Siapa yang tidak bergetar kaki-kakinya ketika membaca surat dari Sang Pedang Alloh ini...
"Dari Khalid kepada para petinggi negeri Persia. Keselamatanlah bagi orang yang mau mengikuti petunjuk.
Amma ba'du
Segala puji bagi Alloh yang telah menghancurkan kalian, mencabut kekuasaan kalian dan menghinakan tipu daya kalian. Sesungguhnya yang mengerjakan sholat seperti sholat kami, menghadap kiblat kami dan memakan sembelihan kami, maka dia telah dianggap sebagai seorang muslim, yang memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti kami.
Jika sampai kepada kalian suratku ini maka segera kirimkan kepadaku upeti, kalian akan menjadi ahlu dzimmah di bawah perlindungan kami. Jika tidak, maka demi Alloh yang tiada Ilaah yang Haq disembah selain diriNya, aku pasti akan mengirim kepada kalian suatu kaum yang lebih mencintai kematian daripada kecintaan kalian kepada kehidupan."
September 18, 2010
July 03, 2010
Beware of Gas Explosion!!!!!
Akhir-akhir ini, kasus ledakan gas semakin menjadi-jadi. Hal ini tentu saja membuat kita para pengguna tabung gas, terutama yang berukuran 3 kg menjadi was-was, sebab pada kasus ledakan gas yang selama ini terjadi, yang menjadi taruhan bukan hanya harta, tetapi juga nyawa. Untuk itu, kita perlu memperhatikan bagaimana kita menggunakan tabung gas tersebut, agar kejadian ledakan gas ini tidak menimpa kepada kita.
July 02, 2010
The Power of The Poors
Semalam saya menyaksikan sebuah film dokumenter yang ditayangkan di TvOne. Film ini menceritakan tentang perjuangan rakyat Bangladesh untuk keluar dari jerat kemiskinan yang telah membelenggu mereka sejak puluhan tahun yang lalu. Seperti diketahui bersama, Bangladesh merupakan salah satu dari negara termiskin di dunia. Namun, akhir-akhir ini, perekonomian di negara ini mulai menggeliat dengan digulirkannya program kredit mikro bagi rakyat-rakyat miskin baik di kota maupun di pedesaan. Program inipun yang kemudian membawa tokohnya, yaitu Muhammad Yunus, untuk menerima hadiah Nobel di bidang perdamaian.
June 15, 2010
Cita-Citaku: Dari Arkeolog hingga Juragan Kambing
"Gantunglah cita-cita setinggi langit" merupakan suatu ungkapan yang sering dikatakan oleh seorang guru kepada murid-muridnya ataupun seorang ayah kepada anaknya, agar anak-anak itu menjadi bersemangat dalam hidup, memiliki tujuan, dan juga motivasi untuk meraih tujuan tersebut. Hidup ini tidak boleh hanya seperti air saja (saya sangat tidak setuju dengan pernyataan beberapa orang, "Hidup itu kayak air saja laah, let it flow"). Seseorang harus memiliki cita-cita. Dan karena saya adalah orang,saya pun memiliki cita-cita. Dan mungkin seperti orang kebanyakan, cita-cita saya pun berubah-ubah dari ketika masih kanak-kanak dulu hingga menjadi oom-oom seperti sekarang ini. Berikut ini adalah kronologi cita-cita saya yang berhasil saya ingat dan juga cerita yang ada di baliknya.
Labels:
Santai
June 10, 2010
Zuhud untuk Orang Kaya
Zuhud sering diartikan dengan sikap lebih mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. Artinya, orang yang zuhud akan mencurahkan sebagian besar perhatiannya untuk urusan akhirat, yaitu dengan ibadah dan taqorub kepada Alloh, sedangkan kehidupan dunia hanya secukupnya untuk menunjang ibadah. Oleh karena itu, sering orang membayangkan kalau orang zuhud (zahid) itu miskin, tidak punya harta, karena pekerjaannya tiap hari hanyalah ibadah. Kemudian timbul pertanyaan, bisakah orang yang kaya itu zuhud? Ustadz Mundzir hafidzohulloh pernah menerangkan hal ini dengan mengikut perkataan Imam Ahmad rohimahulloh. Beliau menceritakan bahwa Imam Ahmad rohimahulloh pernah ditanya tentang hal ini, dan beliau menjawab, "orang kaya bisa zuhud jika dia tidak menjadi senang ketika hartanya bertambah dan tidak sedih ketika hartanya berkurang". Jadi dia tidak memikirkan apa yang terjadi dengan hartanya, meskipun tentu saja dia tetap bersyukur dengan pemberian Alloh itu. Kemudian Ustadz juga memberi contoh ulama-ulama besar yang menjadi pedagang/pengusaha sukses, seperti Utsman bin Affan, Abdurrohman bin Auf, Imam Abdulloh ibnu Mubarok, dan Imam Malik bin Anas. Jadi, mau kaya, mau miskin, keadaan ini tidak akan menghalangi orang yang beriman untuk tetap zuhud dan mengutamakan apa yang akan dijumpainya kelak di akhirat kelak.
Labels:
Renungan
Subscribe to:
Posts (Atom)