Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

January 18, 2011

My Favourite Badminton Player: Zhao Jianhua


Zhao Jianhua merupakan pemain bulutangkis spesialis tunggal asal negara China. Dia lahir pada 21 April 1965. Zhao aktif dalam dunia perbulutangkisan internasional pada periode akhir 80-an hingga awal 90-an. Zhao terkenal dengan gaya permainan yang sangat atraktif, cepat, agresif, dan penuh muslihat. Menurut saya gaya permainan pemain dengan tinggi 183 cm ini jauh melebihi pemain pada zamannya yang cenderung mengandalkan rally. Dan prestasi prestisius yang didapatkannya adalah menjadi juara All England pada tahun 1985 saat usianya baru menginjak 20 tahun dengan mengalahkan sang juara bertahan, Morten Frost Hansen. 
Pemain dengan julukan "The Heavenly King" ini digadang-gadang sebagai salah satu pemain paling berbakat pada cabang bulutangkis ini. Namun sayang, inkonsistensinya dalam permainan membuat dia tidak dapat meraih banyak gelar, sebagaimana kompatriotnya, Yang Yang.
Salah satu teknik bulutangkisnya yang saya kagumi adalah "Crosscourt jumping smash"-nya, seperti yang dapat dilihat pada animasi di bawah ini, yang merupakan smash favorit saya, saat dia mengkandaskan Joko Suprianto di final All England 1990.

January 04, 2011

Dasar-Dasar Bulutangkis -2

2. Pukulan Dalam Bulutangkis
Dibandingkan olahraga-olahraga lain yang menggunakan raket, bulutangkis memiliki ciri khas, yaitu dalam memukul, diperlukan gerakan aktif dari pergelangan tangan. Hal ini berbeda dengan tenis, yang menekankan agar pergelangan tangan tetap kaku selama memukul. Dengan aktifnya pergelangan tangan pada saat memukul pada permainan bulutangkis, gaya dari ayunan tangan akan lebih fokus sehingga pukulan akan lebih kencang tanpa tenaga yang berlebihan (kata Zhao Jianhua dalam video intructionalnya). Secara gampangnya (ini versi ayah saya yang juga pernah menjadi pelatih bulutangkis saya), pukulan dalam bulutangkis itu seperti mencambuk (coba lihat kalo pemain ebeg/kuda lumping sedang memakai pecutnya).Penggunaan pergelangan tangan secara aktif dalam bulutangkis masih jarang digunakan oleh para pemain bulutangkis pemula. Hal ini karena diperlukan latihan yang rajin dan jam terbang yang cukup lama, dan juga seringnya melakukan observasi terhadap cara memukul yang benar. 
Selain aktifnya gerakan pergelangan tangan (wrist action), dalam teknik memukul pada bulutangkis juga diperlukan aktifnya gerakan pronasi dan supinasi, yaitu gerakan memutar tangan akibat gerakan tulang hasta dan pengumpil. Kedua gerakan ini dapat dilihat pada animasi di bawah ini.


Terdapat bermacam-macam pukulan dalam bulutangkis. Namun, teknik memukul dalam bulutangkis secara garis besar dapat dibagi menjadi dua, yaitu pukulan forehand dan pukulan backhand. Pada pukulan forehand, gerakan lengan adalah berotasi ke arah dalam, begitu pula dengan tangan, terjadi rotasi pada tulang hasta dan tulang pengumpil ke arah dalam, dan terakhir pergelangan tangan juga berotasi dari belakang ke depan.
Untuk animasi forehand dapat dilihat pada animasi sebelumnya. Adapun pada pukulan backhand, semua gerakan berkebalikan dengan pukulan, yaitu rotasi tangan terjadi ke arah luar, dan gerakan pergelangan tangan adalah dari depan ke belakang, seperti dapat dilihat pada animasi di bawah ini.


Kemudian, teknik memukul pada bulutangkis dibagi-bagi lagi menjadi banyak jenis, antara lain servis, lob, drive, drop shot, net, dan smash. Untuk tiap jenis teknik memukul ini terdapat untuk forehand dan juga untuk backhand. Secara detail, tiap jenis teknik memukul ini akan dijelaskan pada artikel selanjutnya.

January 03, 2011

Dasar-Dasar Bulutangkis -1

Indonesia telah mengukir sejarah yang manis dalam cabang olahraga ini dengan munculnya pemain-pemain legendaris para juara seperti Tan Joe Hok, Ferry Souneville, Rudi Hartono, Liem Swie King, hingga Taufik Hidayat. Oleh karena itu, tidak heran jika bulutangkis menjadi sangat populer di negeri kita ini. Dan virus bulutangkis ini pun telah menjangkit sebagian anggota perhimak, dan ini merupakan virus yang menyehatkan. 
Oleh karena itu, agar mereka (anggota PHK) semakin familiar dengan olahraga bulutangkis, saya insyaAlloh akan menulis secara serial mengenai dasar-dasar olahraga bulutangkis ini secara teoretis.

1. Peralatan dan Perlengkapan Bulutangkis
a. Lapangan
Secara resmi, lapangang bulutangkis memiliki panjang 44 ft dan lebar 20 ft (17 ft untuk permainan single). Daerah permainan pada bulutangkis dibedakan menjadi dua, yaitu saat melakukan servis dan saat permainan berlangsung (setelah servis). Untuk permainan tunggal, daerah servis dan permainan ditunjukkan oleh gambar a dan b, sedangkan untuk permainan ganda ditunjukkan oleh gambar c dan d.Lebar garis lapangan adalah 4.0 cm dan warna garis harus kontras dengan warna lapangan. Selain itu, garis menjadi bagian dari lapangan yang dibatasinya.

Lapangan Bermain Ganda
Lapangan Bermain Tunggal

Lapangan Servis Ganda
Lapangan Servis Tunggal
b. Jaring/Net
Jaring terletak melintang di tengah lapangan. Tinggi jaring adalah 1.55 meter dengan panjang 6.1 m dan lebar 760 mm. Lebar lubang pada jaring adalah antara 1.5 - 2 cm.

c. Shuttlecock/bird 
Shuttlecock bisa terbuat dari bahan alami atau sintetis. Shuttlecock dari bahan alami terbuat dari bulu, dan kepalanya terbuat dari kayu yang terbungkus semacam kulit. Jumlah bulu pada shuttlecock ada 16 buah, dengan panjang antara 62-70 mm. Ujung dari bulu ini harus berada pada diameter antara 58-68 mm. Kepala shuttlecock memiliki diameter antara 25-28 mm, dengan unjung yang membulat. Berat dari shuttlecock antara 4.74-5.50 gr.

Shuttlecock
d. Raket
Raket memiliki panjang maksimal 680 mm dan lebar maksimal 230 mm. Bahan raket dapat berupa kayu, logam, ataupun komposit. Akhir-akhir ini, kebanyakan raket terbuat dari serat karbon. Bagian-bagian raket ditunjukkan oleh gambar di bawah ini.

Bagian-Bagian Raket Bulutangkis
 

December 04, 2010

Demam Bulutangkis

Setelah event asian games 2010 selesai dengan hasil gemilang bagi pasangan Indonesia, Kido-Hendra, tanganku menjadi semakin gatal untuk memegang raket. Bagaimana tidak, melihat teknik memukul yang mereka lakukan, aku jadi ingin sekali untuk bisa melakukan itu. Oleh karena itu, aku menjadi semakin rajin latihan. Kemudian aku cari-cari referensi, baik berupa artikel, ebook, maupun video tentang teknik-teknik yang benar dalam bermain bulutangkis. Dan demamku ini semakin dikondisikan dengan semakin banyaknya temanku yang mulai menggemari olahraga pukul-memukul bulu ini.
Sebenarnya bulutangkis bukanlah hal yang baru dalam hidupku. Aku sudah memegang raket sejak kelas 3 SD. Ini karena bapakku dan pamanku adalah penggemar bulutangkis, dan di belakang rumah ada lapangan bulutangkis yang rutin digunakan oleh warga di sekitar RT-ku untuk berlatih setiap malam minggu. Kondisi inilah yang membuat bulutangkis sangat familiar bagiku.
Namun ketika SMA, aku mulai jarang bermain bulutangkis. Hal ini karena lapangannya sudah beralih fungsi, kemudian banyak para pemain bulutangkis di RT-ku sudah mulai uzur dan jarang bermain bulutangkis. Dan baru di bangku kuliah aku mulai aktif lagi.
Bulutangkis dapat dikatakan merupakan olahraga raket dengan kecepatan tinggi. Hal ini karena shuttlecock tidak boleh menyentuh lantai lapangan selama pertandingan atau kita akan kehilangan point. Selain itu, kecepatan gerak dan reaksi/reflek pemain dalam mengantisipasi datangnya bola juga sangat penting, apalagi pada permainan ganda (lihat video di bawah). Hal inilah yang membuat bulutangkis sangat menarik bagiku

May 16, 2010

Catatan Atas Kegagalan Tim Thomas-Uber Indonesia

Seperti diketahui, bahwasanya tim thomas dan uber Indonesia gagal pada turnamen tahun 2010 ini. Dan kedua kegagalan ini terjadi ketika menghadapi negeri tirai bambu, China. Tim Uber dikalahkan China di semifinal sedangkan tim Thomas tumbang di babak final. Sebagai penggemar bulutangkis, untuk kesekian saya harus kecewa melihat penampilan para pemain bulutangkis ini kala menghadapi permainan ulet dan taktis dari negeri kungfu itu. Yang membuat saya lebih kecewa adalah bahwasanya, tim Indonesia tidak hanya kalah dari skornya saja (kalah dalam peperangan), tetapi tim Indonesia kalah segala-galanya dari tim China.

February 08, 2009

Volley is in My Blood

Volley is in my blood. This statement can be compared with Ayrton Senna's “Racing is in my blood”(please correct if it wrong). When I play volleyball, I got an amazing sensation, especially when I am spiking and it “kills” the opponent. And you know, spiking is the most difficult action in volleyball, I guess, because it need the good combination among footstep, jumping, timing, and hand swinging. But, if it's done well, you'll feel like your body blows—it's the real satisfaction.
Today, I and other guys from petroleum engineering volleyball team were involved in a semifinal of volleyball tournament, that become a part of 2009 ITB Olympics, againts civil engineering. Different with the game a day before, when we won againts aerospace engineering, today we lost.
Nevertheless, I quite proud about my performance that got better than previous game, by succesfully did several spikes.
And after today's game, we must get ready to face the next one, to achieve the bronze medal againts electrical engineering, and I hope, we will win this game. God bless us all.