering kurang kita hargai. Kebanyakan dari kita menganggap remeh orang-orang tersebut dan menganggap mereka sebagai orang "rendah". Padahal, apa yang mereka kerjakan itu merupakan suatu pekerjaan mulia, pekerjaan yang sangat penting, yang apabila tidak dikerjakan akan menyebabkan kehidupan ini menjadi tidak berjalan dengan baik, tidak nyaman, tidak harmonis, kacau balau. Berikut ini beberapa contoh profesi yang berhasil saya temukan..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Bapak pengangkut sampah&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_8xdXYnP5I/AAAAAAAAANs/dQOABWubFss/s1600/tukang-sampah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_8xdXYnP5I/AAAAAAAAANs/dQOABWubFss/s320/tukang-sampah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Yaitu bapak-bapak yang pekerjaannya mengangkut sampah dari rumah ke rumah menggunakan gerobak. Sampah merupakan suatu barang yang sudah kita buang karena tidak berguna. Dan kriteria sampah di kota Bandung ini sebagian besar adalah sampah organik, dan sampah organik ini adalah sampah yang bisa membusuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap. Sampah yang kalian sendiri jijik untuk melihat, apalagi sampai menyentuh dan mengaduk-aduknya. Alhamdulillah, masih ada orang yang berbesar hati mau mengurus dan mengangkut sampah-sampah ini. Bayangkan jika sampah yang membusuk ini bertumpuk di rumah kita akibat Bapak-bapak itu tidak mengambilnya. Tentu akan sangat mengganggu dan juga berbahaya akibat bakteri yang menumpuk di dalam sampah tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Cleaning service&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_8yNkPR0AI/AAAAAAAAAN0/-FGgxhYMbfM/s1600/cleaning+service.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_8yNkPR0AI/AAAAAAAAAN0/-FGgxhYMbfM/s200/cleaning+service.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Cleaning service ini mungkin bisa disamakan dengan office boy (OB). Pekerjaan mereka antara lain membersihkan ruang perkantoran, lobi, hingga ke toilet. Bayangkan apabila di dunia ini tidak ada lagi orang yang mau jadi cleaning service. Ruangan kantor akan penuh debu, WC akan sangat berbau (tidak wangi lagi), kotoran ada di mana-mana, bau pesing di mana-mana... Pokoknya kacau. Alhamdulillah ada cleaning service yang bekerja membersihkan itu semua.&lt;br /&gt;3. Tukang parkir&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_8yjgLxJ1I/AAAAAAAAAN8/-6T7nGC-v04/s1600/tukang+parkir.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_8yjgLxJ1I/AAAAAAAAAN8/-6T7nGC-v04/s200/tukang+parkir.jpg" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Di depan gedung-gedung, di belakang kampus, di depan pasar, dan di tempat-tempat lain, sering terlihat mamang-mamang dengan seragam (seringnya) warna oranye, dengan priwitan di tangan. Dengan penuh tanggung jawab, mereka membantu (terutama) para pemilik mobil untuk menempatkan mobilnya dengan aman. Bayangkan kalau gak ada tukang parkir, misalnya di belakang ITB, akan seperti apa jadinya. Mobil akan tidak beraturan, parkir seenaknya. Jalan bisa jadi macet, dan kekacauan-kekacauan lainnya. Terima kasih mamang tukang parkir. &lt;br /&gt;4. Pengatur jalan tak resmi (pak ogah)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang ini belakangan sering terlihat di pertigaan jalan tamansari-dayang sumbi, (lagi-lagi) di belakang ITB. Sekumpulan anak muda yang membantu para pengguna jalan untuk bergantian melintasi pertigaan itu secara teratur. Tugas ini sebenarnya adalah tugas pak polisi lalu lintas. Tapi dengan banyaknya jaringan jalan di Bandung ini dibandingkan dengan jumlah polisi lalu lintas yang ada, saya yakin jumlah polisi ini sangatlah tidak mencukupi. Jadi keberadaan "pak ogah" ini sangatlah membantu pekerjaan polisi. Saya kadang-kadang sering prihatin melihat ada pengguna jalan yang tidak mau patuh dengan pengaturan mereka ini (misalnya main selonong aja, padahal sedang distop). Mereka sebagai pak ogah (saya lihat) tidak memaksa untuk meminta uang balas jasa. Jika ada yang ngasih ya diterima, kalau gak ngasih juga gak papa. Saya cukup salut kalau ada pengguna jalan yang sukarela memberikan sekadar receh kepada mereka.. Mungkin pekerjaan yang mirip-mirip dengan ini adalah pekerjaan penjaga perlintasan kereta tak resmi.. Pokoknya salut deh dengan keikhlasan mereka..&lt;br /&gt;5. Tukang sapu jalanan&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_8y0leCglI/AAAAAAAAAOE/AuGmmUlSZvg/s1600/Tukang+sapu.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_8y0leCglI/AAAAAAAAAOE/AuGmmUlSZvg/s200/Tukang+sapu.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Tugas mereka adalah membersihkan jalan-jalan dan trotoar di Bandung ini dari sampah-sampah dan dedaunan yang berserakan di sana-sini. Bayangkan kalau gak ada yang mau mengerjakan pekerjaan ini. Jalanan akan dipenuhi oleh daun-daun dan sampah-sampah sehingga menjadi tidak nyaman lagi untuk dilalui.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentu saja masih banyak pekerjaan-pekerjaan lainnya....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bisa membayangkan apa jadinya dunia ini kalau orang-orang ini mogok, tidak mau mengerjakan pekerjaan mereka lagi. Sampah berserakan di mana-mana, jalan di belakang ITB akan macet berjam-jam, WC-WC akan penuh kotoran dan tidak menjadi tempat yang nyaman lagi untuk "bersemedi", dan kekacauan-kekacauan lagi. Sebagai manusia, kita tidak boleh membeda-bedakan dalam menghormati orang. Janganlah kita di hadapan atasan kita begitu hormat, tapi kepada mereka yang jasanya sering kita lupakan sering memandang sebelah mata. Sudah saatnya kita lebih menghargai dan mengapresiasi mereka dan apa yang mereka kerjakan..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-4082319105082992886?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/4082319105082992886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/jasa-mereka-yang-terlupakan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4082319105082992886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4082319105082992886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/jasa-mereka-yang-terlupakan.html' title='Jasa Mereka yang Sering Terlupakan'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_8xdXYnP5I/AAAAAAAAANs/dQOABWubFss/s72-c/tukang-sampah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-2955303549749815317</id><published>2010-05-26T09:21:00.000+07:00</published><updated>2010-05-26T09:21:27.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Rekayasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkuliahan'/><title type='text'>Perlunya Kuliah Optimisasi Bagi Mahasiswa TM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Optimization merupakan suatu istilah dalam bahasa Inggris yang berarti penentuan suatu nilai parameter untuk memaksimalkan/meminimalkan nilai suatu fungsi tujuan (objective function). Saya belum menemukan padanan kata yang tepat untuk istilah optimization ini. Saya masih bingung, istilah mana yang lebih pas, apakah optimasi, optimisasi, atau optimalisasi. Tapi jika dianalogikan dengan istilah organization yang diserap menjadi organisasi, istilah optimization lebih pas untuk diserap sebagai istilah optimisasi. Optimisasi ini merupakan makanan sehari-hari seorang insinyur, apapun bidangnya. Optimisasi dilakukan ketika adanya batasan-batasan yang dijumpai oleh seorang insinyur ketika akan memaksimalkan manfaat yang bisa didapat dari sistem yang dimilikinya. Sebagai contoh, seorang insinyur dihadapkan dengan suatu mobil yang memiliki spesifikasi tertentu. Mobil ini akan digunakan untuk memindahkan sejumlah barang. Sang insinyur diperintahkan untuk menentukan, berapa kecepatan mobil, jumlah barang yang diangkut sekali jalan, dan berapa kali barang harus diangkut, agar menghasilkan pengeluaran bensin yang paling kecil, atau mungkin untuk menghasilkan biaya yang paling kecil. Kecepatan mobil, kapasitas mobil, dan biaya tentunya terbatas. Proses penentuan parameter berupa penentuan kecepatan mobil yang diinginkan dsb disebut sebagai optimisasi. Pengeluaran bensin atau biaya pengangkutan disebut sebagai fungsi tujuan (objective function), dan parameter yang menghasilkan fungsi tujuan minimum/maksimum disebut parameter optimum. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Permasalahan yang digambarkan di atas merupakan contoh proses optimisasi yang sesungguhnya. Namun, yang sering saya lihat di jurusan saya, apa yang sering disebut sebagai optimisasi adalah seperti apa yang digambarkan oleh Boris Guyaguler dalam disertasinya, yaitu "the act of manually trying several things and picking the best" (saya langsung kepikiran untuk menulis artikel ini setelah membaca pernyataan Pak Boris tersebut). Dan dia mengatakan bahwa penggunaan istilah optimisasi untuk hal tersebut adalah "misused". Dari beberapa hasil pekerjaan mahasiswa yang pernah saya lihat (misal tugas akhir, tugas kuliah, dsb), optimisasi yang dilakukan tidak lebih dari sekadar membuat beberapa skenario, kemudian di-uji coba, dan hasil yang paling besar dari skenario-skenario yang dibuat disebut sebagai skenario optimum. Misal dalam pengembangan suatu lapangan, dibuat dulu skenario A, B, C, dst, setelah itu tiap skenario disimulasikan menggunakan simulator dan dengan memasukkan model ekonomi, dipilihlah skenario dengan NPV terbesar. Ini sebenarnya tidak terlalu salah, tetapi kurang mencakup, kurang holistik, dan kurang memuaskan. Seseorang yang punya rasa keingintahuan tinggi tentu akan merasa bahwa ada yang tidak pas dengan proses tersebut. Mereka tentu ingin mengetahui suatu proses optimisasi yang lebih sistematis, dan lebih bisa dipertanggungjawabkan secara sistematis, bukan semata-mata hanya intuitif. &lt;br /&gt;Oleh karena itu, menurut saya, suatu mata kuliah yang disebut kuliah Optimisasi (TM31xx) perlu dibuka untuk mahasiswa-mahasiswa TM untuk menghindari ketidakpasan dalam menerapkan optimisasi dan membuka wawasan mereka tentang metode-metode optimisasi yang saat ini telah sangat canggih dan terus berkembang pesat. Kuliah ini tentu saja akan berkutat pada teori optimisasi dari yang paling sederhana (misal program linear), hingga yang paling "up to date" (misal genetic algorithm, simulated annealing, multivariate optimization dsb). Mahasiswa juga akan diperkenalkan pada penerapan metode-metode optimisasi ini dalam penyelesaian masalah di lapangan, seperti optimisasi perangkat produksi (seperti diameter tubing, diameter choke, tekanan separator), optimisasi peletakan sumur (seperti TA yang akan saya kerjakan), optimisasi parameter pemboran (rpm, WOB, densitas lumpur, dsb), dan permasalahan lain di lapangan. &lt;br /&gt;Pada suatu ketika, saat kuliah EOR, dosen saya, Mas Septo pernah bercerita kalau beliau selain mengajar EOR juga mengajar kuliah Optimisasi (tapi gak tau tuh ngajarnya di mana, apa di S2 atau di LN, gak tau). Mungkin kalau kuliah ini mau dibuka, boleh juga tuh Mas Septo jadi dosennya. Atau jika Alloh mengizinkan saya menjadi seorang pengajar, saya insyaAlloh akan mengajarkan mata kuliah ini, barang satu dua SKS. Yang penting, ilmu yang sangat penting ini tidak menjadi salah pengertian.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Intinya, hidup seorang insinyur memang tidak bisa lepas dari yang namanya optimisasi, untuk itu, pengetahuan yang benar mengenai hal tersebut mutlak diperlukan oleh setiap insinyur.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-2955303549749815317?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/2955303549749815317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/perlunya-kuliah-optimisasi-bagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2955303549749815317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2955303549749815317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/perlunya-kuliah-optimisasi-bagi.html' title='Perlunya Kuliah Optimisasi Bagi Mahasiswa TM'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-8327343807317347908</id><published>2010-05-21T16:17:00.000+07:00</published><updated>2010-05-21T16:17:13.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><title type='text'>Ujian Terbaik di Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamis kemarin, saya mengikuti sebuah ujian terbaik dan tercanggih di dunia (hehehe). Ujian yang menurut saya benar-benar mengikuti perkembangan teknologi informasi terkini. Semua perangkat informasi, mulai dari yang sederhana (mulut), hingga teknologi Wifi secara efektif digunakan. Dari perangkat berukuran kecil (BB), hingga komputer jinjing. Dari perangkat lunak komunikasi klasik (YM), hingga yang sekarang sedang ngetrend (BBM-BlackBerry Messenger). Hal ini tentu saja membuat komunikasi antar peserta ujian dapat berjalan dengan efektif dan efisien. &lt;br /&gt;Selain itu, materi yang diujikan telah ada di laptop masing-masing peserta ujian. Hanya waktu saja yang tidak mengizinkan mereka membuka-buka materi itu dengan leluasa. Pengawas ujian pun sangat baik hati. Peserta ujian yang sedang berbincang dengan peserta lain tidak diberi peringatan/teguran. Ujian pun berjalan dengan mulus dan lancar, dan InsyaAlloh semua peserta akan senang karena bisa mendapat nilai A, mungkin kecuali saya...&lt;br /&gt;Benar-benar ujian terbaik di dunia.... :))&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-8327343807317347908?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/8327343807317347908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/ujian-terbaik-di-dunia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8327343807317347908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8327343807317347908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/ujian-terbaik-di-dunia.html' title='Ujian Terbaik di Dunia'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-682591547541670658</id><published>2010-05-21T16:14:00.002+07:00</published><updated>2010-06-02T10:27:17.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Euforia Kemenangan Seorang Muslimah di Ajang Miss USA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekitar tiga hari yang lalu, ramai diberitakan di media televisi dalam negeri mengenai kemenangan seorang warga Amerika keturunan Lebanon yang beragama Islam dalam ajang Miss USA. Kejadian ini dikatakan sebagai sejarah baru, dan juga untuk menunjukkan bahwa orang Islam itu cinta damai. Kemudian diberitakan juga tentang latar belakang si perempuan itu, bagaimana ia datang ke Amerika, kemudian kehidupan sehari-harinya, juga mengenai keluarganya yang sangat toleran. Dari sini timbul kesan bahwa kejadian ini merupakan sesuatu yang patut untuk dibanggakan (dan saya yakin pasti ada sebagian orang yang tidak berilmu di luar sana yang ikut-ikutan bangga).&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Saya sendiri ketika mengetahui berita itu berpikir, apa sih yang bisa dibanggakan dari kemenangan seorang perempuan beragama Islam dalam ajang Miss USA? Terang saja dia bisa menang karena dia mengikuti aturan yang ditetapkan oleh panitia yang notabene adalah orang-orang kafir. Aurat ditampak-tampakkan (sehingga saya tidak berani menampakkan gambar perempuan itu), memakai pakaian orang kafir sehingga seandainya kita tidak diberitahu tentang jati dirinya, mungkin kita akan beranggapan bahwa dia adalah orang non-Islam. Seandainya dalam mengikuti lomba tersebut dia memakai jilbab yang tertutup, yang notabene adalah simbol Islam, insyaAlloh dia tidak akan menang. Dan kalaupun dia menang dengan memakai jilbab itu, saya pun merasa hal tersebut sudah bertentangan dengan syariat Islam, karena memajang-majang wanita sehingga dengan bebas bisa dilihat oleh laki-laki yang bukan mahramnya, juga karena mengikuti sunnahnya orang-orang kafir. Lalu ketika dia bisa menang dalam ajang kafir itu, apa yang bisa dibanggakan oleh umat Islam?? Saya justru merasa malu dan jijik, kok ada seorang muslimah yang mau ikut-ikutan dalam acara penuh maksiat itu, trus setelah itu ketika diceritakan mengenai profilnya pake bawa-bawa nama Islam lagi, dikatakan kalau Islam agama yang toleran, cinta damai. Wallohi, Islam berlepas diri dari keikutsertaan perempuan itu pada ajang Miss USA, dan seorang muslim yang memiliki ilmu tentu akan sangat mengecam ketika seorang muslimah dengan pede-nya membuka-buka aurat di depan para juri untuk dinilai kecantikannya (atau untuk memuaskan nafsu para juri???), Na'udzubillahi min dzaliki. Saya sendiri sebagai seorang muslim berpendapat, janganlah prestasi.. eh, musibah semacam ini dibangga-banggakan oleh umat Islam. Janganlah hal-hal semacam ini kemudian diberitakan dengan euforia yang menurut saya justru keterlaluan. Dan janganlah nama suci dari Islam dimasuk-masukkan ke dalam ajangnya orang kafir semacam itu. Sekali lagi, Islam berlepas diri dari hal-hal kotor semacam itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-682591547541670658?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/682591547541670658/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/euforia-kemenangan-seorang-muslimah-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/682591547541670658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/682591547541670658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/euforia-kemenangan-seorang-muslimah-di.html' title='Euforia Kemenangan Seorang Muslimah di Ajang Miss USA'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-8109025970640215549</id><published>2010-05-19T10:01:00.006+07:00</published><updated>2010-05-19T10:11:33.423+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Aksi Mahasiswa Kenapa Harus Begini???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_NT0keJpQI/AAAAAAAAAM8/zIxwQULavCM/s1600/New+Picture+%284%29.bmp" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="241" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_NT0keJpQI/AAAAAAAAAM8/zIxwQULavCM/s320/New+Picture+%284%29.bmp" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kemarin siang saya melihat berita tentang bentrokan mahasiswa dengan aparat keamanan di depan gedung DPR-RI Senayan. Untuk kesekianratus kalinya, bentrokan semacam ini harus terjadi lagi. Dan awal kejadiannya tetap sama, mahasiswa berorasi/berdemonstrasi, kemudian mendorong-dorong aparat keamanan, kedua pihak emosi, dan terjadilah bentrokan. Untuk kali ini, yang disuarakan oleh mahasiswa adalah pendidikan gratis untuk semua kalangan. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya sering heran dengan aksi-aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa, yang kemudian selalu berujung bentrok. Apakah dengan berdemo, kemudian bentrok dengan aparat, kemudian pendidikan di Indonesia akan menjadi gratis? Apakah dengan mencela pemerintah kemudian masyarakat Indonesia akan menjadi sejahtera? Justru sebaliknya, mencela pemerintah muslim adalah suatu kemaksiatan. Dan suatu perjuangan yang didasari oleh kemaksiatan tentu saja akan jauh dari pertolongan Alloh. Saya mengira, justru demo-demo seperti ini yang menyebabkan negara ini kian jauh dari pertolongan Alloh. Jika saya berprasangka baik, mungkin niat para mahasiswa itu bagus. Tapi ingat dong, pikir dong, suatu perjuangan itu tidak hanya dinilai dari niatnya, tapi juga caranya. Kalau niatnya baik tapi caranya salah tetep aja salah.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_NT7t3v4qI/AAAAAAAAANE/07UftIPVer8/s1600/New+Picture+%283%29.bmp" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_NT7t3v4qI/AAAAAAAAANE/07UftIPVer8/s320/New+Picture+%283%29.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun sering heran, kenapa seluruh unek-unek yang terjadi di masyarakat (khususnya mahasiswa) selalu diutarakan/dimanifestasikan dengan berdemonstrasi? BBM naik demo, sekolah mahal demo, ujian nasional gak lulus demo, SPP naik demo, angka kemiskinan bertambah demo. (Sebagian) mahasiswa di negeri ini sepertinya cuma bisa menuntut, tanpa memberi solusi atau melakukan aksi nyata. Jika ingin pendidikan gratis, kenapa harus demo? Kenapa tidak belajar dengan benar, trus bekerja yang benar, jadi orang sukses, kemudian setelah itu memberikan beasiswa kepada orang yang tidak mampu. Itu kan menjadi pendidikan gratis bagi mereka yang tidak mampu. Contoh lain, jika ingin pelayanan kesehatan gratis, lakukanlah kegiatan pelayanan kesehatan itu secara swadaya secara bersama di daerah-daerah yang belum memiliki pelayanan kesehatan yang memadai. Intinya, jika ingin ada perbaikan di negeri ini, mulailah dari diri sendiri melakukan aksi nyata, jangan bisanya cuma menuntut kepada pemerintah. Saya tahu sendiri, saat ini pemerintah Indonesia sedang tidak beres (semoga Alloh memperbaiki mereka), sehingga kita tidak bisa sepenuhnya bergantung kepada mereka. Bangsa ini memerlukan orang-orang seperti Rhenald Kasali yang hidup di suatu kampung dan memberdayakan kampung sekitarnya, orang-orang seperti para pengajar di sekolah KM ITB yang memberi pendidikan gratis bagi anak-anak tidak mampu, dan manusia-manusia inspiratif lainnya. Intinya, bangsa ini membutuhkan aksi nyata, bukan sekadar demonstrasi semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber gambar: www.okezone.com &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-8109025970640215549?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/8109025970640215549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/aksi-mahasiswa-kenapa-harus-begini.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8109025970640215549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8109025970640215549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/aksi-mahasiswa-kenapa-harus-begini.html' title='Aksi Mahasiswa Kenapa Harus Begini???'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_NT0keJpQI/AAAAAAAAAM8/zIxwQULavCM/s72-c/New+Picture+%284%29.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-2963219274532544337</id><published>2010-05-16T23:10:00.001+07:00</published><updated>2010-05-16T23:13:06.444+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Catatan Atas Kegagalan Tim Thomas-Uber Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti diketahui, bahwasanya tim thomas dan uber Indonesia gagal pada turnamen tahun 2010 ini. Dan kedua kegagalan ini terjadi ketika menghadapi negeri tirai bambu, China. Tim Uber dikalahkan China di semifinal sedangkan tim Thomas tumbang di babak final. Sebagai penggemar bulutangkis, untuk kesekian saya harus kecewa melihat penampilan para pemain bulutangkis ini kala menghadapi permainan ulet dan taktis dari negeri kungfu itu. Yang membuat saya lebih kecewa adalah bahwasanya, tim Indonesia tidak hanya kalah dari skornya saja (kalah dalam peperangan), tetapi tim Indonesia kalah segala-galanya dari tim China. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kecepatan, tenaga, stamina, akurasi, keuletan, hingga mental, semuanya kalah. Hal ini sangat nampak jelas sekali kala mengamati pertarungan antara Taufik Hidayat melawan Lin Dan. Dari kecepatan dan akurasi, terlihat bahwa smash-smash Lin Dan jauh lebih unggul dari smash Taufik, hingga berkali-kali Taufik terpaksa menyerahkan angka akibat smash geledek itu. Dari akurasi pukulan, Lin Dan sangat jarang membuang-buang bola dengan menjatuhkan shuttlecock di luar lapangan pertandingan, sebaliknya dengan Taufik, berapa kali dia melakukan perbuatan sia-sia itu. Ketika melakukan permainan netting, Lin Dan hampir selalu melakukannya dengan sempurna, dan hal ini tentu berbeda dengan Taufik. Bola netting-nya sering nyangkut dan kalau tidak nyangkut, pasti terlalu tinggi sehingga menjadi santapan empuk Lin Dan. Dari keuletan, Taufik terlihat sangat pasrah ketika dihujani smash-smash oleh Lin Dan. Bola hanya disambut dengan pandangan mata pasrah dan menyesal (halah, lebay..). Lain halnya dengan Lin Dan, ke manapun smash diarahkan, dia selalu berusaha mengejarnya (dan sialnya selalu terkejar dan bisa mengembalikan dengan sempurna, semprul!!!). Dan terakhir dari segi mental, Lin Dan bermain dengan begitu tenang sehingga bisa mengendalikan permainan sesuai dengan yang dia inginkan. Kadang-kadang dia yang mengatur permainan, kadang-kadang dia meladeni apa yang Taufik inginkan dengan begitu santai (terlihat dari caranya melayani bola Taufik), tetapi semua itu selalu diakhiri dengan point di tangannya. Sebaliknya Taufik seperti orang yang sedang diajari bermain bulutangkis. Terburu-buru, tidak tenang, dan terlihat frustasi karena begitu susahnya "membunuh" Lin Dan hingga akhirnya dia yang "mati" sendiri. Dan tentu saja ini tidak hanya dialami oleh Taufik ketika menghadapi Lin Dan. Hal ini juga dialami pemain-pemain lain ketika menghadapi China, baik tim thomas maupun tim uber.&lt;br /&gt;Kita boleh saja kecewa, tapi kekecewaan ini tidaklah akan mengatasi masalah. Kita boleh saja menghujat, tetapi hujatan tidak akan memperbaiki keadaan, dan justru akan memperburuknya. Bagaimanapun kita harus menghargai jerih payah putra-putri bangsa, anggota tim thomas dan uber Indonesia, dengan penghargaan yang setinggi-tingginya. Namun, bukan berarti dengan kita menghargai jerih payah mereka lantas kita merasa puas dengan keadaan dunia perbulutangkisan Indonesia saat ini. Dari kegagalan yang terjadi pada turnamen Thomas-Uber Cup 2010 ini, kita (yang dimaksud "kita" tentu saja bangsa Indonesia secara umum, dan tentu saja para pemangku kepentingan dunia perbulutangkisan Indonesia secara khusus) seharusnya sadar bahwa pasti ada yang salah dengan dunia perbulutangkisan Indonesia dan hal ini harus segera dibenahi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau dari segi teknik permainan, tim Indonesia sudah cukup baik. Yang masih kurang dari para anggota tim Indonesia adalah masalah kecepatan, kekuatan, dan stamina. Ini semua berhubungan dengan segi fisik. Dahulu, tim Indonesia memiliki seorang pemain bulutangkis yang terkenal dengan "Jumping Smash"-nya, yaitu Liem Swie King. Apa sih kiat yang menjadikan dia sebagai juara dunia dan memiliki jumping smash yang maut? Salah satunya adalah latihan fisik, tetapi latihan fisiknya melebihi latihan fisik yang diberikan di Pelatnas. Hal ini selain dapat melatih fisik, juga melatih kedisiplinan dan keuletan. Model latihan fisik semacam ini seharusnya ditiru dan diterapkan oleh setiap anggota tim Thomas dan Uber Indonesia.&lt;br /&gt;Dari segi akurasi dan variasi pukulan, kita masih tertinggal jauh dengan China. Akurasi dan variasi pukulan sangat berkaitan erat dengan teknik latihan yang dilakukan. Teknik latihan yang ada saat ini tentunya harus diperbaiki. Apa salahnya sih kita belajar ke China untuk mendapat ilmu tentang latihan memukul bola secara cepat, akurat, dan variatif? Hal ini bisa saja kan dilakukan? Kita perlu tahu, mengapa para pemain China bisa melakukan pukulan dengan cepat dan akurat. Mungkin saja mereka memasukkan jurus-jurus Kung Fu dalam setiap latihan mereka, hehehe. Atau jika hal ini tidak berkaitan dengan teknik latihan, mungkin berkaitan dengan porsi latihan yang kurang. Para pemain mungkin perlu didorong untuk berlatih lebih giat dan lebih serius lagi.Tentang segi mental, ini berkaitan dengan keuletan dan ketenangan pemain ketika berlaga di lapangan. Mental ulet, tenang, dan disiplin perlu ditanamkan lebih mendalam ke dalam jiwa tiap pemain bulutangkis Indonesia. Berkaitan dengan keuletan ini, saya sungguh sangat terkesan dengan tim Uber Korea yang berhasil mengalahkan China di final. Mereka begitu ulet ketika bermain. Kemanapun bola tertuju pasti selalu dikejar walau harus jatuh-bangun, pontang-panting, porak-poranda, kacau-balau (..halah, gak nyambung..), hingga akhirnya mereka meraih hasilnya berupa piala Uber untuk pertama kalinya. Mungkin para pemain Indonesia perlu belajar kepada tim uber Korea tentang ilmu ulet ini. Atau untuk melatih mental bermain mereka, kayaknya perlu diadakan semacam training motivasi bagi para atlet, mungkin dengan training ESQ, Mario Teguh, atau mungkin Rendy Saputra, hehehehe.. Yang jelas saya lihat mental bermain para pebulutangkis Indonesia masih loyo. Kurang memiliki semangat juang, masih sering grogi, grasa-grusu (bahasa apa ini????), sehingga sering merugikan mereka sendiri. Untuk itu, segi mental ini perlu dijadikan perhatian utama oleh para pengurus PBSI/Pelatnas.&lt;br /&gt;Kesimpulannya, masih banyak kekurangan di sana-sini yang mengakibatkan tim Indonesia perlu menunda (lagi) untuk bisa memegang supremasi tertinggi kejuaraan bulutangkis sejagat itu. Dan tentu saja PBSI, Pelatnas, dan para pelatih memiliki pandangan sendiri tentang penyebab kegagalan ini. Mungkin pandangan itu berbeda dengan pandangan saya, tapi yang menjadi inti adalah kegagalan ini perlu disikapi dengan suatu tindakan nyata (bukan disikapi dengan arif saja lho...), yaitu dengan segera mengadakan perbaikan di sana-sini, mulai dari segi pelatihan, teknik, fisik, mental, atau mungkin hingga masalah pembibitan generasi baru, untuk bulutangkis Indonesia yang lebih baik, dan tentu saja Thomas-Uber 2012.&lt;br /&gt;Jayalah Bulutangkis Indonesia....&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-2963219274532544337?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/2963219274532544337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/catatan-atas-kegagalan-tim-thomas-uber.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2963219274532544337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2963219274532544337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/catatan-atas-kegagalan-tim-thomas-uber.html' title='Catatan Atas Kegagalan Tim Thomas-Uber Indonesia'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-8288225102263765155</id><published>2010-05-15T22:18:00.003+07:00</published><updated>2010-06-02T10:27:46.508+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Menyikapi Manusia Yang Suka Bikin Jengkel</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seringkali dalam hidup ini kita berhadapan dengan manusia jenis ini, yang menyebabkan kita menjadi emosi dan tindakan kita menjadi tidak terkendali. Mungkin orang itu hanya bercanda tanpa bermaksud tidak baik. Namun, dia tidak mengukur bahwa tindakannya ternyata dapat membuat orang lain marah (hal ini sering dialami oleh penulis).&lt;br /&gt;Kita pastinya telah paham bahwa marah itu termasuk tindakan yang tidak baik (dikecualikan marah karena Alloh, karena itu termasuk sebagian dari iman). Oleh karena itu, kita perlu mengontrolnya. Tapi bagaimana caranya?&lt;br /&gt;Dari pengalaman pribadi, beberapa buku yang pernah saya baca, dan beberapa tausiyah yang pernah saya dengarkan, kira-kira hal berikut bisa kita lakukan:&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Berdoalah dengan doa-doa perlindungan seperti ta'awudz.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyingkirlah jauh-jauh dari orang yang menjengkelkan itu. Ini akan mengurangi bisikan-bisikan syetan yang masuk ke telinga kita yang bisa membuat kita marah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengubah sikap tubuh, misal dari berdiri ke duduk. Dari duduk jadi berbaring. Ini akan lebih menangkan emosi kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berwudhu. Menurut hadits, amarah merupakan api, dan api akan padam oleh air.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kita harus memikirkan pahala yang besar yang akan Alloh berikan jika kita berhasil mengendalikan amarah kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam menyikapi suatu tindakan orang lain, kita diberi dua pilihan yaitu kita mengendalikan diri atau kita dikendalikan oleh orang lain. Kita harus memikirkan bahwa apabila kita marah akibat tindakan/ledekan orang lain, ini berarti tubuh kita/emosi kita tidak ada di bawah kendali kita, atau dengan kata lain kita telah gagal mengontrol diri kita sendiri. Di sisi lain, tindakan kita malah dikendalikan orang lain, atau bisa dikatakan kita menjadi budak orang lain itu. Tentu kita tidak mau menjadi budak bukan? Oleh karena itu kita harus memikirkan dan berusaha untuk menjadi tuan bagi tubuh kita sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kita harus memikirkan dampak/akibat apa saja yang mungkin terjadi jika kita marah. Misal ada barang-barang yang rusak, atau ada orang yang sebenarnya kita cintai menjadi tersakiti. Kalau bisa kita juga memikirkan betapa konyolnya tindakan seseorang ketika marah. Misal ketika marah lalu dilampiaskan dengan memukul tembok, eh malah sakit sendiri. Jadi malu, hehehe. Ini merupakan jurus jitu yang sering penulis lakukan ketika akan marah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika cara-cara di atas tidak berhasil dan kita sudah terlanjur marah, segera cari barang yang sudah tidak berguna untuk digunakan sebagai pelampiasan amarah kita. Tapi barang tersebut jangan membahayakan kita (tembok, beling, tabung LPG, kabel listrik, dll). Gunakan barang-barang seperti kain bekas, kertas bekas, bantal bekas, kardus bekas, dll. Kita bisa menggigit-gigitnya sampai puas, setelah itu kita pikirkan betapa bodohnya kita melakukan tindakan seperti itu. Bayangkan kalau kita sedang menggigit-gigit bantal ada teman kita yang melihat, pasti malu kan. Dengan memikirkan hal itu, insyaAlloh kita akan ketawa sendiri dan kemarahan kita menjadi hilang, hehehehe..&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga tips-tips di atas berguna untuk menyikapi manusia-manusia yang sering membuat kita jengkel..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-8288225102263765155?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/8288225102263765155/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/seringkali-dalam-hidup-ini-kita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8288225102263765155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8288225102263765155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/seringkali-dalam-hidup-ini-kita.html' title='Menyikapi Manusia Yang Suka Bikin Jengkel'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-5767832882225996743</id><published>2010-05-13T14:04:00.002+07:00</published><updated>2010-05-13T14:22:39.175+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><title type='text'>Solusi Pengganti Rokok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi kebanyakan kaum pria, rokok sudah menjadi simbol kejantanan. Seorang pria yang tidak merokok dikatakan tidak jantan, hingga ada suatu iklan rokok dengan slogan "Pria Punya Selera". Selain itu, rokok pun susah untuk dilepaskan dari kehidupan sosial masyarakat. Setiap ada hajatan di kampung-kampung, rokok selalu menjadi teman setia. Suatu obrolan pun biasa dibuka dengan menawarkan rokok terlebih dahulu, "Kang, ngarokok heula...". Bahkan rokok pun sekarang sudah dijadikan sebagai "desert"/hidangan penutup setelah makan. Kata dosen saya, pak AJ, "saya sekarang udah tidak ngerokok, tapi kalau ngeliat orang habis makan trus nglepus, wuuh.. itu udah gak ada yang ngalahin nikmatnya".&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Begitulah rokok telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari di sekitar kita. Padahal sebagaimana telah dikonfirmasikan oleh para ahli kesehatan, di dalam rokok itu terdapat lebih dari 3000 jenis zat yang berbahaya bagi tubuh. Bahkan dalam rokok itu sendiri terdapat peringatan bagi para perokok, yaitu seperti yang kita hapal, "Merokok dapat menyebatkan serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan, dan janin". Namun, saya yakin, peringatan-peringatan seperti itu tidak akan mempan bagi mereka yang sudah kecanduan rokok. Bagi mereka, mending puasa makan daripada puasa ngerokok.Mungkin, kalau dibilangin bahwa merokok itu bisa menyebabkan kematian, kayaknya mereka gak akan percaya. &lt;br /&gt;Oleh karena itu, saya menyarankan, bagi mereka yang belum merokok, janganlah sekali-kali mencobanya. Dan kalau Anda takut kalau gak merokok akan dikatakan gak gaya, maka saya punya solusi, yaitu mengganti rokok dengan coklat pasta (misal choki-choki), atau coklat lain yang berbentuk stik. Pertimbangannya adalah sebagai berikut: &lt;br /&gt;1. Coklat stik memiliki bentuk yang sama dengan rokok, jadi Anda bisa gaya-gayaan dengan coklat stik itu seakan-akan Anda sedang merokok. (Setelah menghisap coklatnya, Anda bisa juga sok2an nglepus, kayak perokok yang sedang mengeluarkan asap dari mulut dan hidungnya). &lt;br /&gt;2. Coklat stik lebih murah dari rokok, bisa diperoleh dengan harga Rp 500/btg. Bandingkan dengan rokok yang mencapai Rp 1000/btg. &lt;br /&gt;3. Coklat jauh lebih sehat dibandingkan rokok. Malah bisa menggemukkan badan. Beda dengan rokok. &lt;br /&gt;4. Menurut penelitian, coklat dapat memberikan sensasi menyenangkan bagi pemakannya. Bahkan, sensasi menyenangkan yang didapat dari makan coklat ini lebih besar dibanding sensasi menyenangkan yang didapat saat berciuman. Bandingkan dengan rokok, apa coba yang didapat, cuma batuk sama penyakit. &lt;br /&gt;Jadi, pemilihan coklat stik sebagai pengganti rokok sungguh tepat, hehehehe.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb: dalam menulis notes ini, saya tidak didukung oleh perusahaan coklat manapun, dan tidak mencoba untuk menghancurkan bisnis rokok milik siapapun. Saya menulis ini setelah merasakan nikmatnya makan choki-choki..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;gambar sebelum menerapkan solusi:&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ujV6zLKmI/AAAAAAAAAMk/2dXMxLQ7smQ/s1600/smoker.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ujV6zLKmI/AAAAAAAAAMk/2dXMxLQ7smQ/s320/smoker.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gambar setelah menerapkan solusi:&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ukJcLzAII/AAAAAAAAAM0/AXSjZSIAPds/s1600/Choki2+smoker.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ukJcLzAII/AAAAAAAAAM0/AXSjZSIAPds/s320/Choki2+smoker.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-5767832882225996743?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/5767832882225996743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/solusi-pengganti-rokok.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5767832882225996743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5767832882225996743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/solusi-pengganti-rokok.html' title='Solusi Pengganti Rokok'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ujV6zLKmI/AAAAAAAAAMk/2dXMxLQ7smQ/s72-c/smoker.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-9058292436162978690</id><published>2010-05-13T13:56:00.001+07:00</published><updated>2010-05-13T14:23:46.753+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng-Iseng Matematika'/><title type='text'>Pembuktian Bahwa Semua Garis Tinggi Suatu Segitiga Lancip Berpotongan di Satu Titik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semasa SMA kita pastinya pernah diberi tahu oleh guru matematika bahwa garis tinggi dari suatu segitiga lancip yang ditarik dari tiap sisinya akan bertemu di suatu titik. Garis tinggi adalah garis yang tegak lurus terhadap salah satu sisi segitiga dan memotong titik sudut yang ada di hadapan sisi tersebut. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ue9k0r7II/AAAAAAAAALs/RIqN2XxqEPY/s1600/Untitled+1-1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ue9k0r7II/AAAAAAAAALs/RIqN2XxqEPY/s200/Untitled+1-1.jpg" width="162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jika dari ketiga sisi segitiga ditarik suatu garis tinggi, hasilnya akan seperti di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ufSKscwAI/AAAAAAAAAL0/7xAFnrnoF2Y/s1600/Untitled+1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ufSKscwAI/AAAAAAAAAL0/7xAFnrnoF2Y/s200/Untitled+1.jpg" width="160" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di awal disebutkan bahwa ketiga garis tinggi tersebut akan bertemu di satu titik. Gambar di atas mungkin cukup bisa mengindikasikan terhadap hal tersebut. Namun, jika kita ingin membuktikannya secara geometri (yaitu dengan menggambar ketiga garis tinggi secara teliti), apakah kita akan benar-benar yakin jika ketiga garis itu bertemu di satu titik? Seberapa telitikah peralatan yang akan kita gunakan untuk menggambar garis tinggi sehingga kita benar-benar yakin jika ketiga garis tinggi suatu segitiga pasti akan bertemu di satu titik? Jika dalam pembuktiannya digunakan pendekatan geometri, mungkin hal tersebut akan dialami (yaitu masalah ketelitian). Oleh karena itu, agar lebih yakin dalam pembuktiannya, saya menggunakan pendekatan aljabar dan trigonometri.&lt;br /&gt;Strategi yang saya gunakan untuk membuktikan pernyataan yang ada di judul tulisan ini adalah dengan menggambar dua garis tinggi terlebih dahulu, kemudian saya akan memasang notasi-notasi yang menunjukkan panjang dan sudut. Selanjutnya saya menarik garis yang tegak lurus terhadap sisi yang belum memiliki garis tinggi sedemikian sehingga garis tersebut memotong titik perpotongan dua garis tinggi sebelumnya. Garis ini disebut garis ps. Setelah itu, saya menarik garis yang menghubungkan titik s dan titik z. Garis ini saya beri nama garis sz. Perhatikan gambar di bawah ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uggpcP73I/AAAAAAAAAL8/6vNjUcR0RZY/s1600/Untitled+3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uggpcP73I/AAAAAAAAAL8/6vNjUcR0RZY/s200/Untitled+3.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut adalah silogisme untuk pembuktian bahwa semua garis tinggi suatu segitiga lancip bertemu di satu titik:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua garis tinggi segitiga bertemu pada satu titik jika bisa dibuktikan bahwa garis ps dan sz membentuk satu garis prz yang merupakan suatu garis tinggi segitiga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pembuktian bahwa garis ps segaris dengan garis sz:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemikiran yang mendasari hal ini adalah bahwa suatu dua garis lurus yang berpotongan akan membentuk suatu sudut yang berhadapan dengan besar sudut yang sama, atau bisa dikatakan satu garis akan memiliki dua sudut yang berhadapan dan sama besar jika dan hanya jika dipotong oleh suatu garis lurus lain. Jika satu garis telah diketahui kelurusannya, dan dua sudut yang berhadapan terbukti sama besarnya, maka garis yang kedua pastilah garis lurus. Di sini, garis yang telah terbukti kelurusannya adalah garis yr. Untuk membuktikan bahwa garis ps dan sz berada pada satu garis lurus pz, maka sudut rsz harus terbukti sama dengan sudut psy. Berdasarkan suatu kesebangunan segitiga xry dan segitiga psy, maka sudut psy = sudut (alpha+beta). Untuk segitiga rsz, berlaku :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uhZF_SnGI/AAAAAAAAAMU/Ef0XqwGM25c/s1600/Untitled+6.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="232" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uhZF_SnGI/AAAAAAAAAMU/Ef0XqwGM25c/s320/Untitled+6.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uhRPKCVSI/AAAAAAAAAME/Y5sDOeW8MV8/s1600/Untitled+4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="233" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uhRPKCVSI/AAAAAAAAAME/Y5sDOeW8MV8/s320/Untitled+4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uhWuBuc9I/AAAAAAAAAMM/ab84ivui3Q4/s1600/Untitled+5.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="230" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uhWuBuc9I/AAAAAAAAAMM/ab84ivui3Q4/s400/Untitled+5.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari analisis didapat:&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uiIpby0YI/AAAAAAAAAMc/9dmiXCE1AeM/s1600/Untitled+7.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="80" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-uiIpby0YI/AAAAAAAAAMc/9dmiXCE1AeM/s200/Untitled+7.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan pernyataan di atas maka terbukti bahwa garis ps segaris dengan garis sz, sehingga garis psz merupakan satu garis lurus. Persyaratan pertama terbukti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pembuktian bahwa garis psz merupakan garis tinggi segitiga:&lt;br /&gt;Sebelumnya telah diketahui bahwa garis ps tegak lurus terhadap sisi A, dan telah dibuktikan bahwa garis ps segaris dengan garis sz, atau garis psz merupakan satu garis lurus. Dari kedua pernyataan tersebut dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa garis psz merupakan satu garis lurus yang melalui titik sudut z dan tegak lurus terhadap sisi A yang berada di hadapan titik sudut z, dan tidak bisa tidak, garis psz merupakan suatu garis tinggi segitiga.&lt;br /&gt;Jadi terbukti bahwa ketiga garis tinggi suatu segitiga lancip berpotongan di satu titik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-9058292436162978690?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/9058292436162978690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/pembuktian-bahwa-semua-garis-tinggi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/9058292436162978690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/9058292436162978690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/pembuktian-bahwa-semua-garis-tinggi.html' title='Pembuktian Bahwa Semua Garis Tinggi Suatu Segitiga Lancip Berpotongan di Satu Titik'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-ue9k0r7II/AAAAAAAAALs/RIqN2XxqEPY/s72-c/Untitled+1-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-2200287533054709019</id><published>2010-05-13T13:38:00.002+07:00</published><updated>2010-05-15T22:37:34.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Bilingual: Keren atau....?????</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fenomena pemakaian bahasa gado-gado sudah cukup menggurita dalam kehidupan perkuliahan di kampus, baik itu oleh dosen maupun mahasiswa. Apa sih bahasa gado-gado itu? Bahasa gado-gado adalah bahasa yang mencampurkan bahasa Indonesia dengan kata-kata ataupun istilah-istilah dalam bahasa Inggris yang belum diserap secara resmi ke dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dalam karya ilmiah saja (seperti TA, tesis, makalah, dll), beberapa kali saya temui hal-hal demikian, apalagi dalam kegiatan perkuliahan, seminar, atau sekadar percakapan sehari-hari, sudah tak terhitung banyaknya. Saya kasih contoh untuk percakapan sehari-hari:"...sebenarnya gue lebih prefer buat kuliah di pagi hari..." atau dalam rapat: ".. tolong keputusan yang sudah dibuat dalam rapat ini segera di-follow up..". Sedangkan contoh pemakaian bahasa gado-gado dalam karya ilmiah:".. Penentuan performance produksi dari reservoir ini dilakukan dengan mempertimbangkan besarnya water influx...."&lt;br /&gt;Pemakaian bahasa gado-gado dalam suatu karya ilmiah berbahasa Indonesia menurut saya tidak dapat dimaafkaan sebab dalam suatu karya ilmiah berbahasa Indonesia, diwajibkan penggunaan bahasa Indonesia yang baku. Adapun untuk percakapan sehari-hari dimaklumi kalau bahasa Indonesia yang digunakan tidak baku-baku amat. Tapi ini pun lebih baik dibandingkan memakai bahasa Indonesia yang dicampur-campur dengan bahasa Inggris. Kalaupun ingin menggunakan kata serapan, gunakanlah kata serapan yang sudah baku.&lt;br /&gt;Mungkin sebagian orang beranggapan bahwa menggunakan bahasa gado-gado itu lebih keren sebab bisa mencerminkan kalau bahasa Inggrisnya jago, kalau dia orang modern, kalau dia orang terpelajar. Namun, bagi saya, memakai bahasa yang dicampur-campur itu menandakan kalau yang bersangkutan itu tidak mengerti bahasa, atau tidak menghargai bahasa. Kalau ingin ngomong dengan gaya keinggris-inggrisan, sekalian saja gunakan bahasa Inggris yang benar. Dan kalau lancarnya berbahasa Indonesia, mbok ya gunakan bahasa Indonesia yang benar pula. Jangan dicampur-campur.&lt;br /&gt;Memang ada beberapa penggunaan istilah asing yang diserap secara mentah-mentah yang masih saya maklumi. Misal istilah-istilah yang berhubungan dengan bidang teknik yang berorientasi global, seperti istilah dalam bidang teknik perminyakan (misal: wellhead, drillpipe, derrick, mouse hole, nodal dll). Penggunaan seperti ini digunakan karena untuk suatu kenyamanan dalam berkomunikasi antar insinyur, sudah menjadi istilah baku khusus dalam bidang tersebut, ataupun untuk penyamaan persepsi. Meskipun demikian, alangkah baiknya jika istilah-istilah tersebut diusahakan untuk dicari padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Hal ini akan menunjukkan seberapa besar perhatian kita terhadap bahasa kita sendiri.&lt;br /&gt;Mari, mulai saat ini, kita lebih menghargai bahasa kita sendiri. Janganlah kita rusak bahasa Indonesia ini dengan memasukkan istilah-istilah asing secara serampangan, dan mencampuradukkan bahasa. Kalau bukan kita yang menjaga bahasa Indonesia ini, siapa lagi??&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lampiran:&lt;br /&gt;Berikut adalah contoh istilah gado-gado yang sepertinya lebih sering digunakan dalam kehidupan perkuliahan dibanding padanannya dalam bahasa Indonesia:&lt;br /&gt;- prefer&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : lebih suka&lt;br /&gt;- make sure&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : memastikan&lt;br /&gt;- which is&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : ??????????&lt;br /&gt;- follow up&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : menindaklanjuti&lt;br /&gt;- timeline&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : jadwal&lt;br /&gt;- worst case&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : hal terburuk&lt;br /&gt;- feasible&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : layak&lt;br /&gt;- plan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; : rencana&lt;br /&gt;- mem-fix-kan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : memastikan (apa ini??????????)&lt;br /&gt;- hearing&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : saya tidak tahu apa padanan kata yang pas.. Mungkin istilah "dengar pendapat" cukup mewakili&lt;br /&gt;- space&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; : ruang&lt;br /&gt;- budget&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : anggaran&lt;br /&gt;- report&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : laporan&lt;br /&gt;- performance&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : kinerja&lt;br /&gt;- deadline&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : batas akhir&lt;br /&gt;- TOR (Term of Reference) : kerangka acuan&lt;br /&gt;- concern &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; : memusatkan perhatian&lt;br /&gt;- event&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : perhelatan&lt;br /&gt;- head to head&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : -- saya tidak menemukan istilah yang pas--&lt;br /&gt;- instead of&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : di samping&lt;br /&gt;dan masih banyak lagi....(silakan ditambah sendiri kalau ada)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-2200287533054709019?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/2200287533054709019/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/bilingual-keren-atau.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2200287533054709019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2200287533054709019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/bilingual-keren-atau.html' title='Bilingual: Keren atau....?????'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-4706860186468632461</id><published>2010-05-13T13:32:00.001+07:00</published><updated>2010-05-13T14:25:30.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkuliahan'/><title type='text'>Manfaat Kuliah Lingkungan Bagi Mahasiswa ITB</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak diberlakukannya kurikulum 2008 di ITB, tiap program studi diwajibkan untuk menyelenggarakan mata kuliah tentang lingkungan bagi mahasiswanya sebanyak 3 sks. Hal ini berlaku pula pada program studiku. Namun, berhubung di Teknik Perminyakan kekurangan dosen dan tidak ada mata kuliah tentang lingkungan, para mahasiswa dipersilakan untuk mengambil mata kuliah tersebut di jurusan lain, yaitu di Teknik Lingkungan. Aku sendiri mengambil mata kuliah tentang lingkungan pada semester genap 2009-2010. Mata kuliah yang kuambil adalah rekayasa lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Diwajibkannya mata kuliah ini bisa saja menjadi manfaat, yaitu untuk menambah nilai, ataupun bisa menjadi beban tambahan. hal ini tentu saja tergantung pada bagaimana cara si mahasiswa menyikapinya. Bagiku, mata kuliah ini perlu dilihat dari sudut pandang lain, dan tidak melulu hanya soal nilai. Mata kuliah ini telah membuka wawasan dan memberi paradigma baru kepadaku dalam menyikapi permasalahan lingkungan. Sebelum mengambil mata kuliah ini, aku termasuk orang yang skeptis mengenai lingkungan. Ketika melihat iklan dari Greenpeace dan LSM lingkungan lain di TV (misal aksi mengenai Earth Hour, Anti Plastic Bag, dll) aku cenderung acuh dan menganggap bahwa aksi yang mereka lakukan itu tidak akan berdampak yang berarti. Lalu aku juga menganggap bahwa permasalahan lingkungan itu tidaklah terlalu rumit (sok menganggap kalau yang dipelajari di jurusanku jauh lebih sakti dan mengerikan.. beeuuh). Aku pun menganggap bahwa permasalahan lingkungan hanya berkisar pada polusi dan sampah. Selain itu, aku pun beranggapan kalau apa yang dipelajari di teknik lingkungan dan yang dipelajari di jurusanku bertentangan. Maksudnya, yang dipelajari di jurusanku cenderung merusak lingkungan, sementara teknik lingkungan itu mendewakan lingkungan (lingkungan sama sekali tak boleh diganggu). Anggapan ini aku peroleh dari para aktivis lingkungan yang sepertinya berusaha untuk menghentikan kegiatan-kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan.&lt;br /&gt;Semua teka-teki di atas terjawab semua setelah aku mengambil mata kuliah Rekayasa Lingkungan. Ternyata apa yang aku pahami selama ini mengenai permasalahan lingkungan agak cukup sedikit keliru (meniru gaya komentarnya Susi Susanti). Juga terlihat bahwa wawasanku tentang permasalahan lingkungan masih sangat sempit. Permasalahan lingkungan ternyata tidak hanya berkutat sekitar sampah dan polusi. Ada permasalahan lain yang dibahas seperti pengolahan air bersih, sistem drainase, dll.&lt;br /&gt;Selain itu, pendekatan yang diajarkan dalam kuliah ini untuk mengatasi permasalahn lingkungan adalah pendekatan yang aku sebut "bunuh rayapnya, tapi jangan bakar mejanya". Maksudnya apa? Mungkin bisa dijelaskan dengan contoh kasus berikut. Suatu PLTU batubara menghasilkan polusi udara berupa CO2, CO, SO2, asap, dll. Untuk mengatasi masalah polusi akibat PLTU bukanlah dengan menutup PLTU, tetapi dengan menggunakan pendekatan rekayasa yang dapat mengurangi buangan gas hasil pembakaran batubara ke atmosfer tanpa harus menutup PLTU-nya. Masih banyak contoh-contoh kasus lainnya.&lt;br /&gt;Kuliah ini berhasil memberi wawasan baru bagiku selama kuliah di ITB, menyusul wawasan-wawasan lain yang aku dapat sebelumnya, seperti sains, keteknikan, sosial, ekonomi, dan manajemen. Bertambahnya wawasan ini tentu saja akan mempengaruhi sikapku dalam mengambil suatu tindakan di masa depan, ketika aku telah menjadi seorang insinyur, yaitu dengan memasukkan aspek lingkungan sebagai salah satu pertimbangannya. Begitu juga terhadap kehidupanku sehari-hari. Wawasan tentang lingkungan ini telah menggugah kesadaranku untuk lebih memberi perhatian pada kondisi lingkungan, baik untuk saat ini maupun untuk masa depan ketika aku sudah berkeluarga, Insya Alloh.&lt;br /&gt;Mungkin itulah sekelumit kesan dan manfaat yang aku peroleh dari kuliah Rekayasa Lingkungan yang aku ambil di semester ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://imghost.indiamart.com/data/K/0/MY-1060761/14Waste_Water_Treatment_Sys_250x250.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://imghost.indiamart.com/data/K/0/MY-1060761/14Waste_Water_Treatment_Sys_250x250.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sistem pengolahan air, dipelajari juga dalam kuliah rekayasa lingkungan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-4706860186468632461?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/4706860186468632461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/manfaat-kuliah-lingkungan-bagi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4706860186468632461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4706860186468632461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/manfaat-kuliah-lingkungan-bagi.html' title='Manfaat Kuliah Lingkungan Bagi Mahasiswa ITB'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-3922886826393473179</id><published>2010-05-08T17:27:00.001+07:00</published><updated>2010-05-08T18:11:32.376+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Menyikapi Cyberbullying</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cyberbullying adalah suatu bentuk intimidasi yang khusus dilakukan melalui media internet. Beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah tulisan dari Pak Taufikurahman di &lt;a href="http://taufikurahman.wordpress.com/"&gt;blog&lt;/a&gt; beliau. Tulisan yang berjudul &lt;a href="http://taufikurahman.wordpress.com/2008/04/04/mengapa-ada-penolakan-terhadap-teori-evolusi-darwin/"&gt;"Mengapa ada penolakan terhadap teori evolusi Darwin?"&lt;/a&gt; itu kemudian memicu suatu diskusi, atau bahkan bisa disebut perdebatan yang disampaikan melalui comment pada blog tersebut. Dari sekian banyak komentar, ada satu yang cukup menarik perhatian saya. Komentarnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Oktober 18, 2008 pada 5:50 pm&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;aQuincy&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan anda menurut saya sangat tidak sesuai dengan scientific culture yang seharusnya. Anda terlalu memasukkan keyakinan agama anda untuk membahas masalah yang sesungguhnya ilmiah. Saya yakin sekali bahwa ketidaksetujuan anda terhadap teori evolusi Darwin (awalnya) memang karena sangat didasari oleh pertentangan teori itu terhadap suatu ‘fakta’ yang anda baca (atau anda dengar) dari ajaran agama anda. Anda lebih cenderung menganggap bahwa science adalah sesuatu yang salah ketika tidak sesuai dengan ‘fakta’ dalam kitab ajaran agama anda. Anda lebih percaya pada dogma, daripada pemikiran logis ilmiah.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Setelah membaca tulisan ini, saya sempat awalnya berpikir anda adalah orang awam yang mungkin sedikit sekali pernah membaca buku-buku biologi, dan jurnal-jurnal biologi internasional. Tapi, setelah saya meng-klik “about me” dan melihat bahwa profesi anda sebagai seorang dosen… dan ternyata dosen BIOLOGI.. di universitas (yang katanya) memiliki ‘kualitas’ sangat bagus di Indonesia… saya hanya bisa terbengong dan heran dalam hati… ternyata seperti ini kualitas seorang dosen biologi ITB; Tidak Percaya pada sebuah teori yang sangat logis dan diakui secara ilmiah sampai saat ini oleh para biologist dunia yang credible.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Perlu diketahui, tindakkan menghapus teori evolusi dari buku pelajaran sekolah dan menggantinya dengan dogma agama adalah PEMBODOHAN BESAR. Sekolah yang ada sekarang, termasuk ITB tempat anda mengajar, bukanlah tempat untuk menaruh dogma yang berdasar atas keyakinan semata, melainkan tempat untuk berpikir secara logis dan ilmiah, berdebat dan beragumen secara ilmiah. Jangan memaksakan segala macam teori lain dan statement untuk menyerang suatu teori hanya karena semata-mata teori yang anda serang itu tidak sesuai dengan agama anda. Teori Evolusi Darwin adalah yang terbaik, terlogis, paling terbukti ilmiah sampai saat ini yang memberikan gambaran garis besar bagaimana the origin of species. It makes sense!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sebaiknya anda menaruh identitas dan segala pikiran anda tentang agama anda di luar pintu masuk sebelum memasuki suatu forum ilmiah, sebelum anda membuat sebuah argumen yang terkadang hanya berdasarkan ajaran agama anda, bukan ajaran untuk semua orang.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apakah anda pikir, agama anda adalah yang paling benar?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(If you read this comment then immediately delete it, it means you are so childish to response on other people’s criticism.)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika diamati, komentar tersebut dikirimkan oleh orang yang tidak ingin diketahui identitasnya, dan nada dari tulisannya menurut saya cukup "menjengkelkan" (bayangkan, udah sembunyi-sembunyi, tulisannya gituan lagi). Dan menurut saya sudah bisa dikategorikan sebagai Cyberbullying.&lt;br /&gt;Sebagai masyarakat IT (halah..) hal apa ya yang paling bijaksana yang harus kita lakukan menyikapi orang-orang seperti ini???&lt;br /&gt;Apakah:&lt;br /&gt;a) Mendiamkannya. Tapi dengan kita mendiamkannya, orang itu akan mengira kalau kita sudah tidak memiliki argumen untuk menjawab/membantah pendapat orang tersebut.&lt;br /&gt;b) Menanggapi pendapatnya. Dengan ditanggapi, orang itu akan merasa diperhatikan, dan biasanya akan makin menjadi-jadi (tahu sendiri lah, karakter orang yang suka berdebat itu gimana, makin ditanggapi makin menjadi).&lt;br /&gt;c) Memarahinya. Kita langsung memarahi orang tersebut, dan mengatakan bahwa pendapatnya salah (kalau dilihat lagi sih, saya sangat tidak setuju dengan pendapat orang itu).&lt;br /&gt;d) Menghapus komentarnya. Maka kita akan dicap "childish" oleh orang itu, dan mungkin akan disebarkan ke orang lain..&lt;br /&gt;e) Alternatif lain????&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Nah, kira-kira sikap mana sih yang musti dilakukan kita untuk menghadapi cyberbullying??? Saya tunggu jawaban Anda..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-3922886826393473179?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/3922886826393473179/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/menyikapi-cyberbullying.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3922886826393473179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3922886826393473179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/menyikapi-cyberbullying.html' title='Menyikapi Cyberbullying'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-4781406512512265702</id><published>2010-05-06T18:20:00.004+07:00</published><updated>2010-05-07T14:24:42.354+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng-Iseng Matematika'/><title type='text'>Penurunan Salah Satu Kesamaan Trigonometri (I)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-KlLj6eqRI/AAAAAAAAALU/ONK6eOkQKM8/s1600/New+Picture.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-KlLj6eqRI/AAAAAAAAALU/ONK6eOkQKM8/s200/New+Picture.JPG" width="190" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai mahasiswa yang pernah mengenyam bangku sekolah tentu kita tidak asing lagi dengan suatu kesamaan trigonometri (berdasarkan gambar segitiga di atas):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-Kk5hmtvnI/AAAAAAAAALM/B6yagNYavTI/s1600/New+Picture+%281%29.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="52" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-Kk5hmtvnI/AAAAAAAAALM/B6yagNYavTI/s200/New+Picture+%281%29.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebagaimana rumus-rumus atau persamaan lainnya, waktu SMA kita hanya mendapat kesamaan ini secara mentah-mentah dan harus mengimaninya. Tentu matematika bukanlah agama. Dalam matematika segala sesuatu harus bisa dijelaskan dari mana asal usulnya. Oleh karena itu, saya mencoba untuk mencari dari mana kesamaan di atas berasal.&lt;br /&gt;Suatu ketika saya mendapat ide untuk membuktikan kesamaan di atas, yaitu ketika kita menghitung luas suatu segitiga,&amp;nbsp; tidak peduli alas atau tinggi yang digunakan, hasilnya harus sama. Dalam kalimat matematika bisa ditulis sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-Kmnvf9GPI/AAAAAAAAALk/17kDZ7T-ZKQ/s1600/untitled.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-Kmnvf9GPI/AAAAAAAAALk/17kDZ7T-ZKQ/s400/untitled.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semua suku dibagi dengan ABC, diperoleh kesamaan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-Kk5hmtvnI/AAAAAAAAALM/B6yagNYavTI/s1600/New+Picture+%281%29.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="51" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-Kk5hmtvnI/AAAAAAAAALM/B6yagNYavTI/s200/New+Picture+%281%29.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-4781406512512265702?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/4781406512512265702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/sebagai-mahasiswa-yang-pernah-mengenyam.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4781406512512265702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4781406512512265702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/sebagai-mahasiswa-yang-pernah-mengenyam.html' title='Penurunan Salah Satu Kesamaan Trigonometri (I)'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S-KlLj6eqRI/AAAAAAAAALU/ONK6eOkQKM8/s72-c/New+Picture.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-8368735076627175770</id><published>2010-05-06T06:13:00.002+07:00</published><updated>2010-05-06T06:27:46.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Kritik Terhadap Pola dan Suasana Pendidikan di Jurusanku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kritik ini merupakan hasil dari apa yang aku rasakan selama ini, dan juga dari perkataan seorang dosen mengenai pengajaran di jurusanku. Ada dua kritik yang ingin saya sampaikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kritik 1: Mahasiswa kurang didorong/disuasanakan untuk berpikir analitis-konseptual, tetapi lebih kepada pola berpikir intuitif-prosedural&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang dimaksud berpikir analitis di sini adalah pola berpikir yang benar-benar mensyaratkan adanya hubungan-hubungan yang logis(dapat dijelaskan dengan teori-teori) dari tiap pengertian yang sedang dipelajari. Misal, ketika sedang mempelajari persamaan &lt;i&gt;material balance&lt;/i&gt;, seorang mahasiswa seharusnya benar-benar memahami, darimana parameter-parameter yang muncul dalam persamaan tersebut berasal, dan apa arti fisik dari tiap parameter fisik tersebut. Juga ketika memahami persamaan aliran transien, mahasiswa harus mengerti mengapa solusi exponential integral (EI solution) dari persamaan difusivitas bisa digantikan dengan logaritma natural, dan masih banyak hal lain. Dan pola berpikir analitis yang baik dan sangat kental terdapat di matematika, ketika seseorang memahami pembuktian suatu teorema, juga mengenai penurunan rumus. Di situ, seseorang dituntut untuk bisa membuktikan keabsahan suatu pernyataan/hubungan yang dibuat. Oleh karena itu, saya berpendapat, mendalami matematika dapat membuat kemampuan berpikir analitis seseorang menjadi lebih baik. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan berpikir konseptual, artinya seseorang harus benar-benar memahami secara holistik (menyeluruh) tentang apa yang sedang dia pelajari. Saya contohkan dengan suatu contoh klasik, yaitu deskripsi suatu gajah. Orang yang tidak memahami konsep akan menganggap gajah itu seperti ular, atau seperti tiang, seperti kipas, dll. Namun, orang yang mengutamakan konsep, akan bisa mendeskripsikan dengan baik, seperti apa gajah itu, juga sangat berkeinginan mengetahui kedudukan gajah dalam sistem klasifikasi, makanan gajah, kebiasaan gajah, dll. Atau ketika seseorang mempelajari tentang &lt;i&gt;well testing&lt;/i&gt;. Orang yang mengutamakan konsep tentu akan mempelajari terlebih dahulu, apa itu &lt;i&gt;well testing&lt;/i&gt;, apa fungsinya, data apa yang diperoleh, bagaimana keabsahan data tersebut, dll. Juga dia akan sangat mengutamakan konsep yang mendasari aplikasi &lt;i&gt;well testing&lt;/i&gt; tersebut, tidak ujug-ujug langsung "&lt;i&gt;plug-in number&lt;/i&gt;" ke dalam rumus &lt;i&gt;Pressure Build Up&lt;/i&gt; tanpa memahami apa sebenarnya yang sedang dia lakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebalikan dari pola berpikir analitis-konseptual adalah pola berpikir intuitif-prosedural. Yang dimaksud intuitif adalah memahami suatu hal dengan intuisi, pengertian sehari-hari, pengertian umum, analogi, dsb. Jadi tidak menggunakan suatu analisis yang mendalam. Pemahaman secara intuitif memang bagus untuk pengertian awal. Namun, ketika seseorang ingin memahami dengan lebih mendalam, tentu tidak boleh didasarkan pada intuisi semata, tapi harus benar-benar menggunakan pengertian yang didasarkan pada literatur, yang telah disepakati bersama oleh orang-orang yang berkecimpung di bidang tersebut. Hal ini karena pemahaman dengan intuisi kadang-kadang susah (atau bahkan tidak bisa) dihubungkan dengan pemahaman dari bidang lain. Cukup susah untuk memahami kalimat di atas. Mungkin untuk lebih jelasnya perlu saya beri contoh:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika seseorang ingin memahami suatu fenomena penyumbatan (&lt;i&gt;bottlenecking&lt;/i&gt;) pada suatu segmen pipa akibat digabungnya aliran fluida dari dua segmen pipa. Pemahaman intuitif akan mengatakan kalau bottlenecking ini terjadi akibat dua fluida itu berebut untuk masuk ke pipa. Dari pemahaman ini selanjutnya muncul intuisi lain, yaitu aliran yang terjadi di dalam pipa sebagian besar berasal dari aliran dengan laju yang lebih besar, dan aliran ini menghalangi aliran fluida dari pipa dengan laju alir lebih kecil. Dari sinilah fenomena bottlenecking terjadi. Pemahaman ini tentu saja bisa diterima, dan masuk akal, tetapi ketika akan dihubungkan dengan konsep lain, pemahaman ini akan menjadi sangat tidak masuk akal (dan hal ini pernah saya alami saat KP). Agar semua menjadi bisa dihubungkan dan masuk akal, tentu pemahaman mengenai &lt;i&gt;bottlenecking&lt;/i&gt; harus dikembalikan ke akarnya, yaitu "&lt;i&gt;Fluid Flow in Pipe&lt;/i&gt;", yang merupakan persamaan matematik. Dengan ini, maka pemahaman mengenai &lt;i&gt;bottlenecking&lt;/i&gt; menjadi jelas, gamblang, dan menenangkan semua pihak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan yang dimaksud dengan prosedural adalah mengikuti suatu prosedur. Lalu apa yang salah dengan mengikuti prosedur? Bukankah mengikuti prosedur artinya patuh terhadap aturan? Betul. Yang salah adalah mengikuti prosedur secara membabi buta tanpa mau tahu mengapa dalam prosedur tersebut ada hal begini, mengapa habis ini begitu, yang ini berasal dari mana, mengapa dari situ bisa keluar ini, dan lain sebagainya. Akibat dari mengikuti prosedur secara membabi buta ini, ketika suatu permasalahan tidak bisa diselesaikan dengan prosedur tersebut, seorang prosedural-ers akan menjadi sangat kebingungan. Begitu juga ketika dia ditanya, dari mana suatu pernyataan itu berasal. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan nyata-nyata, suasana intuitif-prosedural benar-benar saya rasakan di jurusan saya, antara lain dengan soal ujian yang bisa "diramalkan" (wkwkwkwk), dan diperparah dengan adanya buku panduan mengerjakan soal ujian dengan "baik dan benar" (master-red). Tentu saja suasana seperti ini baik-baik saja bagi orang yang menjadikan kuliah ini sebagai batu pijakan untuk bekerja di perusahan bonafide dengan gaji besar (yang untuk masuk ke situ harus dengan IP 3.5 ke atas). Namun, bagi mereka yang menjadikan kuliah ini sebagai tempat untuk menggali ilmu, dan selalu haus dengan ilmu, hal ini tentu saja bencana. Ilmu yang didapat menjadi cetek, otak menjadi tumpul (karena jarang melakukan analisis), dan hati ini tidak puas. Hal ini, saya tidak tahu disengaja atau tidak, ternyata disuasanakan oleh beberapa dosen. Saya tentu saja tidak menyalahkan dosen, karena mereka tentu saja beralasan baik untuk melakukan itu, misal dengan alasan agar standar nilai itu bisa dibandingkan dari tahun ke tahun, maka tipe soal ujian dari tahun ke tahun mirip, dan masih banyak lagi hal lainnya. Tapi tidak bisa dipungkiri, hal ini memberi peluang bagi mereka-mereka yang haus A (bukan haus ilmu) untuk memenuhi hasratnya dengan cara yang tidak ilmiah-analitis-konseptual. Meskipun demikian, tidak semua dosen di jurusanku berpola seperti ini. Ada juga dosen yang tetap mengutamakan konsep dan "memaksa" mahasiswanya untuk berpikir analitis dalam memahami suatu permasalahan. Saya tentu saja sangat mengapresiasi sang dosen tersebut (sehingga saya menjadikannya sebagai dosbing TA), tetapi sayang, mereka-mereka yang haus A ini tetap saja tidak bisa memahami maksud baik sang dosen ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini adalah kritik saya yang pertama. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kritik 2: Materi kuliah yang diberikan terlalu luas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di jurusanku, hampir semua bidang ilmu yang berkaitan dengan jurusanku diajarkan (hampir semuanya). Bahkan kata seorang dosen, ada beberapa bidang ilmu yang di luar negeri biasa diajarkan untuk mahasiswa pascasarjana, telah diajarkan di tahap sarjana di jurusanku. Akibat banyaknya materi yang diajarkan ini, pengajaran dari tiap bidang ini menjadi tidak mendalam, tidak dipelajari hingga ke akar-akarnya (misal ketika mempelajari tentang well testing, tidak benar-benar didalami tentang penggunaan transformasi Laplace-nya, pokoknya tahu jadi saja). Sekali lagi, saya tidak menyalahkan jurusan. Mungkin paradigma jurusan dalam menyelenggarakan pendidikan adalah untuk menghasilkan yang insinyur yang serba guna, siap dipakai dalam bidang apa saja. Jadi reservoir engineer OK, jadi drilling engineer jago, jadi production engineer mantap, jadi interpreter well logging maknyuss. Dan tentunya jurusan ini tidak bermaksud/mengutamakan lulusannya menjadi research scientist, consultant, dosen, atau pekerjaan-pekerjaan lain yang membutuhkan keahlian untuk melakukan &lt;i&gt;first class analysis&lt;/i&gt;. Yah saya pun maklum, lha wong yang sedang diajar juga baru calon sarjana, jadi mungkin gak usah benar-benar mendalam. Atau saya berprasangka baik saja, mungkin alasan para dosen memberikan materi yang tidak mendalam adalah untuk mendorong para mahasiswa agar belajar sendiri secara otodidak. Ya sudahlah, saya akan belajar secara otodidak mengenai konsep-konsep yang mendalam mengenai suatu bidang yang ada di jurusanku.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Itulah kritik, atau lebih tepat disebut curhat saya tentang apa yang saya rasakan setelah kuliah selama 3 tahun di jurusanku. Rasanya, hati ini lebih tenteram waktu TPB....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-8368735076627175770?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/8368735076627175770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/kritik-terhadap-pola-dan-suasana.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8368735076627175770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8368735076627175770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/kritik-terhadap-pola-dan-suasana.html' title='Kritik Terhadap Pola dan Suasana Pendidikan di Jurusanku'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-8500493930460981630</id><published>2010-05-06T06:10:00.000+07:00</published><updated>2010-05-06T06:10:29.945+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><title type='text'>Obsesi Jadi Seorang Ambidexter</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ambidexter adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menggunakan kedua tangannya dengan baik.&lt;br /&gt;Semua ini bermula sekitar setahun yang lalu. Waktu itu, ketika saya mengamati beberapa foto saya (foto-foto serius untuk keperluan ijazah dll, yang tipikal 3x4) dan juga ketika saya bercermin, saya melihat badan saya nggak simetris, yaitu pundak sebelah kiri terlihat lebih turun, lebih kecil, dan kurang berotot dibanding pundak kanan saya. Juga ketika saya memakai kaos, maka kaos yang saya pakai juga menjadi tidak simetris di badan, yaitu bagian kiri selalu melorot. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Melihat fenomena-fenomena tersebut, saya pun berpikir, kenapa ya kok bisa begitu. Kemudian saya menemukan jawabannya. Semua itu terjadi karena bagian kiri tubuh saya jarang digunakan untuk aktivitas berat, akibatnya pundak saya jadi besar sebelah. Kemudian, saya ini juga suka bulutangkis, dengan permainan yang agresif (mengandalkan smash). Dan perlu diketahui, smash itu merupakan gerakan yang memerlukan kerja otot yang sangat keras. &lt;br /&gt;Setelah itu saya pun mulai melakukan beberapa aktivitas menggunakan organ tubuh sebelah kiri, seperti untuk menyapu, mencuci baju, gosok gigi, dll. Tujuannya agar otot tubuh sebelah kiri saya terlatih dan tubuh saya pun akan simetris kembali. Awalnya sangat kikuk, tetapi setelah dipaksakan, dan dengan waktu cukup lama, saya pun mulai bisa menggunakan tangan kiri dengan lancar.&lt;br /&gt;Suatu ketika, saya baca-baca wikipedia, dan menemukan suatu istilah asing, yaitu ambidexter. Ambidexter merupakan suatu kemampuan seseorang untuk menggunakan kedua bagian tangannya dengan baik. Di situ dicontohkan beberapa orang yang merupakan ambidexter. Saya pun berpikir, sepertinya seru juga kalau bisa menggunakan kedua tangan dengan baik. Bayangkan kalau main bulutangkis bisa menggunakan kedua tangan, pasti keren. Juga kalau main voli, spike-nya bisa dilakukan baik dengan tangan kanan maupun tangan kiri, pasti akan membuat blocker lawan kebingungan. Akhirnya saya pun melanjutkan latihan untuk beraktivitas dengan tangan kiri, tetapi kali ini tujuannya untuk melatih koordinasi syaraf motorik di organ tubuh bagian kiri.&lt;br /&gt;Latihan semacam ini tentu saja tidak mudah. Perlu kesabaran dan ketekunan. Latihan perlu dilakukan tiap hari, tentu saja dengan aktivitas sehari-hari. Juga dengan aktivitas yang memerlukan koordinasi motorik tinggi, seperti olahraga dan menulis. Semakin banyak latihan, maka tangan kiri kita akan serasa seperti tangan kanan kita, baik dari kekuatan otot, kecepatan gerakan, dan kecermatan gerakan.&lt;br /&gt;September besok akan diadakan turnamen voli antar himpunan. Tunggu saja aksi jurus alternating spike dariku, hehehe... Mantap!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-8500493930460981630?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/8500493930460981630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/obsesi-jadi-seorang-ambidexter.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8500493930460981630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8500493930460981630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/obsesi-jadi-seorang-ambidexter.html' title='Obsesi Jadi Seorang Ambidexter'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-5527900702136197124</id><published>2010-05-03T14:18:00.007+07:00</published><updated>2010-05-07T14:36:13.485+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng-Iseng Matematika'/><title type='text'>Penurunan Rumus Jarak Suatu Titik Terhadap Suatu Garis Lurus</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Jarak suatu titik terhadap suatu garis merupakan jarak dari titik tersebut terhadap titik yang merupakan perpotongan garis di atas dengan suatu garis yang tegak lurus dengan garis di atas dan memotong titik tersebut di atas (hahahaha, kata-katanya susah dicerna). Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95xbTXa-BI/AAAAAAAAAI8/4EYszRZ5E_4/s1600/persamaan+garis+lurus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="228" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95xbTXa-BI/AAAAAAAAAI8/4EYszRZ5E_4/s400/persamaan+garis+lurus.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Persamaan Garis Lurus:&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95zeLv3fPI/AAAAAAAAAJE/YhpAtKJ3_3w/s1600/PGL+1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="145" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95zeLv3fPI/AAAAAAAAAJE/YhpAtKJ3_3w/s200/PGL+1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;Persamaan Garis yang tegak lurus dengan persamaan garis di atas dan memotong titik x1,y1&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95zzo0mJrI/AAAAAAAAAJM/QW13sUuv0OY/s1600/PGL+2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="65" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95zzo0mJrI/AAAAAAAAAJM/QW13sUuv0OY/s200/PGL+2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;Kedua garis tersebut berpotongan di titik x2,y2 dan dengan memasukkannya ke dalam kedua persamaan garis di atas, didapatkan x2,y2 sebagai fungsi dari x1,y1:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S950VntMcoI/AAAAAAAAAJU/0pApyTnkjzY/s1600/eliminasi+dan+substitusi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S950VntMcoI/AAAAAAAAAJU/0pApyTnkjzY/s400/eliminasi+dan+substitusi.jpg" width="328" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Dari sini, telah diperoleh persamaan untuk titik x2,y2. Jarak antara titik x1,y1 ke garis ax+by+c =0 merupakan jarak antara (x1,y1) dan (x2,y2). Berdasarkan rumus jarak antara dua titik (menggunakan rumus Phytagoras):&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S951OBXuYHI/AAAAAAAAAJc/E1xFg_baX2Y/s1600/rumus+jarak.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S951OBXuYHI/AAAAAAAAAJc/E1xFg_baX2Y/s1600/rumus+jarak.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="56" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S951OBXuYHI/AAAAAAAAAJc/E1xFg_baX2Y/s320/rumus+jarak.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;Dengan memasukkan semua peubah, maka akan didapat rumus untuk menentukan jarak (D). Namun, untuk mempermudah penurunannya, rumus di atas perlu dikerjakan suku per suku.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Suku (x2-x1)&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S951fTb6h3I/AAAAAAAAAJk/NGPbh5xQtEE/s1600/x2-x1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S951fTb6h3I/AAAAAAAAAJk/NGPbh5xQtEE/s400/x2-x1.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suku (y2-y1)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S951yyzGc5I/AAAAAAAAAJs/RExQozEH0J0/s1600/y2-y1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="241" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S951yyzGc5I/AAAAAAAAAJs/RExQozEH0J0/s400/y2-y1.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;Rumus jarak&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S952lg2v-pI/AAAAAAAAAJ0/8Uds42yGRaY/s1600/solusi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="292" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S952lg2v-pI/AAAAAAAAAJ0/8Uds42yGRaY/s400/solusi.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata menurunkan rumus itu cukup mengasyikkan.. Besok lagi ah, hehehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-5527900702136197124?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/5527900702136197124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/penurunan-rumus-jarak-suatu-titik.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5527900702136197124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5527900702136197124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/penurunan-rumus-jarak-suatu-titik.html' title='Penurunan Rumus Jarak Suatu Titik Terhadap Suatu Garis Lurus'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95xbTXa-BI/AAAAAAAAAI8/4EYszRZ5E_4/s72-c/persamaan+garis+lurus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-7926923406231536011</id><published>2010-05-03T13:32:00.000+07:00</published><updated>2010-05-03T13:32:46.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iseng-Iseng Matematika'/><title type='text'>Penurunan Rumus Akar Persamaan Kuadrat</title><content type='html'>Berikut ini adalah penurunan rumus untuk mencari akar suatu persamaan kuadrat, yaitu rumus yang terkenal itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95teLzthsI/AAAAAAAAAI0/gbgLdz5_0zU/s1600/akar+kuadrat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95teLzthsI/AAAAAAAAAI0/gbgLdz5_0zU/s640/akar+kuadrat.jpg" width="416" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-7926923406231536011?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/7926923406231536011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/penurunan-rumus-akar-persamaan-kuadrat.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7926923406231536011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7926923406231536011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/05/penurunan-rumus-akar-persamaan-kuadrat.html' title='Penurunan Rumus Akar Persamaan Kuadrat'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S95teLzthsI/AAAAAAAAAI0/gbgLdz5_0zU/s72-c/akar+kuadrat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-449891167428749400</id><published>2010-04-26T22:58:00.005+07:00</published><updated>2010-05-13T14:29:23.977+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Rekayasa'/><title type='text'>"Engineering", "Engineer", dan "Technician"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga istilah di atas biasa diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Engineering&lt;/i&gt;: rekayasa/teknik. Namun jika ditelusuri pada istilah aslinya, sepertinya istilah rekayasa lebih tepat untuk menggambarkan engineering. Istilah teknik sebagai arti dari &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt; digunakan untuk merujuk pada istilah akademis. (misal &lt;i&gt;department of civil engineering&lt;/i&gt; diartikan sebagai departemen teknik sipil).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Engineer&lt;/i&gt;: insinyur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Technician&lt;/i&gt;: teknisi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun kadang-kadang pengertian terhadap istilah-istilah tersebut masih kabur. Jika &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt; diartikan sebagai teknik, berarti insinyur (&lt;i&gt;engineer&lt;/i&gt;) itu adalah orang yang paham betul tentang teknik. Lalu apa bedanya dengan teknisi (&lt;i&gt;technician&lt;/i&gt;). Kadang-kadang ada juga orang yang salah kaprah. Mereka mengira kalau apa yang dipelajari di teknik mesin itu sama dengan apa yang dipelajari di STM (Sekolah Teknik Menengah) jurusan mesin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Agar penggunaan istilah-istilah di atas tidak rancu, kita perlu merunut pada akar istilahnya, dari mana istilah-istilah tersebut berasal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. &lt;i&gt;Engineering&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Engineering&lt;/i&gt; dalam &lt;i&gt;Oxford Advanced Learner Dictionary&lt;/i&gt; diartikan sebagai "&lt;i&gt;The activity of applying scientific knowledge to the design, building and control of machines, roads, bridges, electrical equipment, etc: The bridge is a triumph of modern engineering&lt;/i&gt;". Dari pengertian tersebut, ada lima kata kunci: &lt;i&gt;knowledge, design, building, and control&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;John Calhoun (1963) dalam JPT menyebutkan bahwa engineering itu terdiri atas banyak bagian. Bagian-bagian ini berupa n-dimensi dan tiap dimensi terdiri  atas n-buah spektrum. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa dimensi dari &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt; antara lain:&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;jenis pekerjaan yang ingin diselesaikan (bendungan, jalan, pabrik, dll)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;tipe pekerjaanya (konstruksi, proses, manufaktur)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;alat-alat yang digunakan (kompressor, pompa, reaktor,dll)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ilmu-ilmu dasar (matematika, termodinamika, fisika, dll)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9WxdkfNJlI/AAAAAAAAAIU/Xm3loHkWbmU/s1600/Engineering.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9WxdkfNJlI/AAAAAAAAAIU/Xm3loHkWbmU/s400/Engineering.jpg" width="332" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;konstruksi, salah satu dimensi dari engineering&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena banyaknya dimensi yang tercakup, untuk memahami &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt;, menurut John Calhoun, kita perlu menggunakan konsep sistem.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam &lt;i&gt;Webster's Third New International Dictionary "System: A complex unity formed of many often diverse parts subject to a common plan or serving a common purpose; an aggregation or assemblage of objects joined in regular interaction or interdependence; a set of units combined by nature or art to form an integral, organic or organized whole; an orderly working totality; a coherent unification."&lt;/i&gt; Calhoun menekankan sistem pada definisi yang ketiga, yaitu adanya sekumpulan unit yang digabungkan baik secara alami ataupun buatan. Secara alami, misalnya &lt;i&gt;Petroleum System&lt;/i&gt;, sedangkan yang buatan misalnya &lt;i&gt;Robotics system&lt;/i&gt;.Tiap bidang engineering memiliki suatu sistem yang menjadi pusat kajiannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan memasukkan konsep sistem pada pengertian &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt;, hal ini akan membawa pada beberapa konsekuensi, antara lain: &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;kebutuhan akan ilmu pengetahuan (&lt;i&gt;knowledge&lt;/i&gt;) yang menyokong pengertian terhadap sistem yang menjadi perhatiannya/ kebutuhan terhadap &lt;i&gt;basic science/mother science&lt;/i&gt;. Namun, bukan berarti &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt; itu berkutat pada sains itu sendiri, akan tetapi harus bisa memilah, bidang-bidang sains mana yang benar-benar mendukung untuk bisa memahami suatu sistem.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kebutuhan terhadap pengetahuan tentang sistem itu sendiri.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal di atas juga membawa konsep baru tentang pendidikan &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt;. Ketika seseorang berbicara mengenai sistem untuk mengacu pada &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt;, maka yang menjadi penekanan bukan lagi tentang bagaimana melakukan suatu pekerjaan tertentu atau tentang cara kerja suatu alat. Namun, yang akan menjadi penekanan adalah &lt;i&gt;basic knowledge&lt;/i&gt; yang menjadi bagian dari sistem, metode analisis, dan metode sintesis sistem.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari uraian di atas, kita memperoleh pengertian yang lebih jelas mengenai &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt;, dan apa yang membedakannya dengan bidang lain, misalnya sains dan keteknikan terapan (misal yang didapat siswa-siswa STM). Dalam sains, tidak harus ada suatu pekerjaan spesifik, dan tidak harus ada alat-alat yang digunakan, sedangkan dalam keteknikan terapan, tidak wajib adanya &lt;i&gt;engineering science&lt;/i&gt; yang harus benar-benar dipahami, dan tidak harus ada pengertian mengenai sistem secara menyeluruh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, seseorang yang ingin belajar &lt;i&gt;engineering&lt;/i&gt;, maka dia wajib memahami&lt;br /&gt;tentang &lt;i&gt;basic engineering science&lt;/i&gt;-nya. Tidak boleh hanya berkutat pada aplikasi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;b&gt;2. Engineer&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut &lt;i&gt;Oxford Advanced Learner's Dictionary&lt;/i&gt;:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;noun, verb &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;noun&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;a person whose job involves designing and building engines, machines, roads, bridges, etc: an electrical / a mechanical engineersee also CHEMICAL ENGINEER, CIVIL ENGINEER, LIGHTING ENGINEER, SOFTWARE ENGINEER, SOUND ENGINEER&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;a person who is trained to repair machines and electrical equipment: They're sending an engineer to fix the phone.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;a person whose job is to control and repair engines, especially on a ship or an aircraft: a flight engineer * the chief engineer on a cruise line&lt;/i&gt;r&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan menurut John Calhoun, berdasarkan pengertiannya terhadap engineering dengan menggunakan konsep sistem, berpendapat bahwa engineer:"&lt;i&gt;The Individual responsible for a complete analysis of the system and for a synthesis that will enable the system to continue a healthful existence or to evolve into a more useful and more efficient system&lt;/i&gt;."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari pengertian di atas, kita juga dapat menarik kesimpulan bahwa tugas dari engineer antara lain, membuat sistem (untuk sistem buatan), menganalisis sistem, dan melakukan optimasi terhadap kinerja sistem.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Technician&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Menurut Oxford Advanced Learner Dictionary:&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;noun&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;a person whose job is keeping a particular type of equipment or machinery in good condition: laboratory / aircraft technicians&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;a person who is very skilled at the technical aspects of an art, a sport, etc: As a pianist, she's a brilliant technician, but she lacks passion&lt;/i&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari definisi di atas, nampak bahwa istilah &lt;i&gt;technician&lt;/i&gt;/teknisi sangat berkaitan erat dengan peralatan, alat, dan teknik. Jika dibandingkan dengan definisi &lt;i&gt;engineer&lt;/i&gt;, maka technician ini lebih condong pada satu dimensi &lt;i&gt;engineer&lt;/i&gt;, yaitu berhubungan dengan alat yang dipakai. Oleh karena itu, seorang teknisi tidak berkewajiban untuk menganalisis sistem, melakukan desain, ataupun optimasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Singkat cerita, secara definisi sederhana, &lt;i&gt;engineer&lt;/i&gt; merupakan gabungan antara &lt;i&gt;scientist&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;technician&lt;/i&gt;, atau bisa pula dikatakan seorang &lt;i&gt;scientist &lt;/i&gt;dengan skill &lt;i&gt;technician&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9Wx7TI8YfI/AAAAAAAAAIc/DndtaJXdIKE/s1600/scientist.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9Wx7TI8YfI/AAAAAAAAAIc/DndtaJXdIKE/s320/scientist.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;He is a scientist&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9Wyg-IOMEI/AAAAAAAAAIs/4BClgnyun-M/s1600/engineer.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9WyYbojwgI/AAAAAAAAAIk/EDC-2uDM1tU/s1600/technician.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9WyYbojwgI/AAAAAAAAAIk/EDC-2uDM1tU/s320/technician.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;He is a technician&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9Wyg-IOMEI/AAAAAAAAAIs/4BClgnyun-M/s1600/engineer.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9Wyg-IOMEI/AAAAAAAAAIs/4BClgnyun-M/s320/engineer.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;And he is the combination of two predecessors,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; and he is called "Engineer"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengertian di atas harus benar-benar diketahui oleh mereka yang sekolah pada jurusan engineering, dan berharap untuk mendapat gelar Bachelor of Engineering (S.T.). Itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Oxford Advanced Learner's Dictionary&lt;/li&gt;&lt;li&gt;John C. Calhoun Jr., 1963, The Definition of Petroleum Engineering: Journal of Petroleum Technology, SPE.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-449891167428749400?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/449891167428749400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/engineering-engineer-dan-technician.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/449891167428749400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/449891167428749400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/engineering-engineer-dan-technician.html' title='&quot;Engineering&quot;, &quot;Engineer&quot;, dan &quot;Technician&quot;'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9WxdkfNJlI/AAAAAAAAAIU/Xm3loHkWbmU/s72-c/Engineering.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-6688087890152367246</id><published>2010-04-25T21:27:00.004+07:00</published><updated>2010-06-02T10:28:43.771+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Indahnya Akhlak Mulia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan mengunjungi masjid Salman guna melakukan observasi dan wawancara untuk keperluan tugas kuliah rekayasa lingkungan. Selama observasi tersebut, saya dan tim ditemani oleh salah seorang pegawai masjid, sebut saja Kang HD. Beliau ini begitu sabar untuk diwawancara oleh kami, menemani kami melakukan observasi tentang instalasi daur ulang air wudhu di salman(sampai naik-naik ke atap tempat wudhu yang ada di Salman), hingga mencarikan data-data lain yang kami butuhkan untuk membuat makalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9RQh8qFu_I/AAAAAAAAAIM/Hh0xu66Qt4o/s1600/DSC01291.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9RQh8qFu_I/AAAAAAAAAIM/Hh0xu66Qt4o/s400/DSC01291.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;observasi instalasi daur ulang air wudhu Salman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sela-sela kegiatan tersebut (pas mau selesai), salah satu teman saya nyeletuk,"Waduh kang, maaf nih, kami jadi ngeropotin gini". Si Akang malah menjawab,"Orang kerja di Salman ini kan untuk mengabdi buat masyarakat, jadi kudu mau direpotin. Kalau gak mau direpotin ya gak usah kerja di sini, hehehe". Jawaban yang cukup simpel, tapi bagiku sangat bermakna. Aku berpikir, kata-kata seperti itu bisa keluar dari pegawai Salman yang notabene bukan pejabat. Bisa dibayangkan bagaimana pembinaan akhlak yang dilakukan di sana. Bandingkan dengan orang-orang dengan slogan "pengabdian.. pengabdian..", tapi slogan itu cuma jadi slogan belaka, tanpa ada realisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan singkat cerita, di akhir observasi itu, kami pun bermaksud untuk memberikan sedikit bingkisan sebagai tanda terima kasih buat Akang HD yang udah bersedia "direpotin" oleh kami. Namun, beliau malah menolak, dengan betul-betul menolak (kan biasanya ada orang yang klo dikasih tuh awalnya bilang "gak usah" dua kali, tapi yang ketiganya bilang terima kasih sambil ngambil tuh bingkisan). Ini juga merupakan bagian dari akhlak mulia, yaitu menolak pemberian dari orang lain di luar gaji yang berhak ia peroleh.... &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhlak mulia memang indah. Barang siapa berhias dengan akhlak mulia, sungguh dia telah memakai perhiasan yang paling indah di dunia ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-6688087890152367246?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/6688087890152367246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/indahnya-akhlak-mulia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6688087890152367246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/6688087890152367246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/indahnya-akhlak-mulia.html' title='Indahnya Akhlak Mulia'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S9RQh8qFu_I/AAAAAAAAAIM/Hh0xu66Qt4o/s72-c/DSC01291.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-2604355996480839333</id><published>2010-04-24T09:56:00.002+07:00</published><updated>2010-04-24T10:33:09.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><title type='text'>Kisah Tentang Warung "Ibu yang Baik Hati"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dekat kost-ku terdapat sebuah warung yang dimiliki oleh seorang ibu. Jika kita membeli di warung itu, sang ibu pasti mengajak ngobrol sang pembeli, meskipun dia baru sekali datang ke situ. Dengan mimik yang sangat ramah, ibu tersebut pasti akan bertanya (jika kita mahasiswa), mau kemana? mau ke kampus ya? sekarang udah semester berapa? Atau jika TV di warung tersebut sedang menyiarkan berita yang "hot" maka si ibu pun mengajak kita buat mendiskusikan berita itu. &lt;br /&gt;Pagi tadi saya sempat mampir di warung tersebut untuk membeli minuman. Dan perbincangan pun terjadi.&lt;/div&gt;Saya : permisi bu, mau beli ** ***** tea..&lt;br /&gt;Ibu&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : booleeeh.. yang kuning apa yang ijo??&lt;br /&gt;Saya : yang ijo bu..&lt;br /&gt;Ibu &amp;nbsp;&amp;nbsp; : mau ke kampus ya?? eh sekarang sudah semester berapa??&lt;br /&gt;Saya : semester 8 bu..&lt;br /&gt;Ibu&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : ngambil jurusan apa??&lt;br /&gt;Saya : Perminyakan bu.&lt;br /&gt;Ibu&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : wah hebat.. kalau perminyakan itu nanti bakal kerja di freeport..&lt;br /&gt;Saya : (???????).. iya bu, hehehehe..&lt;br /&gt;Ibu&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : kembaliannya mau sama ribuan, biar buat ngangkot??&lt;br /&gt;Saya : gak usah bu, pake lima ribuan aja.. makasih bu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan saya pun pergi dengan senyum-senyum sendiri. Perminyakan kerjanya di freeport????? Hehehehe.. Gak papa lah, biar sok tahu, yang penting ramah dan dan baik hati.. Betul gak bu.. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-2604355996480839333?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/2604355996480839333/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/kisah-tentang-warung-ibu-yang-baik-hati.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2604355996480839333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2604355996480839333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/kisah-tentang-warung-ibu-yang-baik-hati.html' title='Kisah Tentang Warung &quot;Ibu yang Baik Hati&quot;'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-2956548079013009183</id><published>2010-04-22T09:21:00.001+07:00</published><updated>2010-04-24T10:32:10.460+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Tentang Plagiarisme</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhir-akhir ini, masyarakat ITB digemparkan dengan berita mengenai praktik plagiarisme yang dilakukan oleh salah satu oknum civitas academica-nya, yaitu berupa penjiplakan disertasi orang lain untuk dimasukkan ke disertasinya sendiri. Sebagai konsekuensi, kabarnya oknum tersebut akan dikenai sanksi berupa pemecatan. Mendengar berita tersebut, saya pun penasaran tentang istilah yang satu ini. Apa sih plagiarisme, bagaimana praktiknya, apa batasan-batasannya, dan apakah di negara maju juga ada praktik tidak jujur seperti ini? Menurut saya, informasi ini sangat penting agar jangan sampai saya terjatuh pada praktik semacam ini yang bisa menyebabkan, misal, titel S.T. saya dicabut. Kasihan kan orang tua saya. Akhirnya, saya pun mencari berbagai informasi mengenai plagiarisme, mulai dari kamus hingga ensiklopedia. Dan inilah yang saya dapatkan (saya hanya fokus pada plagiarisme dalam dunia akademis. Adapun plagiarisme bisa juga terjadi pada bidang-bidang lain, seperti musik, jurnalistik, fiksi, dll).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Istilah Plagiarisme&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dalam kamus besar bahasa Indonesia, plagiarisme (pla-gi-a-ris-me) adalah kata benda yang berarti penjiplakan yang melanggar hak cipta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Longman Dictionary of Contemporary English: origin: plagiary, from Latin plagiarius 'thief', from plagium 'hunting net': 1. When someone uses another person's words,ideas, or work and pretends they are their own. 2. an idea, phrase, or story that has been copied from another person's work, without stating where it came from.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wikipedia English: Plagiarism, as defined in the 1995 Random House Compact Unabridged Dictionary, is the "use or close imitation of the language and thoughts of another author and the representation of them as one's own original work."&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wikipedia Bahasa Indonesia: Plagiarisme adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam bahasa Indonesia sendiri, plagiarisme sering diartikan ke dalam penjiplakan. Terdapat istilah lain yang mirip dengan plagiarisme (plagiarism), yaitu pembajakan (copyright infringement). Walaupun kedua istilah ini bisa merujuk pada suatu tindakan yang sama, keduanya berbeda dalam niatan/tujuan tindakannya. Copyright infringement adalah pelanggaran terhadap suatu hak cipta, ketika benda yang dilindungi oleh hak cipta tersebut digunakan tanpa ijin. Di lain hal, plagiarisme mengacu/mengkhususkan pada adanya suatu kenaikan reputasi sang plagiat yang diperoleh dengan cara yang tidak sah (dengan menjiplak).(Wikipedia)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang digolongkan sebagai plagiarisme:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;menggunakan tulisan orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda jelas (misalnya dengan menggunakan tanda kutip atau blok alinea yang berbeda) bahwa teks tersebut diambil persis dari tulisan lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengambil gagasan orang lain tanpa memberikan anotasi yang cukup tentang sumbernya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam buku Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah, Felicia Utorodewo dkk. menggolongkan hal-hal berikut sebagai tindakan plagiarisme:&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau hasil sendiri,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hal-hal yang tidak tergolong plagiarisme:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;menggunakan informasi yang berupa fakta umum.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;menuliskan kembali (dengan mengubah kalimat atau parafrase) opini orang lain dengan memberikan sumber jelas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengutip secukupnya tulisan orang lain dengan memberikan tanda batas jelas bagian kutipan dan menuliskan sumbernya.(Wikipedia Bahasa Indonesia)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dalam dunia akademik, hal-hal yang bisa juga digolongkan ke dalam plagiarisme adalah tindakan curang (cheating) seperti mencontek, mengarang data, menjiplak PR, dll (kita tahu lah...:p)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Contoh-contoh tindakan plagiarisme yang sempat terekam sejarah(diterjemahkan dari Wikipedia):&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Marks Chabedi, profesor di University of the Witwatersrand, Afrika Selatan, melakukan plagiarisme pada disertasi doktornya. Dia menggunakan hasil pekerjaan Kimberly Lanegran (University of Florida) dan menjiplaknya. Ketika Lanegran menemukan hal ini, dia mengirimkan hasil temuannya ke Chabedi. Chabedi kemudian dipecat dari jabatannya sebagai profesor, dan The New School (tempatnya memperoleh gelar Ph.D) membatalkan gelar doktornya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada Juni 2008, Columbia University mengumumkan bahwa Madonna Constantine, professor fisiologi dan edukasi di universitas tersebut dipecat karena kasus plagiarisme.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lyle Menendez diskorsing dari Princeton University setelah semester pertamanya akibat menjiplak laporan lab temannya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan tentu saja, kasus terbaru, seorang oknum Doktor di ITB, yaitu Dr.MZ, dalam makalahnya yang berjudul "3D Topological Relations for 3D Spatial Analysis" yang diduga menjiplak dari makalah milik Siyka Zlatanova yang berjudul "On 3D Topological Relationship". Menurut situs IEEE, makalah milik Dr.MZ ini hampir seluruhnya menduplikasi makalah lain. Teks asli dikopi tanpa menyebut sumber. (www.detiknews.com)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya sebagai salah satu mahasiswa ITB tentu saja sangat prihatin. Semoga dengan tulisan yang saya buat ini (walaupun banyak menjiplak tapi bukan plagiarisme, soalnya nyantumin sumbernya, hehehe), wawasan kita mengenai apa itu plagiarisme, bagaimana efeknya, apa batasan-batasannya, akan lebih terbuka dan kita tidak terjerumus ke dalam tindakan seperti itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;-http://en.wikipedia.org/wiki/Plagiarism&lt;br /&gt;-http://id.wikipedia.org/wiki/Plagiarisme&lt;br /&gt;-http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_plagiarism_controversies&lt;br /&gt;-http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php&lt;br /&gt;-http://www.detiknews.com/read/2010/04/15/184212/1339264/10/4-doktor-itb-diduga-terseret-plagiarisme&lt;br /&gt;-software Stardict&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-2956548079013009183?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/2956548079013009183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/tentang-plagiarisme.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2956548079013009183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2956548079013009183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/tentang-plagiarisme.html' title='Tentang Plagiarisme'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-645036097352559729</id><published>2010-04-21T10:48:00.004+07:00</published><updated>2010-06-02T11:03:46.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Santai'/><title type='text'>10 Manfaat dan Khasiat Minum Teh (copas)</title><content type='html'>Ada banyak alasan untuk menikmati secangkir teh. Entah itu di pagi hari, sore hari, atau kapan pun. Selain terasa nikmat, teh ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau tahu apa saja manfaat dan khasiatnya ? Ini dia......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.Teh mengandung Antioksida.&lt;br /&gt;Antioksidan yang dimiliki teh memberikan perlindungan bagi tubuh Anda dari penuaan ataupun efek dari polusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Teh mempunyai kafein yang lebih rendah dari kopi.&lt;br /&gt;Kopi biasanya mempunyai kafein 2 hingga 3 kali lipat lebih banyak dari teh. Secangkir kopi mengandung sekitar 135 mg kafein, sedangkan kafein di teh dengan ukuran yang sama, hanya terdapak kafein sebanyak 30-40 mg saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mengurangi risiko terkena serangan jantung dan stroke.&lt;br /&gt;Gumpalan dalam darah yang berasal dari kolesterol menyebabkan serangan jantung dan stroke. Teh dapat membantu melancarkan aliran darah dan membersihkannya. Sebuah penelitian di Belanda menemukan bahwa orang yang minum teh setidaknya 2 kali sehari 70% lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Teh melindungi tulang.&lt;br /&gt;Tidak hanya susu yang ditambahkan pada teh yang dapat memperkuat tulang Anda. Ada penelitian yang menemukan bahwa orang yang telah meminum teh lebih dari 10 tahun memiliki tulang yang kuat. Ini mungkin disebabkan oleh phytochemical yang terkandung di dalam teh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Teh memberikan senyum yang indah.&lt;br /&gt;Bukan teh yang menyebabkan kerusakan gigi, namun gula yang dicampurkan di dalamnya yang mempunyai efek buruk pada gigi. Teh sendiri mengandung flouride yang menjauhkan plak dari gigi. Jadi, tambahkanlah teh tawar pada rutinitas Anda dalam menjaga gigi dan gusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Teh meningkatkan pertahanan tubuh Anda.&lt;br /&gt;Meminum teh dapat membantu ketahanan tubuh Anda agar terhindar dari infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Teh melindungi tubuh dari kanker.&lt;br /&gt;Teh mengandung polyphenol, antioksidan yang ditemukan dalam teh, yang dapat melindungi tubuh dari kanker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Teh dapat menjaga tubuh tidak kekurangan cairan.&lt;br /&gt;Selama ini minuman yang mengandung kafein dianggap tak dapat dikategorikan dalam minuman yang memberi kontribusi cairan bagi tubuh. Namun para peneliti ternyata menemukan bahwa minuman berkafein dapat memberikan kontribusi cairan yang sama dengan minuman lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Teh bebas kalori.&lt;br /&gt;Teh tidak mengandung kalori, kecuali jika ditambahkan pemanis atau susu. Mengkonsumsi 250 kalori lebih rendah per harinya akan dapat menurunkan berat badan sebanyak kurang lebih 1/2 kg per minggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Teh meningkatkan metabolisme tubuh.&lt;br /&gt;Teh, terutama teh hijau, dapat meningkatkan metabolisme tubuh Anda. Anda dapat membakar sekitar 70-80 kalori tambahan hanya dengan meminum 5 cangkir teh hijau setiap harinya.&lt;br /&gt;Teh memberikan senyum yang indah&lt;br /&gt;Teh memberikan senyum yang indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga sukses memanfaatkan khasiat teh.....!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-645036097352559729?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/645036097352559729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/10-manfaat-dan-khasiat-minum-teh-copas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/645036097352559729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/645036097352559729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/10-manfaat-dan-khasiat-minum-teh-copas.html' title='10 Manfaat dan Khasiat Minum Teh (copas)'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-924613981787861180</id><published>2010-04-21T10:41:00.002+07:00</published><updated>2010-06-02T10:29:27.267+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Pidato Pelantikan Abu Bakar Ash Shiddiq Sebagai Khalifah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selepas dibai'at, Abu Bakar rodhiyallohu'anhu mulai berpidato setelah memuji Alloh Pemilik segala pujian, " Amma ba'du, para hadirin sekalian, sesungguhnya aku telah dipilih sebagai pemimpin atas kalian dan bukanlah aku yang terbaik, maka jika aku berbuat kebaikan bantulah aku. Dan jika aku bertindak keliru maka luruskanlah aku. kejujuran adalah amanah, sementara dusta adalah suatu pengkhianatan. Orang yang lemah di antara kalian sesungguhnya kuat di sisiku hingga aku dapat mengembalikan haknya kepadanya Insya Alloh. Sebaliknya siapa yang kuat di antara kalian maka dialah yang lemah di sisiku hingga aku akan mengambil darinya hak milik orang lain yang diambilnya.Tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad di jalan Alloh kecuali Alloh akan timpakan kepada mereka kehinaan, dan tidaklah suatu kekejian tersebar di tengah suatu kaum kecuali adzab Alloh akan ditimpakan kepada seluruh kaum tersebut. Patuhilah aku selama aku mematuhi Alloh dan RosulNya. Namun, jika aku tidak mematuhi keduanya maka tidak ada kewajiban taat atas kalian terhadapku. Sekarang berdirilah kalian untuk melaksanakan sholat, semoga Alloh merahmati kalian".(Ibnu Hisyam, as-Sirah an-Nabawiyah; Ibnu Katsir, Al Bidayah Wan Nihayah)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya kata-kata yang keluar dari mulut beliau yang mulia. Kita sangatlah merindukan sosok pemimpin seperti beliau di masa sekarang ini. Sungguh berbeda keadaannya dengan&amp;nbsp; pemimpin yang ada sekarang.Coba bandingkan pidato pelantikan yang disampaikan oleh pemimpin-pemimpin yang ada di masa sekarang ini dengan pidato beliau di atas. Jauh sekali perbandingannya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-924613981787861180?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/924613981787861180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/pidato-pelantikan-abu-bakar-ash-shiddiq.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/924613981787861180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/924613981787861180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/pidato-pelantikan-abu-bakar-ash-shiddiq.html' title='Pidato Pelantikan Abu Bakar Ash Shiddiq Sebagai Khalifah'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-958204840391550037</id><published>2010-04-19T11:20:00.000+07:00</published><updated>2010-04-24T10:34:19.401+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Hasil Sementara Saudara-Saudara!!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah.. I suppose this as a good starting point. Hasil riset tim polymer OGRINDO yang mengembangkan polymer untuk keperluan polymer flooding telah menunjukkan hasil. Polymer yang dikembangkan adalah cellulose-based polymer. Jika dibandingkan dengan polymer komersial yang kami uji juga rheologinya, cellulose-based polymer ini memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap salinitas. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Polymer injection adalah salah satu teknik enhanced oil recovery yang merupakan perbaikan dari waterflooding. Teknik ini bertujuan untuk meningkatkan sweep efficiency flooding sehingga daerah yang disapu oleh fluida injeksi menjadi lebih luas. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S8vXmYENAZI/AAAAAAAAAH0/DHox1U31RTM/s1600/Sweep+Eff.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="170" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S8vXmYENAZI/AAAAAAAAAH0/DHox1U31RTM/s400/Sweep+Eff.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karakter dari polymer yang diperlukan untuk menaikkan sweep efficiency adalah viskositas dari polymer. Dengan viskositas yang tinggi, mobilitas dari fluida injeksi akan berkurang sehingga dapat mengurangi risiko early breakthrough.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun, ketika polymer diinjeksikan ke dalam formasi, polymer akan terekspos ke air formasi, baik itu free water atau connate water yang memiliki salinitas tinggi (hingga 30000 ppm). Kebanyakan polymer akan mengalami penurunan viskositas ketika bercampur dengan air bersalinitas tinggi. Untuk itulah, polymer yang tahan terhadap salinitas sangatlah diperlukan untuk keperluan injeksi. (bisa dilihat dari grafik di bawah ini)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S8vZo5XeRyI/AAAAAAAAAIE/_zfbsdhIXyo/s1600/Grafik.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S8vZo5XeRyI/AAAAAAAAAIE/_zfbsdhIXyo/s320/Grafik.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun polymer yang dihasilkan lebih tahan terhadap salinitas dibanding polymer pembanding (HPAM), polymer ini masih memerlukan konsentrasi yang tinggi untuk mencapai viskositas yang dikehendaki. Selain itu, ketahanan terhadap temperatur tinggi juga masih kurang baik. Untuk itu, ke depannya akan terus dilakukan perbaikan terhadap polymer ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Anyway, this is a good starting point for the further research in biopolymer material in ITB..&amp;nbsp;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-958204840391550037?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/958204840391550037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/hasil-sementara-saudara-saudara.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/958204840391550037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/958204840391550037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/hasil-sementara-saudara-saudara.html' title='Hasil Sementara Saudara-Saudara!!!!'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S8vXmYENAZI/AAAAAAAAAH0/DHox1U31RTM/s72-c/Sweep+Eff.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-3067029519245326393</id><published>2010-04-18T13:29:00.000+07:00</published><updated>2010-04-24T10:34:19.401+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Masalah Riset di Bidang Perminyakan di Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang saya lihat sekarang ini, masih terdapat masalah yang terkait dengan riset yang dilakukan di Indonesia ini, khususnya mengenai bidang perminyakan dan sumber energi lain. Masalah tersebut antara lain:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;1. Kurangnya riset dasar (basic research)&lt;br /&gt;Ini bisa dilihat dari publikasi-publikasi yang dihasilkan oleh para periset di Indonesia ini, jarang yang fokus pada ilmu dasar yang mendasari teknologi perminyakan. Kebanyakan riset yang dilakukan adalah applied research yang hasilnya langsung bisa diterapkan. Memang, basic research itu terasa seperti eksplorasi (keluar uang mulu, risiko besar, tidak langsung terasa hasilnya, hasilnya pun belum tentu), tetapi dengan pengertian yang didapat dari basic research, applied yang akan dilakukan juga akan lebih baik dan lebih mantap (hasil dari applied research tidak mengambang, karena hanya berdasar pada hasil basic research orang lain). Contoh kasus, adalah penelitian mengenai polymer flooding. Kebanyakan orang berminat pada berapa tambahan perolehan minyak yang bisa didapat dengan menginjeksikan polymer ini.Oleh karena itu, para periset langsung melakukan penelitian mengenai polymer flooding ini, baik dengan pemodelan di laboratorium maupun dengan simulasi. Namun mereka melupakan basic research mengenai polymer flooding ini, seperti riset mengenai material polymer-nya, atau riset mengenai mekanisme di reservoirnya, dll. Oleh karena itu, agar riset yang dilaksanakan di Indonesia bisa bersaing dengan riset dari negara-negara lain, perlu dilakukan studi pada bidang-bidang yang menunjang riset tersebut terlebih dahulu. Salah satu riset yang cukup berhasil yang pernah saya lihat adalah mengenai surfactant flooding yang dilakukan di ITB. Para perisetnya (salah satunya dosen saya) meneliti hingga material surfactant-nya, dan hasilnya pun cukup memuaskan dan mantap.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;2. Kurangnya minat mahasiswa untuk melakukan riset&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Riset, dari sisi perisetnya, memerlukan tiga syarat, yaitu: kecerdasan, ketekunan, dan rasa ingin tahu. Dan jarang sekali ketiga syarat ini bisa terkumpul pada satu orang (khususnya di Indonesia Tepatnya Bandung (ITB)). Oleh karena itu, ketiga hal ini harus dipupuk di dalam jiwa-jiwa para mahasiswa sejak dari SD, bahkan TK, yaitu dengan cara membiasakan anak-anak membaca buku ilmiah, membiasakan anak berdiskusi, dan membiasakan anak untuk "BERPIKIR". Saya cukup kagum dengan pernyataan salah seorang peneliti di Lembaga Eijkman, ketika ditanya alasannya untuk kuliah sampai S3, dan kemudian menjadi peneliti di lembaga tersebut. Dan jawabannya, bahwa yang mendorongnya untuk melakukan semua hal tersebut hanyalah rasa ingin tahunya. Hebat..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-3067029519245326393?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/3067029519245326393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/masalah-riset-di-bidang-perminyakan-di.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3067029519245326393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3067029519245326393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/masalah-riset-di-bidang-perminyakan-di.html' title='Masalah Riset di Bidang Perminyakan di Indonesia'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-5940275103056399692</id><published>2010-04-18T13:21:00.001+07:00</published><updated>2010-04-24T10:34:19.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serius'/><title type='text'>Riset</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Riset, atau dalam bahasa Inggris disebut &lt;i&gt;research&lt;/i&gt; berasal dari dua kata, yaitu &lt;i&gt;re&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;search&lt;/i&gt;, yang secara bahasa dapat diartikan sebagai proses pencarian yang berulang-ulang. Oleh karena itu, dalam suatu riset pasti terdapat adanya sifat mengulang-ulang, secara detail sehingga diperolehlah suatu hal baru. Meskipun demikian, riset tidaklah harus menghasilkan sesuatu, tapi paling tidak harus menghasilkan suatu pengertian baru (adanya suatu pertanyaan yang bisa dijawab). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebih lanjut mengenai riset:&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Riset harus dilakukan secara sistematik, ada jalur yang harus diikuti. Artinya, tahapan-tahapan riset yang akan dilakukan harus direncanakan. Riset yang dilakukan secara membabi buta (asal jalan), tidak akan menuju/terfokus pada suatu hasil yang diharapkan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Riset merupakan fungsi waktu. Diperlukan waktu panjang untuk bisa mendapatkan sesuatu. Di dalam riset hasil tidak ditemukan untuk sekali waktu saja. Wajib adanya pengulangan dalam sistematiknya..&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam suatu riset, wajib ada suatu referensi yang diacu. Tidak boleh hanya berdasarkan perasaan. Harus ada suatu dasar teori ataupun pekerjaan dari periset sebelumnya yang berkaitan dengan riset yang akan dilaksanakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelaksanaan riset harus &lt;i&gt;sustainable&lt;/i&gt;(berkelanjutan), dan fokus pada suatu hal (dicontohkan seperti riset yang dilakukan oleh Dr. Raghavan di University of Tulsa, yang fokus pada topik well testing). Riset dari topik yang besar terbagi ke dalam sub-topik yang mendukung topik besar tersebut.. Sustainability dari suatu riset tergantung dari dana, sumber daya manusia, dan harus mengikuti perkembangan teknologi yang ada sekarang. Riset juga harus mengikuti suatu road map yang jelas..&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis riset:&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;basic research&lt;/i&gt;, yaitu riset yang terfokus pada ilmu-ilmu dasar yang mendasari bidang ilmu lain. Misal riset pada matematika, fisika, termodinamika, dll. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;applied research&lt;/i&gt;, yaitu riset yang berdasarkan riset lain yang sudah dilaksanakan sebelumnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;market research, yaitu riset yang dilakukan berdasarkan permintaan dari pasar (kalau di TM, pasar ini berupa perusahaan-perusahaan minyak)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;action research&lt;/li&gt;&lt;li&gt;research and development&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;(Disadur dari kuliah umum "Metodologi Penelitian" oleh Dr. Pudjo Sukarno)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-5940275103056399692?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/5940275103056399692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/riset.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5940275103056399692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5940275103056399692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/riset.html' title='Riset'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-3501063993525311693</id><published>2010-04-17T18:34:00.000+07:00</published><updated>2010-04-17T18:34:30.590+07:00</updated><title type='text'>My Blog's Resurrection</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah.. Akhirnya setelah sekian lama absen dari dunia per-blog-an, sekarang blog saya tampil dengan wajah baru.. Tentunya dengan konten yang lebih beragam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Vakumnya blog ini disebabkan selain karena kesibukan sebagai mahasiswa tingkat akhir (SWASTA), juga salah satunya karena sifat saya yang mudah bosan terhadap segala sesuatu yang saya kerjakan.. Tapi untuk ke depannya, insyaAlloh blog ini akan terus eksis, dan tetap dengan topik-topik yang padat berisi..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga blog ini bisa menambah wawasan bagi para pembacanya.. Amiin..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-3501063993525311693?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/3501063993525311693/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/my-blogs-resurrection.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3501063993525311693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/3501063993525311693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2010/04/my-blogs-resurrection.html' title='My Blog&apos;s Resurrection'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-1999352271968008094</id><published>2009-02-12T16:52:00.001+07:00</published><updated>2009-02-12T16:59:46.479+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Topik - Topik Lainnya'/><title type='text'>Quotation from Mas Rudi</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Pada saat kuliah Bor II bersama mas Rudi, Senin kemarin, beliau mengatakan suatu hal yang kayaknya sepele, tapi sebenarnya maknanya sangat mendalam. Waktu itu beliau berkata, “Kalo sedang kerja kita mesti serius, kalo lagi libur juga harus serius. HPnya dimatiin, jangan terima telepon, lupakan semua pekerjaan, nikmati liburannya”. Ungkapan ini benar-benar mencerminkan profesionalitas beliau. Dan artinya jika kita ingin menjadi seorang yang profesional, kita harus berkonsentrasi pada apa yang sedang kita lakukan agar hasilnya pun maksimal. Coba deh dilakukan, pasti akan menjadikan kita lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-1999352271968008094?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/1999352271968008094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/quotation-from-mas-rudi.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1999352271968008094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1999352271968008094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/quotation-from-mas-rudi.html' title='Quotation from Mas Rudi'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-7496230246623110319</id><published>2009-02-12T16:52:00.000+07:00</published><updated>2009-02-12T16:56:50.461+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Topik - Topik Lainnya'/><title type='text'>Fakta Unik: Kucing Nan Menggemaskan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Disadur dari E-Book Kumpulan Fakta Unik, tulisan Yulius Haflan&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Siapa sih yang tidak mengenal dengan makhluk nan gemesin ini. Mulai dari kucing kampung yang sering nyolong ikan asin hingga kucing model persia yang dimanja dan sering pergi ke salon. Perilakunya pun sangat menggemaskan. Hewan ini sangat kooperatif dengan manusia.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPx6oAKOxI/AAAAAAAAAGg/gu-KX2WqfkU/s1600-h/Kuching+Luthu.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 290px; height: 217px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPx6oAKOxI/AAAAAAAAAGg/gu-KX2WqfkU/s400/Kuching+Luthu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301847175818001170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Namun ternyata dibalik lucu dan  gemesnya makhluk ini, ternyata menyimpan satu potensi bahaya yang cukup besar. Si puss ini ternyata bisa menjadi media yang tepat dalam menyebarkan sejumlah bibit penyakit dan virus. Mulai dari tokso hingga yang namanya rabies yang sangat mengerikan. Untuk menambah pengetahuan kita semua, berikut ini adalah sejumlah fakta unik yang patut kita simak:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;1. Tahukah kamu, kucing (Felis silvestrid-catus), terutama kucing rumah adalah salah satu  hewan predator paling hebat di dunia. Kucing ini mampu membunuh dan atau memakan beberapa ribu species, mengalahkan kucing besar (seperti singa, harimau, dan sejenisnya) yang hanya mampu memangsa kurang dari 100 species. Namun karena ukurannya terbilang kecil, maka tidak berbahaya bagi manusia (syukurlah...). Namun tetap  saja sangat berbahaya apabila kucing ini terinfeksi rabies.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;2. Kucing telah berasosiasi dengan kehidupan manusia sekurangnya sejak 3500 tahun yang lalu. Ketika itu  orang Mesir kuno telah menggunakan kucing untuk mengusir hama tikus dan hewan pengerat lainnya dari hasil panen mereka. Namun, percaya atau tidak, di dunia ini hanya terdapat 1% populasi kucing di dunia yang termasuk galur murni atau kucing ras. Sisanya adalah kucing hasil pencampuran dari berbagai ras atau biasa yang kita sebut sebagai kucing kampung. Karena itu, kucing ras termasuk kucing yang paling sering dicari dan mahal harganya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;3. Di Indonesia, suara kucing sering ditulis dengan kata "Meong". Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing sering ditulis dengan "Meow". Di negara Inggris sendiri, suara kucing ditulis "Miaow". Kalau bahasa Jepang sering ditulis dengan kata "Nya".&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;4. Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kg dan jarang melebihi 10 kg, kecuali diberi makan berlebih, si pussy bisa mencapai berat badan 23 kg. Dalam penangkaran, kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, dimana kucing tertua pernah diketahui berusia 36 tahun! Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern hanya mampu hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;5. Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat. tapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadangkala kucing memuntahkan semacam hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perutnya. Sementara itu kucing dapat menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12 - 16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13 - 14 jam. Tapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;6. Percaya atau tidak, di  abad pertengahan kucing dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan cara dibakar dan dilempar dari tempat tinggi. Sejumlah ahli sejarah percaya bahwa wabah Black Death atau wabah pes menyebar dengan cepat di Eropa pada abad ke-14 akibat tahyul itu. Hal itu disebabkan banyaknya pembunuhan kucing yang dilakukan sehingga meningkatkan populasi tikus yang membawa wabah pes tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-7496230246623110319?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/7496230246623110319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/fakta-unik-kucing-nan-menggemaskan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7496230246623110319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7496230246623110319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/fakta-unik-kucing-nan-menggemaskan.html' title='Fakta Unik: Kucing Nan Menggemaskan'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPx6oAKOxI/AAAAAAAAAGg/gu-KX2WqfkU/s72-c/Kuching+Luthu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-8409727436999234310</id><published>2009-02-12T16:46:00.001+07:00</published><updated>2010-05-13T14:09:54.180+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkuliahan'/><title type='text'>Retention Time</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Disarikan dari asistensi kuliah Pengolahan Lapangan dan Transportasi pada tanggal 11 Februari 2009, oleh Garry dkk.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Retention time adalah waktu minimal yang diperlukan oleh campuran fluida untuk memisah secara gravitasi di dalam suatu tanki, dalam hal ini adalah separator.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Untuk itu, retention time dapat juga diartikan sebagai waktu yang paling lama yang dialami oleh suatu droplet untuk dapat keluar dari continuous phase yang berbeda fasa yang ada di sekitarnya. Artinya, retention time ditentukan oleh droplet yang memiliki terminal velocity paling lambat. Logikanya begini, kalau yang paling lambat sudah berhasil memisah, berarti yang lain juga sudah terpisah.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Berdasarkan persamaan settling dan rising :&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Settling&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Rising&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;(formulanya lupa bawa, sorry ^_^)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Pada kondisi laminar, C&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt; = 24/Re&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Dari kedua persamaan di atas, terlihat bahwa kecepatan terminal yang paling kecil dimiliki oleh bubble gas yang mengalami rising, dengan ukuran bubble yang paling kecil.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Jika ukuran droplet yang paling kecil dan mengalami rising dapat diketahui, maka retention time dapat dihitung dengan rumus :&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Retention time = H/V&lt;sub&gt;t&lt;/sub&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Dengan H adalah panjangnya continuous phase yang harus dilalui oleh bubble yang paling kecil sehingga dapat bergabung dengan kawan-kawannya sesama kaum gas, yang ada di atas minyak. Ilustrasinya adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPwQu9KPXI/AAAAAAAAAGY/jyUyD2umKk4/s1600-h/hhhhh.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301845356618333554" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPwQu9KPXI/AAAAAAAAAGY/jyUyD2umKk4/s400/hhhhh.jpg" style="cursor: pointer; height: 389px; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-8409727436999234310?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/8409727436999234310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/retention-time.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8409727436999234310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/8409727436999234310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/retention-time.html' title='Retention Time'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPwQu9KPXI/AAAAAAAAAGY/jyUyD2umKk4/s72-c/hhhhh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-1069228841514897992</id><published>2009-02-12T16:45:00.001+07:00</published><updated>2010-05-13T14:09:20.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkuliahan'/><title type='text'>Solusi analitik Persamaan Difusivitas Radial (Kondisi Infinite Acting)</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Disarikan dari kuliah Teknik Reservoir II tanggal 10 Februari 2009&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Kondisi infinite acting adalah kondisi ketika reservoir seakan-akan tidak terbatas, artinya efek dari batas reservoir belum dirasakan/ transien tekanan belum mencapai batas reservoir. Jika digambarkan adalah sebagai berikut.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPv_gbe02I/AAAAAAAAAGQ/zdMaqySm9k4/s1600-h/pressure+transient+graph.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301845060661203810" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPv_gbe02I/AAAAAAAAAGQ/zdMaqySm9k4/s400/pressure+transient+graph.jpg" style="cursor: pointer; height: 370px; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Untuk menentukan solusi persamaan difusivitas radial, perlu didefinisikan terlebih dahulu suatu variabel yang tak berdimensi, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Dimensionless pressure, P&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt; = kh(Pi-P)/(α&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;qµB)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Dimensionless time, t&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt; = α&lt;sub&gt;1&lt;/sub&gt; kt/(&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;��&lt;/span&gt;µCt r&lt;sub&gt;w&lt;/sub&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Dimensionless drainage radius, r&lt;sub&gt;eD&lt;/sub&gt; = r&lt;sub&gt;e&lt;/sub&gt;/r&lt;sub&gt;w&lt;/sub&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Dimensionless radius, r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt; = r/r&lt;sub&gt;w&lt;/sub&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Jika persamaan difusivitas radial dinyatakan dalam parameter tak berdimensi, menjadi :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPv_VCwIhI/AAAAAAAAAGA/S2h5fkZnC2s/s1600-h/dimensionless+diffusivity+equation.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301845057604690450" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPv_VCwIhI/AAAAAAAAAGA/S2h5fkZnC2s/s400/dimensionless+diffusivity+equation.jpg" style="cursor: pointer; height: 104px; width: 307px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Terdapat dua macam asumsi yang digunakan untuk menentukan solusi dari persamaan difusivitas radial pada kondisi infinite acting, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Mengasumsikan sumur sebagai suatu  garis, artinya jari-jari sumur &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt; 0.  Solusinya disebut line source solution.   &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Pada kondisi ini :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Initial Condition :  P&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;(r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;,0)=0&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Outer boundary condition : P&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;(r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt;∞, t&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;) = 0&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Inner boundary condition : (r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;*&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;∂&lt;/span&gt;P&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;/&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;∂&lt;/span&gt;r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;)= - 1, r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt;0&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Dengan berbagai operasi matematika, dan dengan memperhatikan initial condition dan boundary condition, didapatlah solusi sebagai berikut, yang masih dalam ruang laplace, dan harus dilakukan invers untuk mendapatkan solusi yang real :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPv_S625II/AAAAAAAAAGI/Ljptup10PRI/s1600-h/line+source+solution.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301845057034708098" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPv_S625II/AAAAAAAAAGI/Ljptup10PRI/s400/line+source+solution.jpg" style="cursor: pointer; height: 106px; width: 349px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;K&lt;sub&gt;0&lt;/sub&gt; adalah modified Bessel function of  first kind&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Sumur memiliki dimensi, artinya  jari-jari sumur finite. Disebut cylindrical source solution.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Initial Condition :  P&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;(r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;,0)=0&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Outer boundary condition : P&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;(r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt;∞, t&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;) = 0&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Inner boundary condition : (r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;*&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;∂&lt;/span&gt;P&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;/&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;∂&lt;/span&gt;r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;)= - 1, r&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt;1&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Solusinya adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPv_REzPZI/AAAAAAAAAF4/4ClQW9w6kIc/s1600-h/cylindrical+source+solution.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301845056539540882" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPv_REzPZI/AAAAAAAAAF4/4ClQW9w6kIc/s400/cylindrical+source+solution.jpg" style="cursor: pointer; height: 106px; width: 325px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Dengan K1 adalah modified Bessel function of second kind&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-1069228841514897992?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/1069228841514897992/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/solusi-analitik-persamaan-difusivitas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1069228841514897992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/1069228841514897992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/solusi-analitik-persamaan-difusivitas.html' title='Solusi analitik Persamaan Difusivitas Radial (Kondisi Infinite Acting)'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPv_gbe02I/AAAAAAAAAGQ/zdMaqySm9k4/s72-c/pressure+transient+graph.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-4716931529460122661</id><published>2009-02-12T16:40:00.001+07:00</published><updated>2010-05-13T14:10:40.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkuliahan'/><title type='text'>Gas Lift Operation (1)</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Disarikan dari kuliah Artificial Lift tanggal 10 Februari 2009&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Kategori sumur produksi:&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Hi productivity index (PI), hi  bottomhole pressure (BHP)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Hi PI, low BHP&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Low PI, hi BHP&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Low PI, low BHP&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Suatu PI dikatakan tinggi jika &amp;gt;0.5 stb/day-psi dan rendah jika ≤0.5 stb/day-psi. Sedangkan kriteria BHP yang tinggi yaitu jika static BHP dapat men-support ≥70 % kolom fluida di dalam sumur, dan rendah jika static BHP men-support &amp;lt;40&amp;gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Dari segi operasionalnya, metode gas lift dibagi menjadi 2:&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Continuous gas lift : gas  diinjeksikan secara kontinu ke dalam tubing lewat annulus. Metode  ini biasa dilaksanakan pada saat tekanan reservoir masih tinggi dan  pada sumur dengan PI yang tinggi pula. Metode ini prosedurnya lebih  mudah dilakukan karena tidak perlu dilakukan pengaturan &lt;i&gt;time  cycling&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Intermittent gas lift : gas  diinjeksikan secara periodik ke dalam tubing. Metode ini dilakukan  pada saat tekanan reservoir sudah mulai turun, dan juga pada sumur  dengan PI yang rendah.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Dalam memilih metode gas lift yang akan dilakukan harus diperhitungkan berbagai aspek, mulai dari ketersediaan gas, biaya, rate yang dihasilkan, dll.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Dalam melakukan perencanaan sumur gas lift, perlu dilakukan hal-hal berikut:&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Liquid flow analysis : berapa rate  yang akan dihasilkan dengan dilakukannya gas lift ini. Ini disebut  sebagai gas lift potential.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Gas flow analysis : berkaitan  dengan berapa jumlah gas yang harus diinjeksikan.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Unloading process analysis :  berkaitan dengan peletakan/spacing subsurface valve.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Valve characteristic analysis :  berkaitan dengan pemilihan subsurface valve.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Installation design.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Evaluation of gas lift potential&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Untuk mengetahui gas lift potential, dapat dilakukan Nodal Analysis dengan menambahkan valve dan gas input pada tubing.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPu92miaBI/AAAAAAAAAFo/Jj9RBgAnIN8/s1600-h/nodal+graph.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301843932741789714" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPu92miaBI/AAAAAAAAAFo/Jj9RBgAnIN8/s400/nodal+graph.jpg" style="cursor: pointer; height: 400px; width: 249px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;GLR &lt;sub&gt;di atas node &lt;/sub&gt;= GLR &lt;sub&gt;injection&lt;/sub&gt; + GLR &lt;sub&gt;formation&lt;/sub&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;GLR &lt;sub&gt;injection&lt;/sub&gt; = q&lt;sub&gt;injection gas&lt;/sub&gt;/q&lt;sub&gt;liquid&lt;/sub&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Nodal Analysis :&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Pwf -  pressure drop below node =  Pwh + pressure drop upside of node&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;dP di bawah node = f(q, GLR formasi, dll)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;dP di atas node =  f(q, GLR total, dll)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;berdasarkan ketersediaan gas, yaitu unlimited dan limited, analisis untuk penentuan jumlah gas yang harus diinjeksikan agar diperoleh hasil yang maksimal adalah :&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Jika jumlah gas tidak terbatas.  Hal ini bisa terjadi pada lapangan yang memproduksi gas dalam jumlah  besar. Untuk mengetahui jumlah gas yang optimal, dapat dilakukan  nodal analysis yang digambarkan pada grafik di bawah ini&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPu-PFb_tI/AAAAAAAAAFw/k7LrFwBIT8Q/s1600-h/nodal+plot.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301843939313843922" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPu-PFb_tI/AAAAAAAAAFw/k7LrFwBIT8Q/s400/nodal+plot.jpg" style="cursor: pointer; height: 347px; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Jika q operasional diplot terhadap GLR(total, yaitu GLR di atas injection valve), didapat grafik di bawah ini :&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPu97XPUEI/AAAAAAAAAFg/6aGhKAsi11U/s1600-h/GLR+vs+q.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301843934019801154" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPu97XPUEI/AAAAAAAAAFg/6aGhKAsi11U/s400/GLR+vs+q.jpg" style="cursor: pointer; height: 392px; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Akan didapat nilai GLR optimum. Jika jumlah gas tidak terbatas, artinya kita bebas menggunakan gas dalam jumlah berapapun, jumlah gas yang harus diinjeksikan dapat dihitung dengan cara di bawah ini :&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;GLR injeksi = GLR total – GLR formasi&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;q injeksi = GLR injeksi * q liquid.&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Jika jumlah gas terbatas, rumus  yang dapat dipakai adalah :&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;GLR total =  GLR formasi + (q&lt;sub&gt;injeksi&lt;/sub&gt;/q liquid)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Untuk menentukan q liquid yang dihasilkan dengan jumlah gas yang ada, perlu dilakukan trial and error, karena berdasarkan grafik GLR vs q di atas, q adalah f(GLR), sedangkan pada rumus di atas, ada dua parameter yang belum diketahui, yaitu GLR total dan q liquid itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Gas Flow Requirements (outflow  from compressor)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;Pada kondisi lapangan, umumnya satu kompresor harus dapat mensuplai kebutuhan gas untuk lebih dari satu sumur gas lift, bahkan hingga puluhan. Untuk mengetahui jumlah gas yang harus dikeluarkan dari kompresor adalah jumlah dari semua kebutuhan sumur gas lift yang ada pada kondisi puncak operasi ditambahkan dengan safety factor sebesar 5 %.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-4716931529460122661?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/4716931529460122661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/gas-lift-operation-1.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4716931529460122661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4716931529460122661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/gas-lift-operation-1.html' title='Gas Lift Operation (1)'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPu92miaBI/AAAAAAAAAFo/Jj9RBgAnIN8/s72-c/nodal+graph.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-4177081141664804101</id><published>2009-02-12T16:18:00.001+07:00</published><updated>2010-05-13T14:17:49.467+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkuliahan'/><title type='text'>Persamaan Difusivitas Radial Untuk Aliran Multifasa dan Fluida Kompresibel</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;TeknTulisan ini disarikan dari kuliah Teknik Reservoir II yang diasuh oleh Mas Asep a.k.a &lt;a href="http://www.fttm.itb.ac.id/page/index.php?id=9"&gt;Dr.Ir. Asep Kurnia Permadi&lt;/a&gt;, pada tanggal 9 Februari 2009 + slide dari Mas DA a.k.a Dr.Ir.Doddy Abdassah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Pada kuliah sebelumnya, telah dijelaskan mengenai penyusunan persamaan difusivitas radial untuk fluida slightly compressible, yang disusun berdasarkan 3 persamaan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Persamaan kontinuitas&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Persamaan Darcy (Equation of  Motion)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Persamaan Keadaan (Equation of  State)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Dan dengan memasukkan berbagai asumsi, meliputi:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Aliran laminar&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Fluida slightly compressible&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Aliran yang terjadi radial  cylindrical&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Media aliran homogen, isotropic&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Dll&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Didapatlah persamaan difusivitas radial sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPqkOZAYrI/AAAAAAAAAEI/IiH-eXD3CCg/s1600-h/pers_diff_radial_s_comp.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301839094404375218" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPqkOZAYrI/AAAAAAAAAEI/IiH-eXD3CCg/s320/pers_diff_radial_s_comp.jpg" style="cursor: pointer; height: 136px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Kemudian, bagaimana jika yang mengalir adalah fluida multifasa, ataupun fluida kompresibel (gas)?&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Aliran Multifasa&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Menurut Martin, persamaan aliran untuk aliran 3 fasa di dalam media berpori, dengan mengabaikan efek gravitasi dan kompresibilitas batuan adalah sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPtkI3U4KI/AAAAAAAAAFI/J3yTyxdM9B0/s1600-h/3-phase-flow-eq.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301842391455817890" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPtkI3U4KI/AAAAAAAAAFI/J3yTyxdM9B0/s400/3-phase-flow-eq.jpg" style="cursor: pointer; height: 197px; width: 402px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Dengan melakukan manipulasi matematis, meliputi product rule dan chain rule, dengan mempertimbangan :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Permeabilitas relatif(k) = fungsi saturasi(S)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Saturasi(S), viskositas(µ), faktor volume(&lt;span style="font-family: Cambria,serif;"&gt;β&lt;/span&gt;), gas liquid ratio(R ) = fungsi tekanan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;didapatlah persamaan berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPtkADUIqI/AAAAAAAAAFQ/nQJSWE0iYCE/s1600-h/3-phase-flow-exp.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301842389090181794" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPtkADUIqI/AAAAAAAAAFQ/nQJSWE0iYCE/s400/3-phase-flow-exp.jpg" style="cursor: pointer; height: 269px; width: 418px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;dengan asumsi bahwa perubahan tekanan dan saturasi terhadap lokasi kecil, maka nilai – nilai &lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;∇P.∇P, ∇P.∇S&lt;/span&gt;&lt;sub&gt;&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;, dan ∇P.∇S&lt;/span&gt;&lt;sub&gt;&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;w   &lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;dapat diabaikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Dengan asumsi di atas, maka persamaan (4), (5), dan (6) menjadi :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPt_zFP0KI/AAAAAAAAAFY/bXFi4vUnDX8/s1600-h/eq+7-8-9.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301842866644963490" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPt_zFP0KI/AAAAAAAAAFY/bXFi4vUnDX8/s400/eq+7-8-9.jpg" style="cursor: pointer; height: 168px; width: 417px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Dengan eliminasi &lt;span style="font-family: Cambria Math,serif;"&gt;∇&lt;/span&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;P dari persamaan (7), (8), dan (9) akan diperoleh sistem ODP sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPsaU4RjhI/AAAAAAAAAEo/jpfKLBUekb0/s1600-h/eq+10-11.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301841123370700306" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPsaU4RjhI/AAAAAAAAAEo/jpfKLBUekb0/s400/eq+10-11.jpg" style="cursor: pointer; height: 104px; width: 415px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Di mana tanda aksen menyatakan derivatif terhadap P, Ct adalah kompresibilitas total, dan λ adalah perjumlahan dari mobilitas tiap fasa fluida, dengan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPspva5g2I/AAAAAAAAAEw/4mUwUANGpGA/s1600-h/ct+an+mblty+def.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301841388193284962" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPspva5g2I/AAAAAAAAAEw/4mUwUANGpGA/s400/ct+an+mblty+def.jpg" style="cursor: pointer; height: 162px; width: 500px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Dengan mengkombinasikan persamaan (10) dan (11), didapat :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPs2J3oRtI/AAAAAAAAAE4/M1tHkxO-tHU/s1600-h/multiphase+diff+eq.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301841601451542226" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPs2J3oRtI/AAAAAAAAAE4/M1tHkxO-tHU/s400/multiphase+diff+eq.jpg" style="cursor: pointer; height: 216px; width: 521px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;yang bentuknya  mirip dengan persamaan difusivitas untuk fluida slightly compressible, oleh karena itu dapat diselesaikan dengan metode yang sama untuk mencari solusi pada persamaan difusivitas untuk fluida slightly compressible.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Aliran Compressible Fluid&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Untuk mendapatkan persamaan difusivitas untuk aliran compressible fluid sebenarnya sama saja dengan slightly compressible fluid. Hanya saja persamaan yang dihasilkan adalah nonlinear, sebab koefisien dalam persamaan difusivitas tersebut adalah fungsi (strong function) dari dependent variable. Dalam hal ini, yang menjadi koefisien adalah kompresibilitas dan viskositas, sedangkan dependent variable-nya adalah tekanan. Agar persamaan ini dapat diselesaikan, perlu dilakukan suatu linearisasi. Salah satunya adalah dengan mengumpulkan variabel-variable yang merupakan fungsi tekanan, dengan tekanan itu sendiri, sehingga didapatkan variable baru, yang berfungsi sebagai dependent variable untuk menggantikan tekanan, yang telah mencakup semua parameter yang merupakan fungsi dari tekanan. contohnya adalah pseudopressure, yang didefinisikan sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPtG2kuSZI/AAAAAAAAAFA/8xhm5TveHRE/s1600-h/pseudopressure.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301841888329746834" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPtG2kuSZI/AAAAAAAAAFA/8xhm5TveHRE/s400/pseudopressure.jpg" style="cursor: pointer; height: 110px; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dengan menerapkan pseudopressure, persamaan difusivitas menjadi linear, dan dapat ditentukan solusinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-4177081141664804101?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/4177081141664804101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/persamaan-difusivitas-radial-untuk.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4177081141664804101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/4177081141664804101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/persamaan-difusivitas-radial-untuk.html' title='Persamaan Difusivitas Radial Untuk Aliran Multifasa dan Fluida Kompresibel'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPqkOZAYrI/AAAAAAAAAEI/IiH-eXD3CCg/s72-c/pers_diff_radial_s_comp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-7267522099827393127</id><published>2009-02-12T16:02:00.001+07:00</published><updated>2010-05-13T14:18:31.570+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkuliahan'/><title type='text'>Ringkasan Kuliah Bor II, Minggu ke-2</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Tulisan ini disarikan dari kuliah Teknik Operasi Pemboran II, yang diasuh oleh mas Rudi a.k.a &lt;a href="http://www.villamerah.co.id/index.php?show=instructor"&gt;Dr.Ir. Rudi Rubiandini R.S.&lt;/a&gt; pada tanggal 9 Februari 2009. Mas Rudi ini termasuk salah satu dosen terbaik yang dimiliki oleh Teknik Perminyakan ITB.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Perlu diketahui, bahwasanya pola mengajar beliau termasuk unik, yaitu begitu beliau masuk langsung bilang,”silakan”. Maksudnya adalah mempersilakan mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan, dan materi kuliah yang beliau sampaikan adalah berdasarkan pertanyaan yang disampaikan oleh mahasiswa. Dan yang menarik juga, apabila tidak ada pertanyaan, kuliahnya selesai walaupun baru berlangsung 15 menit.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Konsekuensinya, karena materi yang disampaikan adalah berdasarkan pertanyaan mahasiswa, kuliah menjadi kurang terstruktur dan loncat-loncat. Seperti yang terangkum pada tulisan di bawah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Tulisan berikut meliputi 3 bab, yaitu rig performance, perkiraan biaya pemboran, dan asal mula tekanan abnormal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Hoisting speed, yaitu kecepatan  pengangkatan rangkaian drillstring dari lubang bor oleh drawwork.  Pada saat triping out untuk mengganti bit, seluruh rangkaian  drillstring harus diangkat dari lubang bor. Ditariknya drillstring  dari lubang bor ternyata akan menimbulkan timbulnya efek sedotan  (swab effect) yang mengakibatkan berkurangnya berat lumpur.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;ECD = MW -  swab effect.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;ECD=berat lumpur relatif akibat adanya swab effect&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;MW=berat lumpur sesungguhnya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Dan ini tentu saja berbahaya, sebab apabila ECD &amp;lt;&amp;gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Agar ECD tetap lebih besar dari EMW, maka berat lumpur yang harus dipakai adalah:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;MW = EMW + Trip Margin&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Trip Margin = Yp/117(Dh-Dp)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Yp =  yield point lumpur&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Dh = diameter lubang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Dp = diameter drillpipe&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Jika data di atas tidak diperoleh, trip margin didekati dengan nilai 0.3 ppg.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Sedangkan saat lumpur disirkulasikan, ECD = MW + (P&lt;sub&gt;annulus&lt;/sub&gt;/Depth)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Metode cost/foot untuk kriteria  pemilihan dan penggantian pahat/bit.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPn_EcKA4I/AAAAAAAAADo/TsE5rhbvfqw/s1600-h/cost+per+foot.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301836257054819202" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPn_EcKA4I/AAAAAAAAADo/TsE5rhbvfqw/s320/cost+per+foot.jpg" style="cursor: pointer; height: 76px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;CPF  =  cost per foot, US $/ft&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;B       = biaya yang berkaitan dengan pembelian (tidak terikat waktu), US $&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;R       = biaya sewa rig, US $/jam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Tr     = rotary time, jam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Tt      = tripping time, jam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Rt      = biaya sewa alat, US $/jam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;T       = waktu sewa alat, jam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;DC    = biaya yang dihitung untuk tiap kedalaman, US $/ft &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;F       = footage, pertambahan kedalaman yang bisa diperoleh, ft.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Tipikal grafik untuk cost per foot adalah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPoQtHbPEI/AAAAAAAAADw/qfyZouz-ekA/s1600-h/cpf+graph.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301836560031497282" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPoQtHbPEI/AAAAAAAAADw/qfyZouz-ekA/s320/cpf+graph.jpg" style="cursor: pointer; height: 270px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Pembelokan grafik sangat dipengaruhi oleh performance dari bit, dengan asumsi cost-cost yang lain konstan. Semakin bagus bit, titik belok akan terjadi pada footage yang lebih besar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Asal Mula Tekanan Abnormal&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Tekanan abnormal adalah tekanan yang nilai gradien tekanannya lebih besar daripada gradien tekanan normal (0.465 psi/ft atau EMW = 9 ppg).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Dari penjelasan yang disampaikan, pada intinya tekanan abnormal terjadi akibat adanya fluida yang mengalami tekanan, sementara fluida tersebut juga terisolasi dari sistem tekanan di atasnya.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Diagram tekanan pada batuan dapat digambarkan sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPooe6OcDI/AAAAAAAAAD4/bg6Lsn0d-qc/s1600-h/Pequation.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301836968534896690" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPooe6OcDI/AAAAAAAAAD4/bg6Lsn0d-qc/s320/Pequation.jpg" style="cursor: pointer; height: 283px; width: 236px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;P&lt;sub&gt;overburden&lt;/sub&gt; = P&lt;sub&gt;formasi&lt;/sub&gt; + P&lt;sub&gt;antarbutir&lt;/sub&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Dengan asumsi gradien overburden seragam, jika tekanan pada butiran berkurang/gradiennya semakin kecil(trend normalnya, semakin dalam batuan, tekanan butir akan semakin besar) &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt; gradien tekanan pori bertambah &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt;terjadi tekanan abnormal. Salah satu indikasi adanya tekanan abnormal adalah pada daerah yang dalam, porositas batuan tetap besar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Sedangkan penyebab tekanan abnormal yang lain adalah perbedaan densitas fluida, yang dapat dijelaskan menggunakan prinsip manometer tertutup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPootE0LcI/AAAAAAAAAEA/G7TUCHrQ08U/s1600-h/density+diff-abnormal.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301836972337409474" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPootE0LcI/AAAAAAAAAEA/G7TUCHrQ08U/s320/density+diff-abnormal.jpg" style="cursor: pointer; height: 210px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Pada kedalaman 8000 ft, karena merupakan daerah normal, gradien tekanannya adalah 0.465 psi/ft atau EMW=9 ppg, sedangkan nilai tekanannya adalah  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;P = 0.465 psi/ft * 8000 ft = 3720 psi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Untuk menghitung tekanan pada kedalaman 6000 ft (zona target) persamaan yang digunakan adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;P@8000 ft = P@6000 ft + (0.052*ρ&lt;sub&gt;gas&lt;/sub&gt;*ΔD)  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;P@6000 ft = P@8000 ft – (0.052*ρ&lt;sub&gt;gas&lt;/sub&gt;*ΔD)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;= 3720 psi – (0.052*2 ppg *2000 ft)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;= 3720 – 208 = 3512 psi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Jadi gradien tekanan pada zona target (6000 ft) adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Grad = P/D&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;= 3512 psi/6000 ft&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;= 0.58533 psi/ft&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Atau dengan EMW = grad/0.052 = 0.58533/0.052 = 11.2564 ppg &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;/span&gt; gradien abnormal&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in;"&gt;Cara untuk mendeteksi tekanan  abnormal dapat dilakukan dengan melakukan analisis terhadap log  akustik, resistivity, ataupun density log, yaitu dengan terlebih  dahulu menentukan trend normalnya, kemudian jika terdapat nilai log  yang menyimpang dari trend normalnya, dapat diindikasikan merupakan  daerah dengan tekanan abnormal.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-7267522099827393127?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/7267522099827393127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/ringkasan-kuliah-bor-ii-minggu-ke-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7267522099827393127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/7267522099827393127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/ringkasan-kuliah-bor-ii-minggu-ke-2.html' title='Ringkasan Kuliah Bor II, Minggu ke-2'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SZPn_EcKA4I/AAAAAAAAADo/TsE5rhbvfqw/s72-c/cost+per+foot.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-2646178350928492204</id><published>2009-02-08T20:56:00.001+07:00</published><updated>2010-06-02T11:04:49.996+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Volley is in My Blood</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Volley is in my blood. This statement can be compared with Ayrton Senna's “Racing is in my blood”(please correct if it wrong). When I play volleyball, I got an amazing sensation, especially when I am spiking and it “kills” the opponent. And you know, spiking is the most difficult action in volleyball, I guess, because it need the good combination among footstep, jumping, timing, and hand swinging. But, if it's done well, you'll feel like your body blows—it's the real satisfaction.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Today, I and other guys from petroleum engineering volleyball team were involved in a semifinal of volleyball tournament, that become a part of 2009 ITB Olympics, againts civil engineering. Different with the game a day before, when we won againts aerospace engineering, today we lost.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Nevertheless, I quite proud about my performance that got better than previous game, by succesfully did several spikes.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;And after today's game, we must get ready to face the next one, to achieve the bronze medal againts electrical engineering, and I hope, we will win this game. God bless us all.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-2646178350928492204?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/2646178350928492204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/volley-is-in-my-blood.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2646178350928492204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/2646178350928492204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/volley-is-in-my-blood.html' title='Volley is in My Blood'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-9065594566039015659</id><published>2009-02-07T08:02:00.001+07:00</published><updated>2010-05-13T14:19:19.022+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkuliahan'/><title type='text'>Dasar-Dasar Pemisahan Fasa</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;Disarikan dari kuliah Pengolahan Lapangan dan Transportasi (PLT) yang diasuh oleh mas Leks a.k.a &lt;a href="http://www.fttm.itb.ac.id/page/index.php?id=11"&gt;Dr.Ir. Leksono Mucharam&lt;/a&gt; pada tanggal 6 Februari 2009.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Dasar pemisahan fasa liquid dan gas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Pada proses produksi hidrokarbon, pemisahan fasa antara air, minyak, dan gas terjadi di dalam separator.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzgneywTaI/AAAAAAAAACo/1DsF1CCvU6Q/s1600-h/skema+separator.png" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299857830393695650" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzgneywTaI/AAAAAAAAACo/1DsF1CCvU6Q/s320/skema+separator.png" style="cursor: pointer; height: 245px; width: 298px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Metode pemisahan fasa ada beberapa jenis. Yang akan dibahas di sini adalah dengan metode gravitasi, yang terdiri atas settling dan raising.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;  Settling /pengendapan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Settling dapat diartikan sebagai proses turunnya butiran liquid di dalam fasa gas pada separator, atau proses mengendapnya fasa yang lebih berat di dalam fasa ringan, misal air dalam minyak. Ketika fluida dari sumur masuk ke separator, gas dan liquid tidak akan langsung terpisah secara sempurna. Di fasa gas masih ada butiran-butiran minyak (droplet) yang akan turun akibat gravitasi dan bergabung dengan fasa minyak yang ada di bagian bawah yang berarti akan terjadi proses pemisahan fasa secara sempurna. Proses turunnya butiran minyak dari fasa gas dapat dipahami dengan melihat diagram gaya sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzgnAkM8TI/AAAAAAAAACg/4Q8J_P7q-OY/s1600-h/settling.png" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299857822279594290" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzgnAkM8TI/AAAAAAAAACg/4Q8J_P7q-OY/s320/settling.png" style="cursor: pointer; height: 306px; width: 267px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Pada proses settling, berlaku gaya-gaya sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;  Drag force/gaya gesek yang terjadi antara butiran minyak dengan fasa  gas, yang besarnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.75in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfy1VNSnI/AAAAAAAAABw/YmEjyPGD2Kg/s1600-h/drag+force+eq.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299856925910714994" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfy1VNSnI/AAAAAAAAABw/YmEjyPGD2Kg/s320/drag+force+eq.bmp" style="cursor: pointer; height: 75px; width: 268px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.75in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Di mana C&lt;sub&gt;D&lt;/sub&gt; = koefisien drag, A = luas cross section dari butir, v&lt;sub&gt;t&lt;/sub&gt; = kecepatan terminal, dan   ρ = densitas dari fasa kontinu, dalam hal ini adalah gas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;  Bouyancy force/gaya apung, terjadi akibat perbedaan densitas antara  2 fasa, yang besarnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.75in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfzNtdeFI/AAAAAAAAACI/4h_56hNQ6U4/s1600-h/sett_bouy+force+eq.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299856932454889554" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfzNtdeFI/AAAAAAAAACI/4h_56hNQ6U4/s320/sett_bouy+force+eq.bmp" style="cursor: pointer; height: 72px; width: 278px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.75in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Vd = volume butir&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;  Gravity force/gaya gravitasi, yang besarnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.75in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfzNF7cjI/AAAAAAAAACQ/O5ULiKJsGrM/s1600-h/sett_grav+force+eq.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299856932289081906" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfzNF7cjI/AAAAAAAAACQ/O5ULiKJsGrM/s320/sett_grav+force+eq.bmp" style="cursor: pointer; height: 67px; width: 298px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.75in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Pada kondisi setimbang, akan berlaku persamaan gaya sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzgm4ev1uI/AAAAAAAAACY/hM4Q7a44t-g/s1600-h/sett_terminal+velocity.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299857820109231842" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzgm4ev1uI/AAAAAAAAACY/hM4Q7a44t-g/s320/sett_terminal+velocity.bmp" style="cursor: pointer; height: 209px; width: 340px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Dengan d=diameter butir&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Nilai v&lt;sub&gt;t &lt;/sub&gt;(terminal velocity) menjadi dasar dalam desain separator, yaitu yang menentukan nilai settling time (waktu yang diperlukan oleh kedua fasa untuk berpisah). Dengan mengetahui kecepatan terminal, dan settling time ditentukan, maka dimensi separator dapat dihitung. (ralat, untuk Vterminal seharusnya bukan 2/3x...., tapi 4/3x....)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol start="2"&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;  Raising /pengangkatan (tapi mas Leks nulisnya rising yang artinya  terbit. Aku juga sempat bingung)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Raising adalah proses naiknya gelembung gas dari fasa minyak di dalam separator. Diagram gaya yang berlaku terhadap gelembung gas hampir sama dengan yang terjadi pada proses settling.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfzI03LpI/AAAAAAAAACA/iqgEiLCUxQI/s1600-h/raising.png" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299856931143757458" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfzI03LpI/AAAAAAAAACA/iqgEiLCUxQI/s320/raising.png" style="cursor: pointer; height: 320px; width: 278px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt; Sedangkan persamaan gaya yang terjadi adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfy62iC-I/AAAAAAAAAB4/fFlYxzqNYR8/s1600-h/rais_terminal+velocity.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299856927392664546" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfy62iC-I/AAAAAAAAAB4/fFlYxzqNYR8/s320/rais_terminal+velocity.bmp" style="cursor: pointer; height: 215px; width: 341px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzfy62iC-I/AAAAAAAAAB4/fFlYxzqNYR8/s1600-h/rais_terminal+velocity.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;  Dari persamaan di atas, juga didapatkan nilai terminal velocity untuk naiknya bubble gas di dalam fasa liquid.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0in; margin-left: 0.5in; margin-right: 0.38in;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-9065594566039015659?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/9065594566039015659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/dasar-dasar-pemisahan-fasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/9065594566039015659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/9065594566039015659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/dasar-dasar-pemisahan-fasa.html' title='Dasar-Dasar Pemisahan Fasa'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYzgneywTaI/AAAAAAAAACo/1DsF1CCvU6Q/s72-c/skema+separator.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-5174991807205939909</id><published>2009-02-06T09:22:00.000+07:00</published><updated>2009-02-07T09:11:46.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Topik - Topik Lainnya'/><title type='text'>Belajar Kelompok Dapat Meningkatkan Efisiensi Belajar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: times new roman;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPESERT%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.ListParagraph, li.ListParagraph, div.ListParagraph 	{mso-style-name:"List Paragraph"; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:36.0pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.ListParagraphCxSpFirst, li.ListParagraphCxSpFirst, div.ListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-name:"List ParagraphCxSpFirst"; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.ListParagraphCxSpMiddle, li.ListParagraphCxSpMiddle, div.ListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-name:"List ParagraphCxSpMiddle"; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.ListParagraphCxSpLast, li.ListParagraphCxSpLast, div.ListParagraphCxSpLast 	{mso-style-name:"List ParagraphCxSpLast"; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:36.0pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:1801920055; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:443288220 949172 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 	{mso-level-start-at:0; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dari hasil perkuliahan semester lalu yang kurang optimal, aku melihat ada beberapa hal yang menjadi penyebab. Salah satunya adalah belajar yang tidak efisien.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oleh karena itu, mulai semester ini, aku akan mulai menerapkan sistem belajar kelompok yang dilakukan secara rutin sejak awal masa kuliah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Apa aja sih kelebihan belajar kelompok yang rutin, sehingga dapat meningkatkan efisiensi&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;belajar?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pertama, beban belajar menjadi tidak terlalu berat. Jadi, materi yang didapat dalam satu minggu palingan cuma ½ sampai 1 bab, dan juga materinya masih fresh. Beda kalo belajarnya ditumpuk di akhir kuliah, pas mau ujian, bahan yang dikasih di minggu-minggu awal mungkin sudah agak lupa, dan secara psikologis juga akan lebih terbebani, karena materinya menjadi terasa banyak banget.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kedua, dengan belajar kelompok, ada kesempatan untuk saling bertanya dan menjawab. Hal ini merupakan suatu simbiosis mutualisme. Yang bertanya dapat ilmu, sedangkan yang ditanya, ilmunya tambah mantep.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketiga, waktu belajar kelompok bisa sambil ngerjain tugas dan juga dapat saling sharing tentang tips belajar ataupun strategi dalam menghadapi ujian. Hal ini nggak bisa dilakukan kalo belajar sendirian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Trus, bagaimana belajar kelompok yang baik itu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Yang menjawab jangan hanya orang-orang itu saja, sehingga kesannya kayak wawancara aja. Seharusnya semua orang saling memberikan jawaban atas masalah yang sedang dibahas. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum belajar kelompok harus ada persiapan terlebih dahulu, jangan kosong otaknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jangan cuma ngerjain soal aja, tapi juga harus belajar dari konsepnya, sebab percuma kalo bisa ngerjain soal tapi gak tau konsepnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="ListParagraphCxSpLast" style="text-indent: -18pt; font-family: times new roman; text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Belajar kelompok dilaksanakan di waktu luang, sebab menurutku, materi akan lebih mudah diserap di saat waktu luang (tidak terburu-buru) dan jumlah materinya sedikit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: times new roman; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gitu aja sih.............&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-5174991807205939909?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/5174991807205939909/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/belajar-kelompok-dapat-meningkatkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5174991807205939909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/5174991807205939909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/belajar-kelompok-dapat-meningkatkan.html' title='Belajar Kelompok Dapat Meningkatkan Efisiensi Belajar'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8309572621641635431.post-180754242150583086</id><published>2009-02-06T08:45:00.001+07:00</published><updated>2010-05-13T14:20:55.824+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkuliahan'/><title type='text'>Postingan pertamaku - Pengantar Artificial Lift -  Gas Lift</title><content type='html'>&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoCaption, li.MsoCaption, div.MsoCaption 	{mso-style-next:Normal; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:9.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	color:#4F81BD; 	font-weight:bold;} p.ListParagraph, li.ListParagraph, div.ListParagraph 	{mso-style-name:"List Paragraph"; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:36.0pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.ListParagraphCxSpFirst, li.ListParagraphCxSpFirst, div.ListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-name:"List ParagraphCxSpFirst"; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.ListParagraphCxSpMiddle, li.ListParagraphCxSpMiddle, div.ListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-name:"List ParagraphCxSpMiddle"; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.ListParagraphCxSpLast, li.ListParagraphCxSpLast, div.ListParagraphCxSpLast 	{mso-style-name:"List ParagraphCxSpLast"; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:36.0pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:124542615; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-70104546 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1 	{mso-list-id:1195655371; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1502560218 383928814 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-start-at:0; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l2 	{mso-list-id:1588539859; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1940174262 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3 	{mso-list-id:1953785110; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1681260452 -2131303556 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-number-format:roman-upper; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:72.0pt; 	text-indent:-36.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tulisan ini adalah postingan pertamaku yang disarikan dari kuliah teknik pengangkatan buatan (artificial lift) yang diasuh oleh mas Pudjo a.k.a &lt;a href="http://www.fttm.itb.ac.id/page/index.php?id=210"&gt;Dr. Ir. Pudjo Sukarno&lt;/a&gt;, tgl 5 Februari 2009. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam produksi hidrokarbon, terutama minyak bumi, sumur dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;-          Flowing well, yaitu jika Pwf = Pseparator + pressure drop di tubing (dPtubing) + pressure drop di flowline(dPflowline), termasuk pressure drop choke, valve, dll, sehingga hidrokarbon dapat mengalir secara alami menuju separator.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;-          Unflowing well, jika Pwf &amp;lt;&amp;gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;pressure akan="" dalam="" dari="" drop="" hingga="" ini="" jika="" kurva="" membentuk="" nodal="" sebagai="" sumur="" tipe="" tubing=""&gt;&lt;/pressure&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuWlSfezVI/AAAAAAAAAAo/hwqDMCOTUXQ/s1600-h/nodal-unflow.png" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299494953894726994" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuWlSfezVI/AAAAAAAAAAo/hwqDMCOTUXQ/s320/nodal-unflow.png" style="cursor: pointer; float: left; height: 232px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Terlihat bahwa kurva IPR dan TPR tidak berpotongan, yang artinya tidak didapat nilai tekanan dan rate operasional. Untuk sumur jenis ini, dibutuhkan pengangkatan buatan. Terdapat beberapa jenis pengangkatan buatan, yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;-          Gas Lift&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;-          Sucker Rod Pump (SRP)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;-          Electric Submersible Pump (ESP)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;-          dll.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Terdapat 2 konsep dalam teknik pengangkatan buatan (artificial lift):&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;a.     Menurunkan gradien aliran di dalam tubing yang didasarkan pada persamaan pressure drop dalam pipa, yaitu&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuZbFGX-AI/AAAAAAAAABI/4pNqOqJioHE/s1600-h/New+Picture.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299498077035952130" src="http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuZbFGX-AI/AAAAAAAAABI/4pNqOqJioHE/s320/New+Picture.bmp" style="cursor: pointer; display: block; height: 41px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPESERT%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPESERT%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_editdata.mso" rel="Edit-Time-Data"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Calibri; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: Calibri; line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Dari persamaan tersebut, terlihat bahwa parameter ρ (densitas) sangat dominan. Maka, dengan menurunkan densitas, diharapkan pressure drop akan berkurang, sehingga hidrokarbon dapat diangkat dengan Pwf dan Pseparator yang ada. Teknik yang menerapakan konsep ini adalah gas lift.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;b.     Memberikan energi tambahan terhadap aliran yang terjadi dalam sumur yang didasarkan pada persamaan mechanical energy balance:&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuZjA2kHDI/AAAAAAAAABQ/1FBdrD3ReMg/s1600-h/New+Picture+%281%29.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299498213334850610" src="http://2.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuZjA2kHDI/AAAAAAAAABQ/1FBdrD3ReMg/s320/New+Picture+%281%29.bmp" style="cursor: pointer; display: block; height: 35px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="position: relative; top: 12pt;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Dengan menambahkan energi (W) ke dalam sistem aliran, diharapkan minyak dapat mengalir ke permukaan. Konsep ini diterapkan pada penggunaan pompa, baik itu SRP maupun ESP.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 49.5pt; text-align: justify; text-indent: -13.5pt;"&gt;I.     Gas Lift&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Gas lift dilakukan pada sumur-sumur dengan gas-liquid ratio (GLR) yang rendah, sebab percuma jika dilakukan pada sumur ber-GLR tinggi yang notabene gasnya sudah banyak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan pada pola aliran yang terjadi di dalam tubing, tujuan dari dilakukannya gas lift ada 2:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;-          Mengurangi densitas fluida dalam tubing. Untuk itu, pola aliran yang diharapkan terjadi adalah bubble flow, di mana gas terdistribusi secara merata dan berbentuk gelembung-gelembung kecil. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;-          Menahan kolom fluida yang ada di atas gas. Pola aliran yang diharapkan adalah slug flow.&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuXhojn88I/AAAAAAAAAAw/RnTbmylHeNk/s1600-h/slug+flow.png" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299495990609834946" src="http://3.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuXhojn88I/AAAAAAAAAAw/RnTbmylHeNk/s320/slug+flow.png" style="cursor: pointer; float: left; height: 320px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 51px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="ListParagraphCxSpLast" style="page-break-after: avoid; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoCaption" style="text-align: center;"&gt;Figure 1 slug flow in tubing&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst"&gt;Skema operasinal gas lift pada suatu sumur dapat dilihat pada gambar berikut&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPESERT%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPESERT%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_editdata.mso" rel="Edit-Time-Data"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Calibri; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;span style="font-family: Calibri; line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuY9APix3I/AAAAAAAAAA4/-hOyAAMozuI/s1600-h/gas+lift+well.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299497560336156530" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuY9APix3I/AAAAAAAAAA4/-hOyAAMozuI/s320/gas+lift+well.bmp" style="cursor: pointer; float: left; height: 320px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 266px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;Sedangkan di permukaan, sistem gas lift dapat digambarkan sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuZMYSVooI/AAAAAAAAABA/a_HPs4fRx-Y/s1600-h/Gas+Lift-Surface.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299497824488366722" src="http://4.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuZMYSVooI/AAAAAAAAABA/a_HPs4fRx-Y/s320/Gas+Lift-Surface.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 240px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;Secara operasional, gas lift dibagi menjadi 2:&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;-          Continuous : gas diinjeksikan secara terus-menerus ke dalam sumur.&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpLast" style="text-indent: -18pt;"&gt;-          Intermittent : gas diinjeksikan secara periodik, yaitu ada periode injeksi dan ada periode tutup.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;Dari skema yang terdapat di atas, sistem gas lift dapat dibagi menjadi beberapa subsistem:&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;a.     Compressor subsystem&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;-          Intake system&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;-          Outlet system&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;-          Choke&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;-          Pressure gauge&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;b.     Valve subsystem&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;c.     Wellbore subsystem&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;d.     Wellhead subsystem&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;-       Production&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;-       Injection&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;e.     Separator subsystem.&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 18pt;"&gt;Penjelasan mengenai tiap subsystem insyaAlloh akan diberikan pada kuliah selanjutnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8309572621641635431-180754242150583086?l=insinyur-muslim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/feeds/180754242150583086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/postingan-pertamaku-pengantar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/180754242150583086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8309572621641635431/posts/default/180754242150583086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://insinyur-muslim.blogspot.com/2009/02/postingan-pertamaku-pengantar.html' title='Postingan pertamaku - Pengantar Artificial Lift -  Gas Lift'/><author><name>Aditya Kurniawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02477717272484952284</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='26' src='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/S_XYt_wq0bI/AAAAAAAAANM/cfuhovamA2k/S220/cute_cat-746358.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0vcEJLQh4lM/SYuWlSfezVI/AAAAAAAAAAo/hwqDMCOTUXQ/s72-c/nodal-unflow.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
